Currently set to Index
Currently set to Follow

Mengenal Sumber Daya Alam. Apa Penjelasan dan Jenisnya?

Negeri ini terkenal dengan kekayaan sumber daya alamnya. Namun, sayangnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa sumber daya alam adalah hal yang relatif belum dimanfaatkan dengan baik oleh orang Indonesia sendiri. Tentu kamu banyak mendengar cerita tentang bahan baku yang diekspor dari negeri kita lantas kemudian hasil olahannya kita impor kembali dengan harga yang berlipat-lipat lebih mahal, bukan?

Yang tergolong di dalam kategori SDA tidak hanya komponen biotik seperti hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme, tapi juga komponen abiotik seperti minyak bumi, gas alam, dan berbagai jenis logam, air, hingga tanah itu sendiri. SDA mutlak dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan manusia.

Lantaran Indonesia memiliki begitu banyak potensi sumber daya alam, kita perlu mengetahui apa saja jenisnya dan pemanfaatannya. Sumber daya alam tentu memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan manusia.

Pengelolaan sumber daya alam negeri ini pun sebenarnya telah diatur dalam pembukaan undang-undang dasar. Pasal 33 ayat (1), (2), (3), (4), dan (5) UUD 1945 bahkan secara jelas menyiratkan bahwa penguasaan perekonomian terkait hasil kekayaan alam harus berpatok pada kepentingan bersama dan untuk kemakmuran negeri.

Jenis sumber daya alam dan manfaatnya memang perlu dipahami dengan baik agar kita dapat memanfaatkannya dengan efektif dan bijaksana.

Baca juga: Apa Itu Kelangkaan Ekonomi?

Mengenal Sumber Daya Alam. Apa Penjelasan dan Jenisnya?, Pluang

Sumber Daya Alam di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai negara dengan tingkat biodiversitas tertinggi kedua di dunia setelah Brazil. Fakta ini menunjukkan tingginya keanekaragaman SDA hayati negeri ini. Kekayaan SDA di negeri ini terbentuk oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Dari sisi astronomi, Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat;
  • Dilihat dari sisi geologi, negeri ini terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral;
  • Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut, serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral.

Tingginya tingkat biodiversitas negeri ini menunjukkan sumber daya alam adalah potensi utama negeri. Dengan 10% dari tanaman berbunga yang dikenal di dunia dapat ditemukan di Indonesia, 12% mamalia, 16% hewan reptil, 17% burung, 18% jenis terumbu karang, dan 25% dari hewan laut.

Di bidang agrikultur, Indonesia juga terkenal atas kekayaan tanaman perkebunannya, seperti biji coklat, karet, kelapa sawit, cengkeh, dan bahan kayu. Berbagai daerah di negeri ini juga dikenal sebagai penghasil berbagai jenis bahan tambang. Di antaranya adalah petroleum, timah, gas alam, nikel, tembaga, bauksit, timah, batu bara, emas, dan perak. Selain itu, tanah Indonesia juga tergolong subur dan baik digunakan untuk berbagai jenis tanaman. Dengan wilayah perairan mencapai 7,9 juta kilometer persegi, potensi baharinya pun demikian kayanya.

Baca juga: Mengapa Investasi Penting untuk Melawan Inflasi?

Berikut ini jenis sumber daya alam dan berbagai manfaatnya.

1. Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifatnya

SDA berdasarkan sifatnya digolongkan ke dalam dua kategori, yakni:

  • Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui, seperti hewan, tumbuhan, udara, air, sinar matahari, dan mikroorganisme.
  • SDA dalam jumlah yang terbatas. Ini lantaran dibutuhkan proses pembentukan dalam waktu yang sangat lama untuk mengakses SDA tersebut, misalnya bahan-bahan galian atau barang tambang.

2. Sumber Daya Alam Berdasarkan Jenisnya

SDA berdasarkan jenisnya digolongkan ke dalam dua kategori, yakni:

  • Sumber Daya Alam hayati (biotik) adalah SDA yang berasal dari makhluk hidup, yakni hewan dan tumbuhan.
  • SDA non-hayati (abiotik) adalah SDA yang berasal dari benda-benda mati, seperti tanah, air, udara, sinar matahari, dan hasil tambang.

3. Sumber Daya Alam Berdasarkan Lokasinya

SDA berdasarkan lokasinya digolongkan ke dalam dua kategori, yakni:

  • Sumber Daya Alam Akuatik adalah SDA yang dijumpai di daerah perairan. Di antaranya ikan, rumput laut, terumbu karang, udang, kepiting, dsb.
  • SDA Terrestrial, yakni SDA yang hanya dijumpai di daerah atau wilayah daratan. Misalnya hasil hutan, bahan-bahan tambang, dsb.

4. Sumber Daya Alam Berdasarkan Pembentukannya

SDA berdasarkan pembentukannya digolongkan ke dalam empat kategori, yakni:

  • Sumber Daya Alam Materi adalah SDA yang berupa benda mati dan bisa diperoleh secara langsung dari alam, melalui proses penambangan atau pengolahan.
  • SDA Energi bisa menghasilkan energi dan bisa dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan manusia. Misalnya minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara, dan sinar matahari.
  • SDA Ruang berupa ruang, tempat, atau wilayah yang bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidup. Umumnya, SDA ruang dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti letak astronomis, tipografi, maupun reliefnya.
  • SDA Waktu, keberadaannya tergantung oleh waktu atau musim. Misalnya air ketika musim kemarau yang relatif sulit untuk dijangkau, tapi pada musim hujan justru sangat berlimpah.

5. Sumber Daya Alam Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya

SDA berdasarkan nilai ekonominya digolongkan ke dalam dua kategori, yakni:

  • Sumber Daya Alam ekonomis, contohnya seperti emas, perak, minyak bumi, batu bara, dan timah.
  • SDA non-ekonomis, seperti sinar matahari, udara, dan air.

Secara teoretis, keberadaan sumber daya alam adalah penunjang pertumbuhan ekonomi suatu negara. Namun, pada kenyataannya, negara-negara di dunia ini yang kaya akan sumber daya alam justru merupakan negara yang tingkat ekonominya rendah. Kasus ini dalam bidang ekonomi disebut sebagai Dutch disease. Hal ini lantaran negara yang cenderung memiliki sumber pendapatan besar dari hasil bumi memiliki kestabilan ekonomi sosial yang lebih rendah daripada negara-negara yang bergerak di sektor industri dan jasa.

Di samping itu, negara yang kaya akan sumber daya alam juga cenderung tidak memiliki teknologi yang memadai dalam mengolahnya. Apakah Sobat Cuan terinspirasi untuk merintis usaha yang berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Liputan 6, Kompas, Berkeley

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img