Currently set to Index
Currently set to Follow

Metode Kakeibo: Cara Menabung Unik dan Efektif Ala Jepang

Cara menabung yang efektif menjadi tantangan tersendiri di tengah budaya yang konsumtif. Tetapi, metode “kakebo atau kakeibo” ala orang Jepang bisa menjadi strategi unik sekaligus jitu untuk menabung.

Banyaknya pengeluaran dan prioritas lain membuat sebagian orang kesulitan untuk menabung secara efektif. Membagi pendapatan secara cermat di awal bulan dapat membantu kita menyisihkan uang untuk ditabung.

Tentu saja hal ini membutuhkan ketelatenan dan tekad yang kuat.

cara menabung yang efektif

Metode kakeibo menjadi salah satu cara menabung yang efektif karena membuat kita lebih sadar dengan pengeluaran. Pada intinya, metode ini bertujuan untuk meminimalkan pengeluaran dengan mencatat semua biaya dan melakukan evaluasi setiap minggunya. 

Cara umum yang dilakukan untuk menabung adalah dengan menyimpan di rekening. Tetapi, di tengah godaan online shopping dan promo-promo lainnya, rencana menabung itu sering kali kandas. Nah, pencatatan mingguan ini bisa membantu kita mengevaluasi dan mengelola pendapat secara efektif.

Lantas, bagaimana metode kakeibo ini membantu kita untuk menabung secara efektif? Berikut adalah trik menabung secara efektif ala orang Jepang.

Baca juga: 5 Cara Menabung yang Tepat demi Wujudkan Resolusi Keuangan 2020

Budaya kakeibo, cara menabung yang efekftif bantu kita lebih bijak dalam mengelola keuangan

kakeibo

Metode Kakeibo ini dikenal orang Jepang sejak tahun 1904 dan masih dipraktikan hingga sekarang, lho!

Secara harfiah, kakeibo berarti ‘buku rekening untuk ekonomi rumah tangga’.

Sesuai dengan definisinya, budaya ini mensyaratkan kita untuk mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran. Pencatatan bisa dimulai di awal bulan ketika pemasukan tetap kita sudah di depan mata.

Tantangan selanjutnya adalah mencatat setiap pengeluaran. Orang Jepang membagi pengeluaran mereka ke dalam empat kategori pengeluaran.

Pertama, pengeluaran primer atau wajib, mulai dari biaya sekolah, akomodasi, makan, kesehatan, dan biaya pokok lainnya. Kedua, kebutuhan opsional, seperti belanja atau biaya makan di luar bersama teman-teman. Ketiga, biaya hiburan misalnya internet, langganan musik atau film dan sebagainya. Keempat, uang jaga-jaga untuk membiayai kebutuhan tak terduga.

Pencatatan detail pengeluaran-pengeluaran tersebut membantu kita untuk mengontrol keuangan. Nah, di sinilah pentingnya peran evaluasi mingguan. Dengan mengetahui biaya selama seminggu, kita dapat mengetahui sisa uang yang ada di akhir minggu tersebut dan mulai menghitung berapa uang yang bisa ditabung.

Satu hal yang menarik dari metode ini adalah kita diminta untuk menyimpan semua struk belanjaan, sehingga kita tidak lupa dan tetap bisa melacak (tracking) pengeluaran.

Baca juga: Hemat Uang Belanja Demi Menabung, Begini 9 Cara Mudahnya

Konsistensi dan komitmen adalah kunci dari sukses menabung

cara menabung yang efektif

Evaluasi mingguan juga berguna untuk meningkatkan kemampuan kita dalam mengelola keuangan. Di akhir minggu, kita bisa melihat seberapa efektifkah pengeluaran dalam minggu tersebut. Jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan rencana, bagaimana kita menyikapi dan menyesuaikan pengeluaran minggu depan?

Catatan mingguan bisa memberikan gambaran mengenai karakter kita dalam menghabiskan uang. Detail-detail tersebut bisa menjadi bahan evaluasi yang lebih besar bagi kita. Misalnya target tahunan kamu. Apakah minggu ini atau biaya harian tersebut sudah sesuai dengan goal kamu di tahun ini?

Besaran penghasilan tidak menentukan kesuksesan kamu menabung. Faktanya, banyak orang yang bergaji kecil sukses menabung. Bahkan mereka bisa mewujudkan impian mereka dengan uang tabungannya tersebut.

Ketika kamu sudah tahu jumlah yang bisa ditabung, misalnya Rp50.000 setiap minggunya, segeralah simpang uang tersebut. Akan lebih baik jika kamu sudah menentukan waktu menabung setiap bulannya. Jika kamu melakukannya secara konsisten, maka uang Rp50.000 itu akan berubah menjadi sesuatu yang besar tanpa kamu sadari.

Disiplin untuk menyisihkan uang menjadi godaan tersendiri. Ada beberapa trik yang bisa dicoba untuk menjaga konsistensi kita dalam menabung. Kita bisa memulai dengan menyisihkan uang tepat setelah gajian. Kemudian, kontrol diri untuk berbelanja kebutuhan yang tidak penting dan tidak urgent. Terakhir, kita bisa memanfaatkan fasilitas auto-debet dari bank.

Menentukan tujuan di awal bisa meningkatkan komitmen kita untuk menabung. Tujuan jelas memberi motivasi untuk mengelola keuangan secara efektif. Misalnya, kamu bisa menargetkan dalam dua tahun harus bisa memiliki tabungan untuk membayar uang umroh dan haji. Bayangan untuk berada di tanah suci tentu bakal menjadi penyemangat kamu untuk menabung.

Namun, jangan memilih tujuan yang sifatnya konsumtif atau memenuhi gaya hidup semata. Kenapa? Karena gaya hidup yang berlebih adalah penyebab kita sulit menabung.

Jika berkaca kepada orang Jepang, disiplin adalah kunci mereka bisa sukses menabung secara efektif. Jadi, apakah kamu sudah siap berkomitmen untuk menabung?

Sumber: Lifepal

Simak juga:

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

Pengin Bikin Start-up? Ini 5 Strategi Awal yang Harus Kamu Ketahui

Tetap Bisa Traveling Saat Kantong Tipis dengan 9 Trik Ini!

Menyulap Hobi Menjadi Bisnis dengan 7 Trik Andalan Ini!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img