Artikel Kapan Wabah Akan Berakhir? Ini 3 Skenario Pandemi COVID-19

Kapan Wabah Akan Berakhir? Ini 3 Skenario Pandemi COVID-19

Ikatan Alumni Matematika UI merilis tiga skenario kasus corona di Indonesia. Simulasi prediksi corona di Indonesia ini berbasiskan data kasus kumulatif yang dipublikasikan oleh https://kawalcovid19.id sejak 2 Maret hingga 29 Maret 2020.

Para matematikawan yang tergabung dalam penelitian ini di antaranya Barry Mikhael Cavin, Rahmat Al Kafi, Yoshua Yonatan Hamonangan, dan Imanuel M. Rustijono.

Data-data yang diperoleh dari situs web Kawal COVID-19 diaplikasikan dalam kurva eksponensial dan dihitung secara matematis untuk mendapatkan nilai estimasi kasus virus corona.

skenario kasus corona
Sumber: SIMULASI COVID-19

Dalam rilis skenario kasus corona, mereka membuat simulasi kasus berdasarkan tiga skenario. Prediksi corona di Indonesia ini meliputi puncak dan akhir pandemi COVID-19 dengan simulasi model matematika sederhana berdasarkan model SIRU.

Model SIRU (Suspectible, Infected, Reported, Unreported) ini juga digunakan dalam penelitian serupa di China. Model SIRU merujuk penelitian berjudul Predicting the cumulative number of cases for the COVID-19 epidemic in China from early data yang dirilis 23 Februari lalu.

Nilai estimasi digunakan untuk menghitung nilai awal dari beberapa variabel pada model SIRU, yakni kasus terinfeksi (infected) maupun kasus yang tidak dilaporkan (unreported case).

Penggunaan data ini berdasarkan asumsi bahwa banyak orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala dan tidak melalui pengujian tes.

Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

Meramal perkembangan kasus corona lewat angka dan grafik

Keempat peneliti mengaplikasikan data dari situs web Kawal COVID-19 dalam grafik yang menunjukkan banyaknya kasus positif baru dan banyaknya penambahan orang yang yang terinfeksi setiap harinya.

prediksi corona di Indonesia
Sumber: SIMULASI COVID-19

  • Infected: lebih dari 900 orang (individu yang terinfeksi, tapi belum tunjukkan gejala)
  • Reported: melebihi 500 orang (yang sudah terinfeksi, dengan gejala dan sudah dilaporkan)
  • Unreported: lebih dari 3.000 orang (terinfeksi dengan gejala, tetapi tidak melaporkan karena gejala yang muncul tidak berat atau ringan)

Dari data tersebut, mereka mengaitkannya dengan berbagai kemungkinan skenario kasus corona berkembang di Indonesia selama beberapa bulan ke depan.

Data menunjukkan bahwa jumlah orang yang terinfeksi lebih banyak daripada orang yang terkonfirmasi positif.

Asumsi diambil berdasarkan data, yakni 1 orang positif COVID-19 bisa menularkan virus setidaknya ke 2 hingga 3 individu.

Ini, jika tidak diatasi dengan kebijakan yang signifikan, akan mendukung perkembangan eksponensial atas kasus virus corona di Indonesia hingga ke skenario terburuknya.

Baca juga: Khawatir Belanjaan Terkontaminasi Corona? Ikuti 3 Cara Efektif Ini Yuk!

Skenario kasus corona terburuk: pandemi baru berakhir pada September dengan ratusan ribu kasus positif

Rilis PDF menunjukkan tiga skenario kasus corona di Indonesia. Skenario ini didasarkan pada tindakan yang diambil pemerintah dalam menghadapi kasus pandemi.

Jadi, kurva penyebaran kasus ditentukan oleh kebijakan pemerintah sekaligus kedisiplinan masyarakat. “Kebijakan pemerintah dan kedisiplinan masyarakat sangat menentukan skenario mana yang akan terjadi,” jelas mereka.

#1 Skenario kasus 1: Tanpa penanganan memadai dari pemerintah

Skenario kasus corona pertama menunjukkan simulasi ketika kasus tidak mendapatkan penanganan yang memadai dari pemerintah. Penyebaran diramalkan baru akan usai pada akhir Agustus atau awal September dengan ratusan ribu kasus.

Sementara puncak pandemi akan terjadi pada 14 Juni dengan 11.318 kasus baru.

#2 Model kasus 2: Kebijakan sedang, atau intervensi medium

Dalam skenario kasus corona kedua, yakni dengan intervensi kategori sedang, penyebaran virus SARS-CoV-2 ini diramalkan akan berakhir pada akhir Juni atau awal Juli dengan jumlah 60 ribu kasus.

Puncak pandemi diramalkan akan terjadi pada 2 Mei dengan 1.490 kasus baru.

#3 Skenario kasus 3: dengan kebijakan tegas 

Kebijakan tegas (strictly intervention) dianggap penting dalam mengatasi pandemi ini. Model dari skenario ketiga ini meramalkan bahwa pandemi di Indonesia paling cepat akan berakhir pada akhir Mei hingga awal Juni.

Dalam skenario ketiga ini, kasus positif diprediksi akan mencapai 17 ribu orang.

skenario kasus corona
Ilustrasi physical distancing. Sumber: SIMULASI COVID-19

Estimasi kasus COVID-19 ini akan mencapai angka terendah untuk kasus positif dan kasus kematian apabila mendapatkan penanganan memadai dari pemerintah dan didukung oleh kedisiplinan masyarakat.

Karena itu, para peneliti berharap adanya implementasi jaga jarak fisik (physical distancing) yang lebih disiplin di tengah masyarakat.

Selain itu, mereka pun menganjurkan agar penduduk zona merah tidak mudik demi meminimalisir risiko penularan besar-besaran di daerah lain.

Demi menghindari skenario kasus corona terburuk dengan ratusan ribu kasus, yuk kita disiplin patuhi anjuran untuk melakukan jaga jarak fisik!

Sumber: Simulasi COVID-19 Ikatan Alumni Matematika UI

Simak juga:

Nggak Pakai Ribet, Begini Cara Praktis Top Up Kartu Flazz BCA-mu

5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

Jajal Peruntungan Bisnis Kuliner Online, Ini 7 Cara yang Bisa Kamu Coba

Enggak Semuanya Merugikan, Ini Lho Manfaat Kartu Kredit yang Perlu Kamu Tahu!

Jangan Dibiarkan, Stres di Tempat Kerja Harus Segera Ditangani dengan Cara Ini!

Artikel Terbaru