Currently set to Index
Currently set to Follow

4 Target Finansial para Millennial, Apa Saja?

Target finansial seseorang pastinya berbeda-beda sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan maupun keinginan mereka. Dalam Riset Perilaku Investasi dan Saving, Tim Pluang berusaha merekam suara milenial berkaitan dengan target-target finansial mereka, Bagaimana keuangan milenial saat ini?

Tentunya, terdapat beberapa perbedaan target finansial generasi milenial dengan generasi lainnya. Berikut merupakan empat target finansial yang populer dipilih oleh responden milenial.

target finansial

Baca Juga:7 Tips Keuangan untuk Milenial, Kamu Milenial? Check disini!

1. Milenial Sadar Akan Pentingnya Dana Pensiun dalam Keuangannya

Dana pensiun menjadi pilihan dengan responden milenial terbanyak ketika diberikan dua belas pilihan target finansial lainnya. Stigma bahwa generasi milenial lebih suka mengalokasikan keuangannya untuk pengalaman tertentu seperti berlibur, menikmati kuliner, hingga menunjang gaya hidup lainnya seolah dipatahkan dengan temuan ini.

Sebanyak 75% dari total responden milenial menjadikan dana pensiun menjadi target keuangan mereka sebagai milenial. Artinya, responden-responden tersebut menyadari pentingnya memiliki dana simpanan untuk menunjang hidup ketika kelak sudah memasuki usia yang tidak produktif – atau tidak memiliki penghasilan tetap. Hal ini akan sangat bermanfaat apabila turut diikuti dengan pengetahuan terkait investasi ataupun strategi menabung sesuai dengan kondisi finansial masing-masing, sehingga generasi milenial dapat merealisasikan target finansial tersebut.

Secara umum, terdapat dana pensiun yang sudah disediakan oleh kantor tempat bekerja. Untuk kasus ini, dana pensiun akan dipotong dari penghasilan kotor pekerja dan menjadi ‘tabungan’ yang dapat dicairkan kelak.

Selain dana pensiun yang sudah disediakan oleh kantor, kita bisa membuat dana pensiun sendiri dengan memproyeksikan kebutuhan yang harus dipenuhi di masa depan. Hal tersebut tentunya harus turut memperhitungkan nilai/harga di masa mendatang.

2. Semua Butuh Punya Dana Darurat!

Generasi milenial sadar akan pentingnya memiliki dana darurat. Persentase responden milenial yang memilih dana darurat sebagai target finansial mereka sama dengan persentase pemilih dana pensiun, yaitu 75%.

Karena ditujukan untuk memenuhi kebutuhan ‘darurat’ yang diasumsikan butuh dituntaskan dalam waktu mendesak, dana darurat perlu dimiliki dalam bentuk yang likuid. Tabungan atau investasi yang mudah untuk dicairkan seperti emas dapat dijadikan alternatif untuk mencapai target finansial yang satu ini.

Baca Juga: Strategi Memilih Investasi Yang Baik? Kaum Milenial Wajib Tau!

3. Kebutuhan Keluarga Juga Butuh Dipersiapkan

Di posisi ketiga target finansial dengan persentase terbesar adalah tabungan keluarga. Tabungan keluarga umumnya adalah pengalokasian simpanan/tabungan secara khusus untuk kebutuhan keluarga di masa depan.

Termasuk di dalamnya misalnya rencana pengeluaran/kebutuhan untuk kelahiran anak, membayar premi asuransi, berlibur, membayar kebutuhan moda transportasi pasangan/anak juga dapat masuk ke dalam kategori ini – misalnya rencana pengeluaran untuk mobil baru istri. Bentuk alokasinya dapat berbeda-beda sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan masing-masing.

Berbeda dengan responden yang termasuk dalam generasi lainnya, yang mayoritas lebih tua dibandingkan dengan milenial, mayoritas memilih tabungan keluarga sebagai target finansial mereka.

Tabungan keluarga dapat disesuaikan dengan jangka waktu kebutuhan tersebut. Misalnya kebutuhan yang diperlukan dalam jangka waktu pendek perlu dipersiapkan dalam bentuk yang likuid. Saat ini pun sudah terdapat produk simpanan atau produk bank yang dapat memudahkan kita untuk mengalokasikan dana secara khusus.

4. Cita-cita Memiliki Properti

Pada posisi keempat, pilihan target finansial yang populer dipilih oleh responden milenial adalah memiliki properti.

Kita pasti sudah tidak asing dengan anggapan bahwa generasi milenial menghadapi kesulitan yang berbeda dengan generasi sebelumnya untuk memiliki properti sendiri. Utamanya properti yang terletak di area urban.

Hal tersebut divalidasi dengan berbagai riset yang menitikberatkan pada kepemilikan rumah milenial. Seperti dikutip dari salah satu artikel Tirto, kelompok debitur di rentang usia 26-35 tahun hanya berkisar 40 persen dari total jumlah milenial yang ada di Indonesia. Artinya, terdapat 60 persen milenial yang masih belum memiliki akses terhadap KPR.

Responden milenial dalam Riset Perilaku Investasi dan Saving Pluang pun paham dan aware akan hal ini. Properti pun menjadi salah satu cita-cita finansial mereka. Agar tidak menjadi cita-cita belaka, para generasi milenial patut memiliki strategi investasi ataupun menabung yang terencana, sesuai dengan kapasitas mereka.

Generasi milenial juga dapat mempergunakan fasilitas seperti KPR Tenor Panjang, yang memudahkan dalam melakukan cicilan bulanan untuk membayar properti mereka.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dan Indeks S&P 500 Futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Baca Selengkapnya:

Apa Saja Sih 4 Anggaran Utama yang Pas untuk Milenial?

5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

Tren Borong Saham Anak Muda, Incar Saham Undervalued Saat Ekonomi Rebound

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img