Currently set to Index
Currently set to Follow

Mau Resign? Yuk, Cek Cara Menulis Surat Pengunduran Diri yang Baik!

Banyak faktor yang menyebabkan seorang karyawan mengajukan surat pengunduran diri. Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah hak setiap karyawan. Berikut ini beberapa contoh surat resign, langkah yang ditempuh, dan hal-hal yang perlu dihindari dalam menulis surat pengunduran diri.

Apa pun alasannya, mundur dari pekerjaan memang seyogyanya dilakukan dengan baik dan sesuai prosedur yang berlaku di perusahaan bersangkutan. Syarat berupa surat pengunduran diri pun harus dipersiapkan sebagai bukti legal yang wajib disertakan dalam jangka waktu tertentu.

Baca juga: Mundur dengan Teladan, Jangan Sepelekan Resignation Letter

Mau Resign? Yuk, Cek Cara Menulis Surat Pengunduran Diri yang Baik!, Pluang

Langkah-Langkah Mengajukan Pengunduran Diri

Sebelum menuliskan surat, ada baiknya seorang karyawan melakukan langkah-langkah berikut:

#1 Cek Kontrak Kerja

Sebelum mengajukan pengunduran diri, pastikan kamu membuka kembali kontrak kerja pada awal masa kerja. Pengecekan kontrak kerja ini sangat penting untuk memastikan syarat-syarat apa saja yang dibutuhkan untuk pengunduran diri, termasuk juga apakah contoh surat resign yang kamu gunakan template-nya akan sesuai dengan kantor.

Biasanya ada jangka waktu pengunduran diri yang diterapkan oleh perusahaan. Ada yang mewajibkan minimal kerja enam bulan, satu tahun, dua tahun, dan seterusnya. Jika kamu berhenti di bawah jangka waktu tersebut, cek kembali konsekuensinya yang perlu dipenuhi.

#2 Pastikan Waktu Pengunduran diri

Memutuskan waktu pengunduran diri tentunya juga tidak bisa dilakukan sesuka-suka hati. Perusahaan biasanya memiliki peraturan perihal jangka waktu pemberitahuan atau masuknya surat pengunduran diri dengan waktu berhenti bekerja.

Umumnya, jangka waktu minimal perusahaan menerima pemberitahuan pengunduran diri adalah satu bulan. Jangka waktu ini penting bagi perusahaan untuk menyiapkan berkas administrasi dan karyawan pengganti.

#3 Mendiskusikan Dengan Atasan

Sebelum mencari contoh surat resign dan menuliskan versi suratmu, ada baiknya kamu menyampaikan keinginan untuk mundur dari perusahaan beberapa waktu sebelum mengajukan surat tersebut.

Pastikan bahwa kamu memiliki alasan dan tujuan yang jelas terkait rencana pengunduran diri. Pemberitahuan kepada atasan merupakan bentuk rasa hormat kepada mereka.

Persiapkan juga diri jika mendapatkan penawaran ulang dari atasan. Tidak ada salahnya menyiapkan diri jika reaksi atasan mencoba menawarkanmu untuk bertahan di perusahaan.

#4 Meminta Format Surat Pengunduran Diri

Surat-surat yang beredar di perusahaan umumnya bersifat resmi sehingga tidak bisa ditulis sembarangan. Begitu pula surat pengunduran diri. Jika ada format yang diterapkan standar perusahaan, cobalah tanyakan dahulu ke bagian HRD tentang panduan dan formatnya. Kamu juga bisa langsung bertanya meminta contoh, atau menuliskannya dahulu baru kemudian memastikan kesesuaiannya.

Baca juga: 3 Poin Paling Krusial dalam Contoh Surat Keterangan Kerja, Wajib Dicatat!

Pedoman Menulis Surat Pengunduran Diri

Setelah langkah-langkah di atas sudah dilakukan, ini saatnya kamu menulis surat resign. Berikut ini standar umum surat pengunduran diri:

  • Pembukaan: Menerangkan kepada siapa surat ditujukan serta nama pemohon dan jabatan
  • Maksud Surat: Mencantumkan penjelasan pengunduran diri dan tanggal waktu berhenti bekerja.
  • Keterangan lain: Dapat berupa ucapan terima kasih dan kesediaan membantu dalam masa peralihan tugas kepada pegawai pengganti
  • Penutup dan tanda tangan.

Beberapa alasan yang lazim dalam surat pengunduran diri adalah terkait kesempatan kerja lain, pindah rencana wilayah/kota, alasan terkait keluarga, rencana untuk mengubah karier, atau rencana melanjutkan studi.

Tips Menulis Surat Pengunduran Diri

Jaga agar nada surat tetap positif. Terlepas apa pun alasan yang memicumu mengundurkan diri, pastikan kamu menjaga nada suratmu tetap positif. Ingatlah bahwa kamu bertujuan untuk berpisah dari perusahaan dengan itikad baik dan menjaga jaringan profesionalmu.

Kirimkan suratmu secara langsung. Jika memungkinkan, kamu mungkin ingin mengirimkan surat secara langsung kepada manajer. Kamu juga dapat mengirim email surat segera setelah bertemu dengan atasan.

Pertimbangkan peluang jaringan. Ada baiknya kamu sertakan motivasi agar manajermu dapat membantumu membuka jaringan profesional jika suatu saat kamu perlukan. Misalnya, “Saya sangat menghargai kesempatan untuk tetap terus belajar dari Anda dan untuk berbagi wawasan industri apa pun yang saya peroleh yang mungkin berguna bagi saya.”

Hal-Hal yang Perlu Dihindari dalam Menulis Surat Pengunduran Diri

Secara redaksional, pemilihan redaksi kata dalam membuat surat tentu perlu dipikirkan dengan matang. Hindari menuliskan surat dengan nada yang menimbulkan kesalahpahaman. Berikut beberapa hal yang haram hukumnya kamu tuliskan dalam surat tersebut:

  • Jangan menjelekkan perusahaan
  • Hindari menyampaikan hal secara bertele-tele
  • Jangan sampai lupa menulis kapan tanggal berhenti bekerja
  • Tidak perlu mengungkapkan perihal pekerjaan baru, jika alasannya adalah hal itu
  • Sebaiknya jangan menulis janji tertentu (lebih-lebih yang tidak dapat ditepati)
  • Tidak perlu meminta maaf
  • Hindari berterima kasih secara berlebihan

Selain hal-hal tersebut, pastikan kamu menulis surat pengunduran diri dengan hati-hati agar tidak menyinggung pihak tertentu yang pernah bekerja denganmu di perusahaan tersebut. Karena bagaimanapun, siapa tahu kelak kamu akan berkoneksi kembali dengan rekan-rekan di tempat kerjamu tersebut.

Baca juga: Pertahankan Etika, Ini 6 Hal Wajib yang Harus Muncul di Surat Pengunduran Dirimu

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: LinovHR, Indeed Career Guide, LinovHR

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img