Uang Pensiun PNS Rp1 M? Ini Apa Kata MenPAN-RB, Tjahjo Kumolo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo mengklarifikasi soal salah kutip usulan mengenai uang pensiun PNS Rp1 miliar sebagai wacana peraturan pensiun PNS ini hasil dari pembicaraan antara MenPAN-RB dengan Kopri dan Taspen.

“Salah kutip,” ujar Tjahjo. Tjahjo menyangkal dirinya pernah mengusulkan ke Menteri Keuangan Sri Mulyani agar ASN dapat dana pensiun Rp1 M.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik KemenPAN-RB Andi Rahadian menyatakan wacana ini hasil dari pembicaraan MenPAN-RB dengan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (Kopri) Zudan Arif Fakhrullah.

uang pensiun pns

Dalam pembahasannya, pengaturan pensiun PNS terkait uang pensiun PNS ini diharapkan diatur lewat iuran tabungan pegawai ASN yang diakumulasikan sejak awal dilantik hingga masa pensiun.

“Sebetulnya yang dimaksud dari pembahasan dengan PT Taspen itu ada wacana untuk meningkatkan penghargaan atas pengabdian PNS. Jadi, nantinya pada saat ASN pensiun, dia menabung dari mulai dilantik sebagai ASN hingga pensiun, itu syukur-syukur akumulasinya bisa mencapai angka Rp1 miliar,” ujar Andi.

Namun, angka Rp1 miliar ini tentu hanya kemungkinan saja, realisasinya sangat bergantung pada pangkat kepegawaian ASN, lama waktu bekerja, dan besaran iuran dari masing-masing ASN.

Peraturan uang pensiun PNS ini masih perlu disesuaikan dengan undang-undang ASN dan PP mengenai manajemen ASN. disebutkan bahwa jaminan pensiun dan jaminan hari tua berasal dari anggaran pemerintah ditambah iuran ASN yang pelaksanaannya dilakukan oleh PT Taspen.

Baca juga: Mau Jadi CPNS? Intip Dulu Yuk Daftar Gajinya untuk Setiap Golongan

Tjahjo Kumolo klarifikasi soal pernyataan uang pensiun PNS Rp1 Miliar

peraturan pensiun pns
Sumber: Sebarr

Diskusi antara Tjahjo, Zudan Arif, dan pihak PT Taspen tersebut sehubungan dengan pengelolaan dana tabungan ASN.

Menurut Tjahjo, ia hanya membicarakan pengelolaan iuran bulanan ASN yang dikelola PT Taspen, mulai dari awal menjadi ASN hingga akhir masa kerja.

Dana uang pensiun PNS yang dikelola tersebut diharapkan dapat dikelola dengan baik oleh PT Taspen sehingga ASN bisa memperoleh hasil tabungan dengan jumlah signifikan hingga menembus Rp1 M.

Dengan kondisi manajemen keuangan yang terbilang sehat, menurut Tjahjo, pengelolaan iuran ASN bisa dilakukan dengan baik sehingga bisa memperoleh hasil maksimal.

Pada dasarnya, harapan bisa mendulang Rp1 miliar dari iuran ASN ketika kelak pensiun itu merupakan upaya reformasi birokrasi dengan menyasar performa PT Taspen sebagai pengelola iuran dana ASN.

“Jika dikelola dengan baik, iuran yang ditabungkan ASN di PT Taspen bisa menulai hasil dengan optimal,” ujarnya.

Berikut ini transkrip pernyataan Tjahjo Kumolo:

Kami kemarin sudah membahas dengan detail dengan Ibu Menteri Keuangan bagaimana meningkatkan pensiun pegawai. 

Mohon maaf, yang bintang 4 misalnya, kalau dia punya jabatan ya cukup. Begitu enggak punya jabatan gajinya sama dengan prajurit 5-6 juta rupiah, termasuk pensiunnya.

Kami kemarin juga mengundang BTN. BTN clear bisa menggaji… kami juga sudah meminta begitu ASN pensiun minimal bisa dapat 1 miliar rupiah, bisa dihitung dengan baik.

Baca juga: Pemerintah Kaji Ulang Dana Pensiun, Eselon 1 Bisa Terima Rp20 Juta per Bulan

Skema baru gaji PNS termasuk pengaturan uang pensiun PNS

uang pensiun pns
Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 pada 24 Mei 2019. / Facebook

Berdasarkan data situs Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat sekitar 4.286.918 PNS di Indonesia per 30 Juni 2019. Sebanyak 22,60% bekerja di pusat dan 77,40% di daerah.

Golongan terbanyak adalah Golongan III sebanyak 56,24% dan golongan IV 24,55%, disusul golongan II 18,17% dan golongan I 1,03%.

Sejauh ini, pemerintah baru mengumumkan seputar skema baru peraturan pensiun PNS. berdasarkan catatan KemenPAN-RB, dengan skema baru, eselon I akan menerima pensiunan hingga Rp 20 juta per bulan.

Sementara, dengan skema saat ini, gaji yang diterima pensiunan PNS untuk eselon I hanya sekitar Rp4,5-5 juta.

Skema pembayaran pensiunan PNS yang diterapkan saat ini masuk kategori pay as you go. Dengan skema ini, pembayaran uang pensiun PNS 100 persen dibayarkan oleh negara dari APBN setiap tahunnya.

Pada skema baru nantinya, yang akan diterapkan adalah skema fully funded. Artinya, pembayaran pensiun akan dibayarkan patungan antara ASN dan pemerintah, sebagai pemberi kerja.

Pihak Kementerian Keuangan mengaku masih mengkaji skema perubahan pembayaran bagi pensiunan ini. Pasalnya, pembahasan di antara Kementerian belum selesai dilakukan.

Sejauh ini, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani mengatakan pembahasan masih dilakukan, karenanya ia belum tahu kapan peraturan bisa diterapkan, “Kan ada dampak ke anggaran yang harus dihitung dengan cermat,” ujarnya.

Sumber: Kontan, Kompas, CNBC Indonesia

Simak juga:

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

Perkara Saham hingga Krisis Ekonomi, Ini 7 Rekomendasi Film Terbaik Soal Keuangan

Mau Financially-Savvy? Dengerin 7 Podcast Spotify Keuangan Ini, yuk!

S.O.S Tanggal Tua? Ini 7 Trik Hemat yang Menyelamatkanmu dari Sikap Boros

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img