Segera Hadir di Indonesia April 2020, Taco Bell Sajikan Menu Ala Meksiko

PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), emiten yang selama ini mengelola franchise gerai ayam KFC, menggandeng Taco Bell untuk ekspansi ke Indonesia. Pada April 2020, Taco Bell Indonesia akan sajikan menu makanan siap saji khas Meksiko.

Taco Bell adalah restoran siap saji Amerika Serikat dengan konsep restoran keluarga menyajikan menu masakan Meksiko. Menu Meksiko yang disediakan di antaranya taco, quesadillas, burrito, dll.

Didirikan oleh Glen Bell pada 1962 di Downey, California, rumah makan ini mulai menjadi waralaba pada 1978 dan membuka cabang di seluruh dunia.

taco bell
Sumber: Taco Bell Australia

Hingga saat ini, Taco Bell telah punya cabang di 27 negara. Taco Bell Indonesia akan menjadi yang ke-28 dan mulai beroperasi pada April ini.

Direktor PT Fast Food Indonesia Tbk, Justinus Dalimin Juwono mengatakan bahwa manajemen FAST telah memperoleh lisensi membuka franchise Taco Bell di Indonesia.

Waralaba ini sebelumnya sempat hadir pada era 2000-an di Kemang, Jakarta, tetapi tutup karena bangkrut.

Kini, cabang waralaba Taco Bell di seluruh dunia melayani hingga 2 miliar pelanggan setiap tahun di lebih dari 7.000 restoran di seluruh dunia.

Baca juga: Mau Coba Tren Bisnis Goyang Lidah? Ini 17 Ide Usaha Makanan Unik Untukmu

Restoran cepat saji Taco Bell dalam lini masa sejarah

taco bell indonesia
Sumber: Taco Bell UK

Manajemen FAST memutuskan membeli lisensi Taco Bell Indonesia karena kualitas produknya diakui. Kualitas ini sejalan dengan visi FAST untuk membidik pasar kalangan masyarakat ekonomi menengah, “Taco Bell bagus dan sehat,” sebut Juwono.

Sejarah panjang waralaba ini dengan kualitas makanan cepat saji yang sehat adalah buah kerja keras Glen Bell, pendirinya. Glen Bell, seorang pensiunan angkatan laut yang melihat peluang membuka restoran cepat saji terinpirasi dari makanan Meksiko.

Ia melihat pasar AS ketika itu menyukai makanan Meksiko, tetapi gerai-gerai makanan cepat saji ketika itu terlalu banyak menjual hot dog dan burger.

Taco datang ke AS pada awal 1900-an bersama para imigran Meksiko yang bekerja di tambang dan jalur kereta api. Truk taco pertama di AS diyakini dibuka oleh Raul Martinez, imigran Meksiko yang mengubah truk es krim lamanya menjadi restoran taco keliling pada 1974.

Namun, rantai makanan cepat saji yang didirikan oleh Glen Bell yang kelak menjadikan produk ini menyebar cepat.

Tidak hanya taco, Glen Bell juga berpikiran untuk menyajikan makanan khas Meksiko lainnya, seperti burrito, quesadillas, dan nacho.

Glen Bell kali pertama membuka stand hot dog yang disebutnya Bell Drive-In di San Bernardino, California pada 1946 ketika berusia 23 tahun.

Enam tahun kemudian, ia menjual stand itu dan membuka yang baru dengan nama Taco-Tia. Taco Bell sendiri dikembangkannya pada 1962.

Baca juga: Ketahuan ‘Pacaran’ Sama Karyawan, CEO McDonald’s Steve Easterbrook Dipecat

FAST targetkan pertumbuhan yoy hingga 13% dari Taco Bell Indonesia dan ekspansi gerai KFC

taco bell indonesia
Sumber: Taco Bell UK

Sejauh ini, besaran investasi untuk mendapatkan lisensi Taco Bell masih dirahasiakan oleh pihak manajemen. “Untuk 12 bulan pertama, kami akan membuka lima gerai di Jakarta. Satu toko membutuhkan investasi Rp5 M sampai Rp7 M,” jelas Juwono usai Rapat Umum Pemegang Saham FAST, Selasa (28/1).

Untuk kinerja tahun ini, FAST menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar Rp400 M hingga Rp500 M dengan sumber dana berasal dari kas internal dan rights issue.

Hingga kini, manajemen FAST masih menghitung angka yang diperoleh dari rights issue. Sejauh ini, mereka membuka hingga 340 juta saham. “Rasio stock split 1:2, dari sebelumnya Rp100 menjadi Rp50 per saham,” jelas Juwono.

Selain demi mendukung ekspansi gerai Taco Bell, FAST akan menggunakan dana belanja modal untuk menambah 25 hingga 30 gerai KFC. Ini termasuk membuka gerai KFC BOX di daerah tier 1 dan 2 kawasan Jabodetabek.

Urusan renovasi gerai KFC juga masuk dalam rencana. Bagi gerai dengan usia di atas lima tahun, yang dihitung sebanyak lebih dari 100 gerai, akan direnovasi pada tahun ini.

Dengan berbagai ekspansi dan renovasi gerai mereka, FAST menargetkan akan memperoleh penjualan tahunan hingga Rp7,8 T-Rp8 T. Artinya, mereka mengharapkan pertumbuhan sebesar 13% dibandingkan tahun 2019.

Hingga akhir Q3 2019, penjualan FAST capai Rp5,01 T, atau naik 12,91% secara year on year (yoy).

Sumber: The Jakarta Post, Warta Ekonomi, Kontan, Kompas

Simak juga:

Dibanderol Rp1,5 Juta per Kg, Kinmemai Premium Jadi Beras Temahal di Dunia

Psst.. Ini 5 Rahasia Sukses Warren Buffett, Tokoh Investasi Paling Sukses di Dunia

Laundromat, Film Netflix yang Bongkar Pengaruh Panama Papers pada Hidup Orang Kaya

Mencoba Peruntungan di 7 Negara dengan Gaji Tertinggi di Dunia, Minat?

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img