Currently set to Index
Currently set to Follow

Seberapa Kuat Bitcoin Whales dalam Mengendalikan Harga? Simak di Sini!

Jika kamu memperhatikan pemberitaan mengenai harga Bitcoin baru-baru ini, kamu pasti memperhatikan satu kata yang selalu muncul di dalamnya. Ya, kata itu adalah Bitcoin whales, alias investor yang menggenggam Bitcoin dalam jumlah banyak. Apa pun gerak-gerik mereka pasti selalu menimbulkan ombak yang besar di pasar Bitcoin.

Ambil contoh awal Maret lalu. Perusahaan analisis Material Indicators mengatakan, harga Bitcoin sempat menukik dan mendekati level US$60.000 per keping setelah para whales diduga memborong Bitcoin kala harganya tengah rendah, atau dikenal dengan istilah buy the dip. Apalagi, mereka semua memasang posisi long dengan nilai pesanan beli sebesar US$100.000 per keping Bitcoin.

Namun, kehadiran Bitcoin whales juga membawa petaka bagi harga Bitcoin. Seperti yang terjadi pada pekan lalu, di mana aksi juragan Bitcoin yang sedang melakukan aksi ambil untung bikin harga Bitcoin gagal reli.

Kondisi tersebut tentu menimbulkan pertanyaan tersendiri: Siapa sih, Bitcoin whales? Lalu, seberapa kuat mereka dalam mempengaruhi harga Bitcoin?

Baca juga: Berbagai Alasan Penyebab Harga Bitcoin Meroket Cepat

Seberapa Kuat Bitcoin Whales dalam Mengendalikan Harga? Simak di Sini!, Pluang

Bitcoin Whales: Memahami Kekuatan Sang Juragan Bitcoin

Bitcoin whales adalah istilah yang merujuk pada individu atau entitas yang menggenggam Bitcoin dalam jumlah besar. Hingga sejauh ini, masih belum ada konsensus pasti mengenai batasan jumlah kepemilikan Bitcoin sebuah pihak sehingga bisa dikatakan sebagai “whales”. Namun, secara umum, investor bisa disebut whales jika menggenggam lebih dari 1.000 keping Bitcoin.

Per awal Maret, perusahaan analisis data on-chain Santiment merilis data bahwa 42,65% Bitcoin yang beredar digenggam oleh para whales. Bahkan, harian The Telegraph baru-baru ini melaporkan bahwa 13% dari seluruh Bitcoin di dunia ini dimiliki hanya oleh 100 akun individu saja.

Lebih menariknya lagi, per Februari 2021, ternyata 7,18% suplai Bitcoin yang ada di dunia ini digenggam oleh tiga pihak saja. Yakni, penemu Bitcoin Satoshi Nakamoto, Si Kembar Winklevoss, dan pemodal ventura Tim Draper dan Barry Silbert.

Dengan jumlah kepemilikan yang cukup besar, tak heran jika para Bitcoin whales ini bisa mengendalikan atau memanipulasi harga di pasar raja aset kripto tersebut. Lantas, bagaimana mekanisme mereka dalam mencoba untuk memanipulasi harga Bitcoin?

Bitcoin whales memiliki karakter seperti pemegang aset mayoritas lainnya. Pergerakan mereka berdampak besar pada pasar Bitcoin, baik melalui peningkatan volatilitas, penurunan likuiditas, atau kombinasi keduanya.

Santiment melanjutkan bahwa whales biasanya akan membeli pasokan Bitcoin biasanya 12 hari sebelum reli Bitcoin ke level tertinggi sepanjang masa. Setali tiga uang, penurunan jumlah pasokan yang dimiliki sang “paus” menandakan penurunan harga Bitcoin. Makanya, tak heran jika aksi para whales ini dipantau begitu ketat oleh pelaku Bitcoin.

Baca juga: Setelah Sentuh All-Time High, Ke Mana Arah Bitcoin Berikutnya?

Pandangan Negatif Tentang Whales

Pada November 2020, CoinDesk mempelajari data dari pertukaran crypto OKEx untuk memberikan penjelasan yang mungkin tentang bagaimana whales dapat mempengaruhi harga saat harga aset kripto melonjak.

Mereka mengatakan bahwa apa yang dilakukan whales bisa mempengaruhi investor ritel untuk “latah” mengikuti jejak sang bandar Bitcoin tanpa melakukan pertimbangan terlebih dulu.

“Selama kenaikan harga Bitcoin, investor institusi dan whales membeli saat penurunan dan seringkali menjual ketika harga naik. Itu membuat mayoritas investor ritel berebut untuk mengejar reli,” kata laporan itu.

Senada, penulis Attack of the 50 Foot Blockchain dan seorang crypto-skeptic David Gerrard mengatakan, para pemain besar dapat dengan mudah merusak harga karena ukuran pasar perdagangan Bitcoin sangat kecil. “Siapa pun salah satu dari mereka bisa merusaknya,” ujarnya.

Kritik lain juga dilontarkan oleh pakar blockchain Elaine Ou. Dalam sebuah opininya di Bloomberg, ia mengkritik aksi para whales yang bergolongan perusahaan exchange Bitcoin dan menggenggam Bitcoin dalam jumlah banyak.

Menurut data yang dimilikinya, tiga besar volume perdagangan Bitcoin dikendalikan oleh perusahaan exchange yang melayani puluhan juta pengguna. Fakta bahwa sebagian besar pengguna Bitcoin lebih suka membiarkan pihak ketiga mengambil hak asuh mereka semacam menyalahi tujuan aset kripto yang seharusnya “mendesentralisasi keuangan”.

Menurutnya, Bitcoin dirancang untuk meminimalkan ketergantungan pada kelalaian manusia dalam melakukan jasa keuangan. Makanya, sejak awal, setiap pengguna diharapkan menjalankan salinan perangkat lunak mereka sendiri, yang akan berfungsi sebagai dompet, penambang, akuntan, dan auditor.

Baca juga: Mending Investasi Emas atau Bitcoin? Simak Saran 10 Pakar Investasi Ini!

Bagaimana Seharusnya Posisi Bitcoin Whales Pekan Ini?

Beberapa analisis menyebut bahwa pekan ini akan menjadi pekan konsolidasi bagi harga Bitcoin di kisaran US$55.000 dan US$56.000 setelah terjungkal di pekan lalu. Sehingga, whales diharapkan bisa menjaga harga Bitcoin ke satu titik tertentu untuk mencegah penurunan harga ke US$40.000 per keping dan terus menciptakan pasar Bitcoin yang bullish.

Menurut data dari Whalemap, sebuah lembaga yang melacak aktivitas Bitcoin whales, level US$55.406 adalah area dukungan harga yang penting yang harus dijaga whales.

Jika Bitcoin menembus di bawah US$55.406, analis di Whalemap menekankan bahwa penurunan ke level US$47.438 menjadi mungkin. Makanya, saat ini pasar berharap Bitcoin whales “tidak macam-macam” sehingga bisa menjaga harga dari kemelorotan yang dadakan.

Baca juga: Harga Emas Pekan Ini Akan Menguat, Meski Diterpa Sentimen Negatif Berat

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Cointelegraph, Yahoo Finance, BusinessInsider, Bloomberg

spot_img

Artikel Terbaru

Senior Social Media

0

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0

Business Development Manager

0

Chief Marketing Officer

0
spot_img