Currently set to Index
Currently set to Follow

Cuannya Gak Main-Main! Simak Cara Memulai Bisnis Fotografi di Sini!

Citra dan gambar nampaknya menjadi hal yang esensial di era digital ini. Nampaknya, kini hampir semua orang mengunggah foto ke media sosial sebagai tips untuk merebut perhatian massa di jagat maya. Nah, sebagai Sobat Cuan, tentu kamu bisa melihat ini sebagai peluang. Yakni, memulai bisnis fotografi!

Ya, kamu tidak salah baca: Bisnis fotografi. Artinya, kamu bukan sekadar menjadikan dirimu fotografer yang wara-wiri saja, tapi juga menentukan dengan jelas apa yang ingin kamu capai dan berapa banyak yang kamu akan hasilkan dengan menjadi profesi sebagai fotografer. Kalau perlu, kamu pun bisa merekrut teman-teman fotografer dan membuka usaha jasa bersama.

Selama kamu memiliki selera kreatif dan naluri bisnis, tentu kamu bisa mengubah hobimu menjadi kegiatan yang menghasilkan buatmu. Ada banyak momen penting yang kini “menuntut” untuk diabadikan.

Fokus Bisnis Fotografi di Tema-tema yang Sedang Tren

Misalnya saja, foto pre-wedding tentu kini sudah menjadi hal familiar di tengah masyarakat. Namun, belakangan ini, mengikuti tren itu, kalangan remaja hari ini mengabadikan momen sejenis lewat apa yang mereka sebut foto pre-sweet seventeen.

Fotografer Vivienne Jiang persis melihat kesempatan emas dari tren ini. Vivienne, yang juga akrab dikenal sebagai Sony Alpha Guru for Beauty Portrait Indonesia ini, menjadi salah satu fotografer yang kerap memperoleh kesempatan menjalankan proses sesi pemotretan gaya baru tersebut.

Namun, jangan sangka sesi foto tersebut dilakukan di Indonesia, lho. “Sebelum COVID-19, saya banyak melakukan photoshoot untuk pre-sweet seventeen di berbagai negara. Korea dan Turki menjadi salah satu destinasi favorit,” ungkap Vivienne.

Namun, sebelumnya, ia mengaku ia perlu menyiapkan dekorasi bernilai fantastis yang dipakai hanya dalam hitungan jam saja, beserta peralatan fotografi pada umumnya. Bagaimana tips memulai bisnis fotografi semacam ini ala Vivienne? Apa saja alat yang dibutuhkan, dan berapa modalnya?

Baca juga: Hasil Jepretan Lebih Cihuy, Ini 3 Kamera Mirrorless Terbaik Harga di Bawah Rp5 Juta

Cuannya Gak Main-Main! Simak Cara Memulai Bisnis Fotografi di Sini!, Pluang

Modal Dasar Berbisnis Fotografi

Sejak kamera DSLR beredar pada 2008 lalu, kini ladang bisnis fotografi semakin menjanjikan saja bagi mereka yang punya hobi fotografi. Jika kamu termasuk salah satu yang ingin memulai usaha ini, berikut ini tips memulai bisnis fotografi dimulai dari hal-hal yang perlu kamu persiapkan:

1. Kamera

Perangkat kamera tentunya adalah modal utama seorang fotografer. Namun, kamu tidak perlu merogoh kocek begitu dalam hanya untuk membeli kamera DSLR seharga belasan juta, apalagi jika belum ada dananya. Kamu dapat meminjam kamera yang tepat dari jasa persewaan peralatan fotografi. Kini banyak tempat menawarkan sewa alat fotografi dengan lengkap dan harga yang terjangkau, serta kondisi prima pula.

2. Tripod

Tripod berfungsi penting untuk menstabilkan posisi kamera dan memungkinkanmu mengambil banyak gambar dan subjek dengan hasil gambar yang ajeg. Apalagi, jika kamu melakukan pemotretan yang mengharuskan gerak dan perpindahan yang dinamis.

3. Flash atau Lighting

Pencahayaan juga merupakan elemen penting dan esensi dari fotografi.Untuk beberapa sesi pemotretan kamu memang dapat mengandalkan sinar matahari langsung. Namun, sebagai fotografer profesional, tentunya kamu tetap perlu selalu sedia menyiapkan peralatan untuk mendukung pencahayaan.

4. Lensa

Beragam jenis lensa tersedia untuk berbagai kebutuhan. Dari lensa bawaan (berukuran 18mm-55mm), lensa tele dengan jangkauan diameter 425 mm, lensa tetap (fixed) dengan diameter 35 mm, hingga lensa makro untuk memotret dari jarak dekat. Tips memulai bisnis fotografi untuk kategori lensa ini adalah kamu perlu mempelajari teknik fotografi yang akan mengharuskanmu untuk menggunakan lensa tertentu, lalu persiapkanlah kebutuhan itu.

5. Alat Transportasi Pribadi

Untuk lebih mudah menjangkau wilayah klien, tentu memiliki alat transportasi pribadi adalah hal yang dianjurkan. Kamu juga dapat menyimpan berbagai alat dan kebutuhan fotografi di kendaraan tersebut.

6. Portofolio

Portofolio adalah bukti nyata dari hasil kerjamu yang dapat kamu gunakan untuk menarik klien. Jadi, pastikan kamu menyiapkan portofolio yang menjanjikan. Dari portofolio pula, klienmu dapat mempelajari gaya fotomu serta kekuatan yang menonjol darimu sebagai fotografer.

Jika belum punya, kamu dapat memulai buat portofolio foto dari memotret teman-teman sendiri. Sembari itu, kamu dapat meminta agar temanmu itu juga membayar tarif tertentu untuk jasa fotomu. Selain itu, kamu juga dapat memilih tema tertentu, lantas buat portofolio karya foto sesuai dengan tema tersebut.

7. Pajang Karya di Internet

Kumpulkan testimoni sejenis lalu kategorikan. Misalnya saja, jika ada testimoni tentang “fotomu bagus”, “komunikasi dan bisnis lancar”, “kerjanya cepat”, dst.

Lantas, kamu dapat memajang testimoni terbaik tentang karyamu itu beserta hasil fotomu di internet. Testimoni positif tentunya bakal membantu menarik klien selanjutnya.

Baca juga: Lipatkan Danamu, Ini Cara Mudah Mulai Investasi dan 4 Produk Investasi untuk Pemula

Kiat Berbisnis Fotografi

Seperti yang dijelaskan di atas, ketika dengan serius menjadikan hobimu ini sebagai bisnis, kamu tidak hanya sekadar menjadi fotografer yang wara-wiri. Ada berbagai “perkara bisnis” yang perlu kamu persiapkan. Apa saja? Berikut ini tips memulai bisnis fotografi:

1. Kembangkan Rencana Bisnis Fotografimu

Peralatan mahal barangkali akan memberi prestise bagi seorang fotografer. Namun, belum tentu menjamin hasil fotografi yang bagus. Bukan hal yang mustahil untuk memulai karier fotografimu dengan peralatan seadanya. Yang penting, adalah menyiapkan ide dan konsep terbaik yang dapat kamu terapkan dalam proses pemotretan.

Jadi, dalam tips memulai bisnis fotografi ini, kembangkanlah rencana bisnismu sesuai dengan ide dan konsep yang dapat kamu tawarkan agar karier fotografimu sukses.

2. Tentukan Nilai Biaya Bisnis 

Perihal biaya tentunya adalah tips memulai bisnis fotografi yang paling penting. Siapa bilang jasa fotografi itu murah? Peralatan kamera yang lengkap saja bisa dibanderol seharga lebih dari Rp15 juta.

Ketika menyewa alat pun, ada harga yang perlu ditanggung. Dan itu pun tidak dibayar dengan ongkos yang murah.

Jadi, ketika kamu mempersiapkan bisnismu, pastikan kamu telah memperhitungkan semua modal dasar itu. Dari mulai menyiapkan alat, lisensi bisnis, asuransi, biaya membuat situs web, hingga berbagai keperluan personal lainnya.

Jika kamu berencana membuat studio atau ruang khusus untuk pemotretan, artinya kamu juga perlu memperhitungkan biaya yang dibutuhkan untuk membayar sewa ruang bulanan dan properti sewaan yang melengkapi studio itu.

3. Mengamankan Dana Awal

Cari tahu keuangan pribadimu. Apakah kamu cukup dana untuk menyiapkan bisnis dengan budget tertentu? Jika iya, go ahead. Namun, bila tidak, pikirkanlah untuk mengamankan modal tersebut lewat berbagai cara aman yang kamu pastikan bisa kamu bayar kemudian. Entah itu meminjam dari bank, atau patungan usaha dengan teman, dan jelaskan pula mekanisme pembayaran kembali pinjaman tersebut.

4. Buat Rencana Harga Jasa

Saat kali pertama memulai karier sebagai fotografer, barangkali kamu akan menemukan klien yang tidak menghargai jasamu. Abaikan hal tersebut. Hargai jasamu sendiri, dan patok harga sesuai beban pekerjaan yang akan kamu tanggung.

Untuk membuat patokan harga jasa, kamu tidak hanya menghitungnya dari modal dasar bisnis seperti alat fotografi. Namun, kamu juga menghitungnya dari biaya transportasi yang diperlukan, bahkan hingga apakah harga tersebut sudah mencukupi untuk keperluan personalmu.

5. Investasi di Situs-situs Web Fotografi

Setelah kamu temukan nama untuk lisensi bisnismu, ini saatnya membuat tampilan profesional untuk jasamu tersebut. Mengapa tidak memulainya dengan membuat situs web pribadi yang dapat menampilkan portofolio karyamu?

Untuk tips memulai bisnis fotografi kategori ini, selain siapkan web pribadi, kamu juga dapat buat backlink alias tautan web balik dari situs fotografi terkemuka ke webmu. Banyak, kok, web hosting dengan template situs web gratis yang dapat kamu gunakan. Yang penting adalah ide atau gagasan yang dapat kamu kembangkan untuk membangun etalase untuk karya-karya fotografi terbaikmu.

Sertakan pula informasi kontak yang memudahkan klien untuk menghubungimu. Kalau perlu, di web tersebut, kamu juga sudah tentukan harga dan bagaimana metode negosiasi harga untuk jasa fotografi yang kamu tawarkan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Berita Satu, Jakarta School of Photography, IDN Times, Modal Rakyat

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img