Currently set to Index
Currently set to Follow

Yuk, Kenalan dengan Financial Pyramid demi Merencanakan Uang Pensiun!

Menikmati hidup memang perlu. Tapi, apa yang kamu nikmati sekarang belum tentu bisa kamu nikmati di kemudian. Jadi, tidak ada salahnya menyiapkan pensiun sejak dini dengan financial planning yang baik.

Memang, kamu mungkin punya banyak alasan untuk terus memperbaharui koleksi outfit di lemari, atau memesan resort mewah di Bali mumpung lagi diskon akibat pandemi. Tapi ingat, Sobat Cuan, asuransi kantormu mungkin akan menurun benefitnya saat kamu pensiun nanti. Siapa yang akan membiayai tagihan listrik dan kebutuhan sehari-hari saat kamu sudah tidak mampu bekerja lagi?

Membebani anak yang kerap dipandang sebagai investasi masa tua pun rasanya keliru. Masih ingat kan susahnya orangtua kamu menanggung hidup jadi generasi sandwich? Kamu tidak perlu mengulanginya lagi nanti jika kamu sudah menyiapkan pensiunmu dengan baik.

Nah, agar kamu termotivasi untuk hidup leha-leha di hari tua nanti, simak beberapa alasan mengapa kamu perlu menyiapkan dana pensiun sekarang juga!

Baca juga: Simak 6 Cara Tahan Godaan Nafsu Belanja dari Lihat Postingan Media Sosial!

Alasan Perlu Financial Planning demi Menyiapkan Pensiun

1. Bantuan Pensiun dari Kantor dan Pemerintah Ada Batasnya

Kesejahteraanmu saat ini masih sangat diperhatikan oleh pemerintah ataupun kantor tempat kamu bekerja. Sebab, kamu adalah aset yang harus dijaga agar tetap produktif bagi perekonomian.

Namun situasinya akan jauh berbeda saat kamu pensiun nanti.

Meski pemerintah dan dunia keuangan sudah memiliki berbagai program dan produk untuk mendukung kesejahteraanmu di masa tua, tetap saja tidak akan seoptimal saat ini.

Apalagi, saat manula nanti kamu lebih rentan terserang penyakit dan mungkin mengalami banyak kejadian tidak terduga. Banyak kantor memberi dana pensiun berupa lumpsum sehingga kamu tidak akan punya pemasukan bulanan lagi nantinya.

Selain itu, jika kamu tidak punya asuransi kesehatan yang baik dan hanya mengandalkan dari kantormu, maka benefitnya akan disesuaikan saat kamu memasuki usia pensiun nantinya.

Sehingga, memulai financial planning adalah langkah bijak agar kamu tidak menyusahkan siapapun saat pensiun nanti. Sudah siap dengan hal itu?

Baca juga: Sobat Cuan, Simak Yuk Tips Memilih Reksadana yang Tepat!

2. Mau Merepotkan Anak Saat Hari Tua Nanti?

Kamu yang sudah menikah, atau sudah memiliki anak mungkin terpikir opsi ini. Yakni, untuk menghabiskan masa tuamu bersama anak dan cucu agar berlimpah kebahagiaan.

Opsi itu memang baik dan memungkinkan, apalagi jika hubunganmu dengan anakmu dekat dan hangat. Namun, kamu harus menyadari bahwa saat itu tiba, anakmu sudah memiliki kehidupannya sendiri yang juga butuh biaya besar.

Memastikan dana pensiunmu cukup untuk membiayai masa tua juga bukti cintamu pada anak. Agar kelak, saat dia ingin merawatmu di masa tua, dia tidak perlu terbebani juga oleh kebutuhan finansialmu. Yuk, mulai financial planning dengan matang!

Baca juga: Apa itu Tapering?

3. Semakin Cepat Persiapan Dana Pensiun, Semakin Besar Pula Uangmu di Hari Tua

Efek gabungan dari investasi masa tuamu yang diinisiasi sejak kamu masih sangat produktif akan membuat akumulasi dana itu jadi lebih besar, lho. Ini lantaran investasi yang kamu lakukan memiliki efek yang disebut bunga majemuk. Baca artikel ini untuk memahami bunga majemuk lebih lanjut, ya!

Saat berinvestasi, efek bunga majemuk akan memengaruhi nilai kapitalmu. Investasi dini yang kamu lakukan akan membuat kapital itu dikenai potongan pajak lebih sedikit. Tak hanya itu, margin yang kamu dapat juga diputar lagi dalam instrumen investasi sehingga akumulasinya jadi lebih banyak.

Apalagi, jika kamu memulainya sejak dini. Anggap saja seperti ini. Kamu berniat pensiun di usia 60. Nah, menurutmu, apakah uangmu akan lebih banyak saat kamu memulai berinvestasi di usia 25 tahun atau 30 tahun? Tentu semakin cepat kamu berinvestasi, semakin besar kesempatan kamu bisa ongkang-ongkang kaki di hari tua.

Ketimbang menunggu lumpsum pensiun dari kantor, memulai langkah awal untuk dirimu sendiri tentu lebih menguntungkan, bukan?

Yuk, Kenalan dengan Financial Pyramid demi Merencanakan Uang Pensiun!, Pluang

Cara Menyusun Financial Planning: Mengenal Financial Pyramid

Sekarang, kamu sudah tahu manfaat menabung untuk masa pensiun sejak dini. Hanya saja pertanyaannya, bagaimana kamu bisa melakukan financial planning yang baik demi melakukan hal tersebut?

Untuk itu, ada baiknya kamu mengenal tentang financial pyramid. Alias, piramida finansial. Apakah kamu sudah mendengar hal ini, Sobat Cuan?

financial pyramid
Sumber: Islandsaving.ca

Nah, financial pyramid adalah bantuan dalam bentuk visual agar masyarakat bisa memahami langkah-langkah penting untuk mencapai kebebasan finansial. Layaknya piramida, financial pyramid memiliki beberapa lapisan berjenjang dari lapisan dasar hingga puncaknya.

Nah, apa saja lapisan piramida tersebut? Berikut penjelasannya!

1. Mengelola Uang dalam Perencanaan Keuangan

Dalam piramida finansial, dana proteksi menempati lapisan dasar. Artinya, kamu harus mempersiapkan dana ini dulu sebelum menyisihkan uangmu untuk layer lainnya.

Apa saja yang termasuk dalam lapisan proteksi? Yakni, dana darurat, dana untuk bayar utang,  dan dana asuransi termasuk di dalamnya. Tujuannya agar kamu tetap bisa bertahan hidup melalui arus kas yang stabil.

2. Proteksi Harta pun Perlu Untuk Financial Planning

Jika dana proteksimu sudah aman, kamu harus mulai memikirkan memproteksi hartamu. Caranya adalah dengan menabung.

Simpanan perlu dipilah-pilah berdasarkan kebutuhannya ya, Sobat Cuan. Selain tabungan, kamu harus punya simpanan untuk membeli rumah, kendaraan, juga tak lupa dana pensiun.

3. Membangun Portofolio Kekayaan

Setelah simpananmu memadai, dan kamu sudah jago mengelola arus kas, barulah kamu bisa mulai membangun portofolio investasimu nih, Sobat Cuan. Jangan sampai terbalik ya!

Pastikan portofolio ini tidak mengganggu neraca keuanganmu sehari-hari. Memang sih, tidak ada salahnya berinvestasi dalam instrumen seperti saham, surat utang, kripto dan sebagainya. Tapi pastikan dulu kebutuhanmu saat ini hingga tua nanti terpenuhi dengan baik.

4. Menjaga Kekayaan setelah Perencanaan Keuangan Mapan

Ini adalah tahap di mana kemandirian finansial dimulai. Sekarang, kamu tak hanya menabung untuk dana darurat semata, namun juga terkait dengan pendidikan sang buah hati, perawatan jangka panjang, atau mungkin bersenang-senang dengan hasil jerih payahmu.

5. Meninggalkan Warisan

Kalau kamu sudah memiliki cukup harta untuk diwariskan ke anak cucu, maka selamat! Kamu sudah menduduki puncak piramida ini. Dalam tahap ini, kamu mungkin hanya tinggal bersantai dan menghabiskan waktu dengan orang-orang terkasih.

Tertarik juga untuk nyantai di hari tua? Makanya, mulai perencanaan keuanganmu sekarang dengan investasi. Apalagi dengan berinvestasi di Pluang! Di Pluang, kamu bisa berinvestasi di emas, S&P 500, Bitcoin, Ethereum, dan reksa dana hanya dalam satu aplikasi!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Investopedia, Financial Highway

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img