Currently set to Index
Currently set to Follow

Berapa Harga yang Dibutuhkan Agar Penemu Bitcoin Jadi Orang Terkaya Dunia?

Harga Bitcoin terus mencatatkan pertumbuhan angka yang gemilang sepanjang tahun ini. Dengan kenaikan mencapai 93,1% sejak awal tahun, berinvestasi Bitcoin mungkin telah bikin banyak orang menjadi kaya.

Namun, jika banyak orang telah menjadi tajir karena berinvestasi di raja aset kripto tersebut, maka bagaimana dengan penemunya? Apakah ia juga ikutan kaya seiring banyaknya orang tajir yang menggenggam Bitcoin? Atau justru saat ini ia sudah kaya secara diam-diam?

Baca juga: Sejarah dan Perkembangan Bitcoin

Berapa Harga yang Dibutuhkan Agar Penemu Bitcoin Jadi Orang Terkaya Dunia?, Pluang

Satoshi Nakamoto Bisa Menjadi Kaya dengan Bitcoin?

Sekadar informasi, Bitcoin diciptakan oleh seseorang yang menggunakan “nama alias” Satoshi Nakamoto. Ia meluncurkan buku putih (whitepaper) Bitcoin pada Oktober 2008 di bawah lisensi Massachussetts Institute of Technology (MIT).

Kemudian, pada Januari 2009, Nakamoto menambang blok Bitcoin pertama yang disebut dengan “genesis block”. Sebuah peristiwa yang juga menandai peluncuran jaringan Bitcoin dan perkenalan sistem blockchain ke seluruh dunia.

Namun, berapa, sih, jumlah Bitcoin yang ditambang Nakamoto di tahun tersebut? Memang, saat ini, tidak ada yang tahu pasti jumlah Bitcoin yang sudah ditambang olehnya. Hanya saja, beberapa estimasi menyebut bahwa ia telah menambang sekitar 1 juta Bitcoin. Jika dikonversi dengan harga saat ini (Kamis 8/4), artinya ia menggenggam kekayaan Bitcoin senilai US$54 miliar.

Hal tersebut diketahui dari peneliti aset kripto bernama Sergio Demian Lerner, yang pernah menerbitkan riset tentang estimasi kepemilikan Bitcoin Nakamoto pada 2010 silam.

Jika hal tersebut benar, maka Nakamoto akan masuk menjadi whales Bitcoin paling berpengaruh di dunia. Apalagi, nilai Bitcoin-nya jauh melampaui investor institusi Bitcoin yang ngetop, seperti Microstrategy dan Tesla yang “hanya” memiliki nilai gabungan Bitcoin US$8 miliar.

Nakamoto boleh saja menjadi sosok yang paling kaya di kancah Bitcoin. Tetapi, hal tersebut belum tentu bikin ia menjadi orang paling tajir sejagat.

Saat ini, orang paling kaya sedunia masih didapuk oleh pendiri Amazon Jeff Bezos, yang punya kekayaan mencapai US$181,6 miliar. Nah, dengan melakukan hitung-hitungan sederhana, artinya Nakamoto hanya memerlukan harga Bitcoin di US$182.000 per keping demi menyaingi timbunan harta milik Bezos.

Permasalahannya, apakah target harga Bitcoin di angka US$182.000 cukup realistis?

Baca juga: Mulailah Sedini Mungkin, 6 Panduan Cara Jadi Kaya Ini Akan Berarti Besar

Menjadi Kaya dengan Bitcoin: Butuh Harga Bitcoin Untuk To-The-Moon

Belakangan ini, banyak sekali analis yang memprediksi bahwa harga Bitcoin akan melejit. Salah satu analisis terakhir dicatat oleh perusahaan investment bank JPMorgan, yang meyakini harga Bitcoin akan menyentuh US$130.000 asal fluktuasi harganya stabil.

Di tengah hilir mudiknya analisis aset kripto besutan lembaga terkenal, ternyata kalangan pecinta aset kripto menganut analisis lain demi memprediksi harga aset kripto. Salah satu yang umum digunakan adalah model stock-to-flow. Perhitungan stock-to-flow sendiri mengacu pada jumlah komoditas beredar (stock) yang dibandingkan dengan jumlah produksinya (flow) dalam satu jangka waktu tertentu.

Model stock-to-flow pertama kali diperkenalkan oleh investor asal Belanda dengan moniker Plan B. Ia menggunakan model ini pada 2019 berbekal latar belakang ilmu pengetahuannya di bidang keuangan.

Ia berasumsi bahwa harga Bitcoin ke depan akan sangat dipengaruhi dengan kelangkaan suplainya di jagat maya. Apalagi, suplai Bitcoin pun sudah diketahui publik, yakni sebanyak 21 juta keping yang sedianya akan selesai ditambang pada 2140 mendatang. Selain itu, publik juga sudah mengetahui bahwa fenomena halving akan terjadi setelah 210 ribu Bitcoin selesai ditambang, atau setiap empat tahun sekali.

Melalui perhitungan tersebut, Plan B memprediksi bahwa harga Bitcoin “secara konservatif” bisa menyentuh US$100.000 hingga US$288.000 di akhir tahun ini.

Nah, jika prediksi model stock-to-flow akurat, maka kekayaan Nakamoto akan mencapai US$100 miliar hingga US$288 miliar. Artinya, kekayaan Nakamoto akan jauh mengungguli Bezos dan pentolan Tesla, Elon Musk.

Hanya saja, hingga saat ini, tak ada yang mengetahui identitas asli Nakamoto. Banyak teori bertebaran mengenai sosok Nakamoto. Ada yang mengatakan Nakamoto sudah meninggal, ada juga yang mengatakan bahwa Nakamoto sebenarnya merupakan nama satu kumpulan orang tertentu.

Di tengah perdebatan tentang wujud Nakamoto, satu hal yang pasti adalah Bitcoin telah mengantar banyak orang menuju kaya. Apakah kamu akan menjadi salah satunya? Segera investasi Bitcoin di Pluang!

Baca juga: Mending Investasi Emas atau Bitcoin? Simak Saran 10 Pakar Investasi Ini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Cointelegraph

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img