Currently set to Index
Currently set to Follow

Yuk, Ketahui Cara Mengetahui dan Menentukan Limit Kartu Kredit di Sini!

Minggu lalu, jagat maya geger lantaran Ahok membongkar limit kartu kredit korporat yang diterimanya sebagai fasilitas komisaris dari BUMN Energi terbesar di Indonesia. Tak tanggung, limit kartu kredit Ahok mencapai Rp30 miliar!

Wah, pasti Sobat Cuan sudah kebayang bakal belanja ini itu kan, kalau punya limit kartu kredit Rp30 miliar. Namun, sebagai Sobat Cuan, tentu peristiwa ini bikin kamu bertanya-tanya: Memangnya seperti apa sih penentuan limit kartu kredit di Indonesia?

Nah, biar kamu tidak penasaran, yuk kita bahas mengenai seluk beluk limit kartu kredit!.

Apa sih Limit Kartu Kredit?

Tiap kartu kredit memiliki limit, yakni batas penggunaan kartu kredit untuk bertransaksi. Jika batas ini terlampaui, kamu akan dikenakan biaya over limit yang cukup menguras dompet.

Karenanya, kartu kredit yang dianggap sakti adalah kartu yang menyediakan limit yang besar sehingga kamu tidak sampai over limit tiap bulannya.

Baca juga: Sobat Cuan, Yuk Simak Cara Menghitung Bunga Deposito Anti Ribet!

Bagaimana Cara Menentukan Limit Kartu Kredit?

Limit ini ditentukan sepenuhnya oleh bank yang mengeluarkan kartu kredit. Berbeda jenis kartu kredit, maka berbeda pula limit yang ditawarkan.

Namun pertanyaannya, apakah kamu feasible untuk memegang kartu kredit dengan limit besar? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, bank punya formulasinya untuk mengukur kecakapan kamu membayar tagihan kartu kredit kalau kamu menggunakannya kelas.

Biasanya penentuan kecakapan ini dibuat berdasarkan kondisi ekonomi kamu seperti pendapatan bulanan, penghasilan, peringkat kelancaran kredit, jumlah simpanan di bank, dan banyak faktor lainnya. Yuk, kita bahas satu per satu

1. Pendapatan Bulanan

Faktor paling utama dalam penentuan kartu kredit mana dan limit berapa yang akan diberikan padamu adalah pendapatan. Wajar dong, bank tentu ingin agar kamu jangan sampai gagal bayar kartu kredit!

Biasanya, bank akan memberikan limit kartu kredit senilai satu hingga tiga kali pendapatan bulanan. Jadi, kalau gaji kamu misalnya seukuran UMR, ya jangan berharap dapat kartu kredit platinum ya, Sobat Cuan!

Baca juga: Jangan Ngaku Kaya Kalau Belum Punya Black Card! Apakah Itu Black Card?

2. Total Utang di Bank

Selain pendapatan, utang kamu juga akan dipertimbangkan. Jika kamu tidak punya utang, biasanya kamu akan mempeoleh limit yang lebih besar.

Utang seperti kredit properti dan otomotif juga sangat diperhitungkan lho, Sobat Cuan. Bank memastikan betul apakah kamu masih mampu bayar cicilan kartu kredit di antara cicilan lainnya.

Meski begitu, kalau kredit kamu lancar, bank mungkin akan memprioritaskanmu dapat kartu kredit karena kamu dinilai berintegritas.

Yuk, Ketahui Cara Mengetahui dan Menentukan Limit Kartu Kredit di Sini!, Pluang

3. Domisili

Kalau kamu nomaden biasanya sulit bagi bank untuk meloloskan aplikasi kartu kreditmu. Tentu saja bank akan menilai kamu sebagai nasabah berisiko, kalau-kalau nantinya kamu pindah dengan status gagal bayar.

Namun, terdapat pula praktik menentukan kecakapan seseorang dalam menggunakan produk finansial berbasis domisili bernama redlining.

4. Status Kepemilikan Rumah

Sobat ngontrak apalagi ngekos mungkin akan kesulitan punya kartu kredit. Sebab, bank sangat memperhatikan status kepemilikan rumah saat ingin mengabulkan kartu kredit. Masih dengan alasan yang sama dengan domisili, bank tidak mau ambil resiko kamu akan wanprestasi lalu pergi meninggalkan cicilan kartu kredit begitu saja.

5. Jumlah Pengajuan Pembuatan Kartu Kredit

Bank Indonesia sebetulnya sudah membatasi kepemilikan kartu kredit, terutama bagi kelas menengah. Jika penghasilan kamu di bawah Rp10 juta, kamu hanya dapat memiliki dua kartu kredit saja.

Namun, limit yang kamu dapat pada pengajuan kedua tentu tidak sebanyak jika kamu hanya punya satu kartu saja ya, Sobat Cuan. Tentu bank akan mempertimbangkan kemampuan membayar kamu jika limit keduanya sama-sama besar.

6. Jumlah Kredit yang Diminta

Saat mengisi aplikasi, kamu tetap berkesempatan meminta limit tertentu kok, Sobat Cuan. Meskipun nantinya keputusan final ada di tangan bank, nominal yang kamu ajukan tetap akan menjadi salah satu pertimbangan bank.

7. Pengajuan Naik Limit Kartu Kredit

Jika terlanjur dapat limit kartu kredit yang rendah, kamu tidak perlu berkecil hati. Kamu masih bisa mengajukan kenaikan limit melalui call centre bank penerbit kartu.

Syaratnya, antara lain endapkan saldo tabungan kamu agar bank tau kamu masih mampu membayar limit yang lebih besar. Selain itu, pastikan kamu punya reputasi baik dengan melunasi kredit tepat waktu. Jangan biarkan tagihan bulan ini menunggak.

Kamu juga harus aktif menggunakan kartu kreditmu. Kalau kamu punya kartu dari bank berbeda, coba saja lunasi kartu kreditmu dengan kartu lain. Cara ini akan membuat bank merasa punya kompetitor dan berusaha mempertahankanmu sebagai nasabah.

Kartu Kredit Berlimit Besar

Sobat Cuan mungkin paham bahwa salah satu kartu kredit berlimit fantastis, dan juga eksklusif, adalah black card. Kartu besutan American Express ini memang ditujukan bagi orang-orang borjuis. Bahkan, kamu harus punya penghasilan minimal US$1 juta per tahun!

Namun, terdapat pula beberapa black card versi lokal yang bisa kamu miliki kalau sudah tajir. Berikut daftarnya!

1. BCA Visa Platinum

Kamu bisa bertransaksi hingga ratusan juta dengan kartu ini. Limit besar ini diberikan kepada kamu yang berpenghasilan minimal Rp15 juta. Katanya sih, kartu ini memang khusus dibuat untuk orang-orang bak sultan yang sudah kaya raya dan mobilitasnya tinggi.

2. BRI Infinite Card

Khusus untuk nasabah prioritas BRI, kamu bisa memiliki kartu ini dengan mudah. Syaratnya? Taruh saja danamu minimal Rp500 juta di bank pelat merah itu.

BRI Infinite Card memiliki limit beragam antara Rp150 juta hingga Rp1 miliar. Besar, bukan?

3. Mandiri Visa Platinum

Limit kartu ini mencapai Rp10 juta hingga Rp1 miliar tergantung gajimu. Angka ini terbilang besar meskipun tidak sebesar punyanya Ahok ya, Sobat Cuan.

Kamu juga harus berpenghasilan minimal Rp10 juta untuk dapat mengantonginya.

4. BNI Visa Infinite

Buat kamu yang suka bepergian keluar negeri, kartu ini akan cocok denganmu. Sebab limitnya bisa diatur lebih besar dibanding rata-rata produk lain berdasarkan pendapatanmu. Minimum pendapatan untuk dapat mengantongi kartu ini adalah Rp8 juta.

5. Citi Premier Miles

Tidak sulit memiliki kartu ini, syarat utamanyanya hanya penghasilan di atas Rp5 juta per bulan. Syarat lainnya akan mengikuti. Kamu bisa memiliki kartu kredit dengan limit hingga Rp750 juta ini.

6. CIMB Niaga Mastercard Platinum

Kelebihan kartu ini adalah tidak adanya biaya tahunan yang membebani kamu. Limitnya bisa mencapai Rp74 juta. Untuk memilikinya, kamu harus berpenghasilan bulanan minimal Rp7,5 juta.

7. HSBC Premier Mastercard

Sama seperti CIMB Niaga Mastercard Platinum, kartu ini tidak mengenakan biaya tahunan. Limitnya bisa mencapai Rp300 juta. Tapi, gaji bulanan kamu minimal harus Rp25 juta per bulan kalau mau pegang kartu ini ya, Sobat Cuan.

8. UOB Privi Miles

Kartu ini punya kesaktian menambah airline miles dari transaksi ritel kamu. Jadi, kalau berpenghasilan minimal Rp15 juta dan suka bepergian, pilih saja produk ini.

9. Permata Reward Platinum

Kalau penghasilan kamu melebihi Rp20 juta perbulan, kamu bisa memiliki kartu ini. Limitnya berkisar antara Rp40 juta hingga Rp1 miliar loh. Iuran tahunannya terbilang besar yakni Rp600 ribu per tahun.

10. BTN Visa Platinum

Sedang punya angsuran KPR? Kartu kredit ini mungkin akan menguntungkan kamu. Sebab poin transaksinya dapat kamu tukar dengan angsuran KPR. Limit kartu terbatas hanya Rp50 juta per bulan dengan biaya tahunan Rp380 ribu per tahun.

Nah, apakah kamu mau jadi anggota klub orang-orang berkartu kredit limit besar? Punya kartu kredit limit gede memang dipersilakan, tapi jangan sampai hal tersebut malah bikin kamu kian konsumtif. Tentu saja, kamu harus mengimbangi belanjamu dengan perencanaan keuangan masa depan, salah satunya adalah dengan investasi!

Nah, kamu bisa berinvestasi di Pluang! Kamu bisa berinvestasi emas, S&P 500, Bitcoin, Ethereum, hingga reksa dana dalam satu aplikasi! Yuk, investasi di Pluang sekarang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CNBC, lifepal, idekredit

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img