Currently set to Index
Currently set to Follow

Mau Jajal Usaha Minimarket? Nih, Simak Tips dan Modal yang Kamu Perlukan!

Sobat Cuan pasti doyan ke minimarket, kan? Pastinya, di era sekarang ini, minimarket seolah-olah tak bisa dilepaskan dari kebutuhan umat manusia. Dengan melihat ramainya konsumen minimarket, tentu kamu pasti tertarik ingin menjajal peruntungan di sektor ini. Atau, langsung mencari tips-tips dalam memulai usaha minimarket.

Apalagi, usaha minimarket pun terbukti masih moncer diramal masih akan tetap cetar. Terutama, setelah Bank Indonesia memperkirakan sektor ritel akan pulih dalam beberapa waktu ke depan.

Survei penjualan ritel Bank Indonesia pada Maret 2021 menunjukkan bahwa penjualan ritel sudah tumbuh positif 2,9% secara bulanan. Hal ini terjadi setelah pertumbuhan penjualan ritel terbilang tiarap selama pandemi COVID-19.

Tak hanya soal data, namun nyatanya animo masyarakat terhadap kehadiran minimarket baru pun terbilang luar biasa — utamanya di daerah pedesaan.

Sebab, kehadiran minimarket di kawasan tersebut pasti akan dijadikan sarana tempat nongkrong bagi warga sekitar.

Seperti yang terlihat dalam sebuah unggahan video TikTok yang viral baru-baru ini, yang menunjukkan sekelompok warga desa langsung menyerbu sebuah minimarket satu-satunya yang ada di Desa Jambe, Kertasemaya, Indramayu, Jawa Barat. Bahkan, video itu pun mempertontonkan rekasi para bocah yang gembira hilir mudik di dalam bangunan minimarket anyar tersebut.

@ayupuan28

Kalau akusi, alhamdulillah top up shopeepaynya deket😍🤣 #fypシ #JamTerbangTraveloka #YWY3WeRockTheWorld

♬ original sound – Gãlîh1928🐅 – Gãlîh1928🐅

 

Baca juga: Langkah Menyiapkan dan Menyisihkan Dana Darurat

Mau Jajal Usaha Minimarket? Nih, Simak Tips dan Modal yang Kamu Perlukan!, Pluang

Tips Usaha Minimarket dari A ke Z

Nah, viralnya video tersebut menunjukkan bahwa lokasi adalah faktor penting agar usaha minimarket berjalan sukses. Selain perihal kestrategisan lokasi, jumlah pesaing di lokasi tersebut pun perlu kamu perhitungkan agar minimarket tetap laris.

Tapi, tips usaha minimarket bukan cuma soal lokasi. Banyak sekali faktor yang perlu kamu perhitungkan seperti memahami pola belanja pelanggan, hingga menjaga stok dan memasang harga yang pas. Untuk lebih lengkapnya, yuk simak tips-tips usaha minimarket di bawah ini!

1. Buat Perencanaan Bisnis

Pada tahap ini, kamu bisa mulai dengan menentukan nama, struktur bisnis (PT, CV, atau usaha pribadi).

2. Perhitungkan Modal yang Dibutuhkan

Modal yang diperlukan untuk mendirikan usaha minimarket tentu berbeda. Tips usaha minimarket bagian ini akan tergantung pada lokasi yang kamu pilih serta stok barang yang hendak dijual. Jumlah modal dasar yang dibutuhkan berkisar antara Rp50 juta hingga Rp1 miliar.

Untuk memodali bisnis ini, kamu bisa pilih beberapa cara, di antaranya menggunakan uang tabungan pribadi, memanfaatkan pinjaman bank, jasa peer to peer lending, hingga joint venture.

3. Persiapkan Perizinan dan Asuransi

Legalitas usaha minimarket juga perlu menjadi prioritas. Beberapa perizinan yang perlu kamu urus sebelum membuka usaha minimarket di antaranya surat izin gangguan, surat keterangan domisili perusahaan, dan surat pendaftaran. Surat pendaftaran ini dibutuhkan jika kamu membeli lisensi waralaba, SIUP, dsb.

4. Pilih Lokasi Strategis

Lokasi yang ideal untuk usaha minimarket adalah di sekitar daerah perumahan, tempat kos, daerah dekat terminal, atau bahkan komplek perkantoran.

Untuk mendapatkan harga yang sesuai dengan budget, kamu bisa mencari informasi dari Dinas Koperasi setempat. Selain itu, pastikan kondisi tempat nantinya menunjukkan fasilitas untuk parkir kendaraan.

5. Menyediakan Perlengkapan yang Dibutuhkan

Kamu juga perlu menyediakan dana khusus untuk memperoleh berbagai keperluan, semisal mesin kasir, rak barang-barang, kulkas display, kamera CCTV, hingga alarm keamanan. Jika kamu membeli lisensi waralaba, semestinya berbagai kebutuhan ini sudah disiapkan oleh perusahaan induk.

6. Jejaring dengan Dinas Terkait untuk Pemeriksaan Kelayakan

Untuk menjalankan bisnis dengan lancar dan memastikan tips usaha minimarket ini berjalan optimal, kamu perlu minta dinas terkait untuk datang melakukan inspeksi terhadap standardisasi bisnismu.

7. Supplier yang Pas dan Stok Barang Sesuai Kebutuhan

Bikin daftar tentang barang-barang apa saja yang akan dipasarkan di minimarket-mu. Untuk menyiapkan stok barang, kamu juga perlu paham betul dengan target pasar.

Selanjutnya, kamu bisa pilih supplier dengan meminta pengajuan tender sehingga dapat memilih supplier dengan harga yang paling terjangkau bagimu.

8. Memilih Karyawan dengan Teliti

Bisnis minimarket adalah bisnis yang rentan dengan risiko kehilangan. Karena itu, memilih karyawan yang dapat kamu percaya akan sangat penting untuk menjalankan bisnis ini.

Baca juga: Mau Buka Usaha Kecil, Berapa Sih Modalnya?

Estimasi Modal Usaha Minimarket

Untuk usaha minimarket, ada dua cara yang bisa kamu pilih, yakni dengan mempersiapkan usaha mandiri atau dengan membeli lisensi dari waralaba yang sudah ada. Lisensi dari waralaba berkisar pada harga Rp400 juta hingga Rp1 milliar. Harga ini sudah termasuk stok barang dagangan siap jual di dalam toko. Berikut ini perkiraan modal yang kamu butuhkan untuk menjalankan tips usaha minimarket di atas dengan lancar:

Tips Usaha Minimarket – Modal Awal

Pengadaan tempat usaha : Rp150.000.000
Rak gondola : Rp3.000.000
Lemari dan etalase : Rp4.000.000
Stag display cabinet : Rp3.000.000
Perangkat komputer : Rp4.000.000
Mesin kasir dan barcode scanner    : Rp4.000.000
Meja konter kasir : Rp1.500.000
Tempat rokok : Rp500.000
Pendingin ruangan : Rp3.000.000
Pengadaan barang : Rp60.000.000
Seragam karyawan : Rp500.000
Total : Rp230.500.000

Tips Usaha Minimarket – Biaya Operasional Bulanan

Gaji karyawan (5 orang) : Rp10.000.000
Air, listrik dsb : Rp1.000.000
Pengadaan barang per bulan : Rp30.000.000
Promosi : Rp2.000.000
Total : Rp43.000.000

 

Dengan modal tersebut, jika kamu menjalankan tips usaha minimarket secara lancar, maka kamu bisa memperkirakan waktu balik modalnya sebagai berikut:

Asumsi Omset Bulanan
@Rp3.000.000 x 30 hari : Rp90.000.000
Asumsi Keuntungan Bulanan
Rp90.000.000 – Rp43.000.000 : Rp47.000.000
Perkiraan Waktu Balik Modal
Rp230.500.000 : Rp47.000.000 : 4,9 bulan

 

Setelah balik modal dalam lima bulan, kamu tentunya dapat melakukan monev dengan mengevaluasi hal-hal yang perlu kamu perbaiki atau tingkatkan. Begitu juga strategi yang lebih tepat untuk menjalankan bisnis minimarket ini dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Namun, kalau kamu belum punya modal berusaha, kamu bisa kok berinvestasi untuk memupuk modal usaha di Pluang! Kamu bisa berinvestasi mulai dari emas, aset kripto, hingga S&P 500 dalam satu aplikasi.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CNBC, Tribun News, Harmony, Minimarket

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img