Currently set to Index
Currently set to Follow

Kenapa, Sih, Kamu Gak Bisa Nunda Nabung? Simak Penjelasannya di Sini!

Sejak zaman dulu, kita selalu dijejali konsep bahwa “menabung pangkal kaya”. Namun, alasan menabung sejatinya bukan cepat-cepat menjadi kaya semata, lho. Tapi untuk mencapai tujuan finansial yang hakiki.

Sayangnya, tidak semua orang menyadari pentingya menabung. Banyak yang menganggap bahwa menabung tidak penting lantaran mereka sudah hidup berkecukupan. Selain itu, mungkin mereka juga menganggap bahwa menabung bisa ditunda asal penghasilannya belum mumpuni.

Namun, asal kamu tahu nih, Sobat Cuan, yang namanya menabung itu wajib dan tak boleh ditunda! Mengapa demikian? Sebab, pasti kamu akan menemui serangkaian peristiwa dalam hidup yang mengharuskanmu menggelontorkan uang banyak.

Misalnya, tiba-tiba kamu harus masuk rumah sakit karena badan tidak sehat secara mendadak. Atau, dinding rumah tiba-tiba ambrol tanpa alasan tertentu. Mending kalau kamu punya asuransi untuk menanggung itu semua. Bagaimana kalau tidak? Mungkin, kamu harus rela pinjam uang sana-sini, yang justru malah menjerumuskanmu ke jurang utang.

Lagipula, jika kamu memulai menabung sejak dini, maka bunga majemuk (compound interest) akan bekerja untukmu dan melipatkan tabunganmu menjadi penghasilan pasif bagimu. Jadi, secara umum, memiliki tabungan akan menguntungkanmu di masa depan.

Selain itu, meski kamu merasa tidak butuh menabung, kamu pasti punya, dong, tujuan finansial yang ingin dicapai? Nah, ibarat kecoa, tujuan finansial ini sebenarnya nyata dan “nemplok” di dirimu, tapi kadang kamu tak menyadarinya saja.

Nah, di bawah ini adalah beberapa alasan bagi kamu untuk menabung sekarang juga! Yuk, capai berbagai tujuan finansial, yang kadang kita tak sadari ini, dengan menyisihkan uang berapa pun!

Baca juga: Pilih Menabung atau Investasi?

Kenapa, Sih, Kamu Gak Bisa Nunda Nabung? Simak Penjelasannya di Sini!, Pluang

1. Alasan Menabung untuk Dana Darurat

Mungkin kamu sudah bosan mendengarnya. Tapi, anggaplah artikel ini seperti ibumu yang cerewet padamu saban hari untuk mengingatkanmu punya dana darurat. Itu demi kebaikanmu.

Menurut survei Bankrate tahun 2019 lalu, hanya 18% saja anak muda yang mengatakan mereka dapat hidup dari tabungan mereka selama enam bulan. Faktanya, bahkan hampir 40% perlu meminjam uang untuk membantu mereka di situasi darurat. Kamu enggak mau menambah kalangan orang yang grasa-grusu dengan uangnya seperti ini, kan?

Keadaan darurat tentu bisa berupa apa saja. Mungkin kamu tiba-tiba perlu membeli ponsel baru karena kecopetan, tagihan medis yang mahal karena kecelakaan dan patah tulang, atau… mungkin, tiba-tiba menjadi pengangguran karena pandemi?

Idealnya, dana darurat perlu mencakup biaya hidupmu selama 3 hingga 6 bulan. Jika pengeluaran per bulanmu di kisaran Rp5 juta, maka artinya kamu perlu menysiihkan Rp15-30 juta per bulan untuk dana daruratmu.

Jika ini menjadi awal bagi alasan menabung buatmu, pastikan berapa lama target yang kamu butuhkan untuk mengumpulkan alokasi dana tersebut. Cobalah sisihkan Rp1-3 juta per bulan, dan lihat berapa lama kamu akan mencapai Rp15-30 juta itu.

2. Menabung untuk Pensiun Dini

Apakah kamu termasuk kalangan anak muda masa kini yang ingin pensiun dini? Semakin cepat kamu mulai menabung, tentu semakin baik. Ada bunga majemuk yang dapat melipatgandakan nilai uang tabunganmu, yang bisa kamu gunakan sebagai penghasilan pasif.

Kamu dapat menyediakan rekening khusus bagi dana untuk rencana pensiun dinimu ini. Pastikan juga kamu memilih jenis investasi yang tepat sehingga bunga bagi tabungan tersebut akan bisa mengalahkan laju inflasi.

Misalnya saja, bayangkan kamu akan pensiun di usia 40 tahun. Apa yang akan kamu lakukan di masa pensiun ini? Menulis novel, mengembangkan game, atau malah membangun bisnismu sendiri yang benar-benar kamu sukai? Tentu, semakin personal alasannya bagimu, maka akan semakin kuat alasan menabung itu tertanam dalam benakmu.

Lantas, pertimbangkan berapa modal yang kamu perlukan untuk menjalankan “hal-hal menyenangkan” ini. Lalu, sediakanlah dana yang cukup bagi masa pensiunmu selama kamu mengerjakan hal-hal itu.

3. Tabungan untuk DP Rumah 

Menetapkan alasan menabung untuk menyiapkan DP rumah tentu menjadi alasan yang lazim bagi sebagian besar orang. Siapa yang tidak ingin tinggal di rumah sendiri yang nyaman dan tidak perlu membayar tagihan kontrakan bulanan?

Jika kamu termasuk di barisan ini, maka, buruan cari tahu rumah jenis apa yang kamu inginkan dan pastikan kapan kamu menargetkan membayar DP rumah itu. Cari tahu juga soal tawaran dari bank untuk KPR yang dapat meringankan target dana yang kamu butuhkan.

4. Memasang Tabungan di Investasi yang Berbunga Tinggi

Hari gini, siapa yang tidak cinta cuan? Tentu untuk memperoleh keuntungan dari dana yang kamu miliki bikin kamu wajib jeli dalam melihat jenis investasi yang menyemburkan cuan bagimu.

Apakah deposito dengan bunga 3-6% mencukupi bagimu untuk melipatkan nilai tabunganmu? Bagaimana dengan tingkat inflasi 3-6% yang juga akan membarenginya? Berarti kelak nilai uangmu akan segitu-segitu saja jika bunganya setara dengan tingkat inflasi?

Yup. karena itulah, dalam berinvestasi, ada prinsip yang dikenal sebagai “diversifikasi portofolio”. Ini artinya, kamu dapat menempatkan berbagai jenis aset berbeda ke dalam portofolio untuk memperoleh cuan yang tepat.

Banyak banget, lho, aset-aset investasi yang bisa kamu investasikan. Beberapa saham blue chip bisa memberi imbal hasil hingga 20% per tahunnya, belum lagi ditambah dividen yang bakal diterima pemegang saham. Aset kripto bahkan bisa cuan hingga ratusan dan ribuan persen dalam hitungan bulan.

Emas, yang menjadi aset tradisi turun-temurun, juga terkenal memberi perlindungan nilai maksimal bagi danamu. Jadikan berinvestasi cerdas sebagai alasan menabung bagimu, maka kamu akan melihat bagaimana uang bertumbuh untukmu.

Tunggu apa lagi? Pluang menawarkan ketiga jenis aset itu. Kamu dapat membeli saham S&P 500, mengantongi aset kripto dalam crypto wallet-mu, dan bahkan membeli emas digital dengan jentikan jari.

Baca juga: Ingin Cepat Menabung Hingga Rp1 Miliar, Simak 5 Strategi Jitunya!

5. Alasan Menabung untuk Berlibur, Beli Mobil, dan Impian Lainnya

Kita harus akui, terkadang alasan menabung kita memang bukan untuk hal-hal idealis atau ndakik-ndakik amat, kok.

Adalah hal yang manusiawi untuk ingin menghabiskan penghasilan yang kamu peroleh susah-payah dengan menukarnya dengan berlibur ke negara impian. Atau, membeli mobil idaman, atau sekadar makan enak di restoran Michelin bintang tiga?

Jika ini adalah alasan menabung bagimu, maka sama seperti alasan lainnya, pastikan dulu apa yang benar-benar kamu inginkan. Misalnya, untuk menghabiskan waktu senggang, apakah kamu lebih suka pergi ke Bali untuk bersantai di pantainya ataukah belanja barang mewah di Ginza, Tokyo? Lantas, pastikan juga berapa banyak uang yang kamu perlu tabung untuk “trip”-mu itu.

6. Menyimpan Danamu untuk Biaya Tak Teratur yang Cenderung Berulang

Terkadang, dalam hidup yang rumit ini, ada berbagai jenis pengeluaran yang kalau kamu tilik ulang, bakal membuatmu berujar, “Ih, kok gue ngeluarin duit segini buat hal kayak begini, ya?”

Tidak masalah. Semua orang juga menghadapinya, dan itu artinya kamu tidak sendiri. Namun, bagaimana cara orang lain yang lebih cerdas secara finansial dari kita mengatasi kendala ini? Yup, mereka menyediakan dana ekstra untuk itu. Jadi, bukan hanya menyiapkan dana darurat, tapi menyiapkan “dana sewaktu-waktu” untuk “keperluan bulanan” pun bisa menjadi alasan menabung buatmu. Tapi, tentu saja, kamu mesti memulainya dari menetapkan besaran sinking fund yang akan kamu perlukan tiap bulannya.

7. Alasan Menabung untuk Masa Depan Pendidikan

Kamu mungkin bakal berpikir bahwa di zaman seperti saat ini, pendidikan formal tidak terlalu diperlukan. “Banyak juga, kok, CEO yang DO” telah menjadi alasan banyak anak muda di seluruh dunia untuk tidak menamatkan penddikannya.

Bukan masalah, karena menjadi lifelong learner alias pembelajar seumur hidup tanpa perlu mementingkan edukasi formal adalah hal yang lebih penting lagi.

Persis karena dunia begitu cepat bergerak seperti saat ini, maka kamu tidak boleh membiarkan dirimu ketinggalan dengan laju cepat teknologi ini. Ingin mempelajari bahasa pemrograman atau mengasah talenta berbahasa agar dapat mencari sambilan sebagai pengembang aplikasi atau penerjemah? Kamu tentu akan membutuhkan uang untuk membayar biaya kursus atau keperluan lain yang mendukung niatmu ini.

Bagaimana caranya? Jadikanlah tujuan ini sebagai alasan menabung bagimu. Alokasikan tabungan khusus yang bisa kamu namai “dana untuk biaya pendidikan” dan semacamnya barangkali akan membantumu mencapai tujuan ini.

Nah, kamu jadi makin tertarik untuk menabung sekarang, kan? Sebagai langkah permulaan yang tepat untuk menabung, kamu bisa banget mengikuti kompetisi Ramadan Nabung Cuan di Pluang! Selain bisa menabung, kamu juga bisa mendapatkan total hadiah 3 gram emas, lho! Yuk, klik caranya di sini!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: The Motley Fool, The Balance

spot_img

Artikel Terbaru

Customer Service Officer

0

Strategy & Growth Lead

0

Senior Social Media

0

Product UX Copywriter

0

Partnerships Manager

0
spot_img