Currently set to Index
Currently set to Follow

Gaji Pertama Bisa Nabung? Bisa Banget, Simak 5 Langkah Berikut!

Selamat bagi Sobat Cuan yang baru lulus kuliah! Setelah melalui badai skripsi dan sidang, kini kamu sudah resmi masuk angkatan kerja dan mulai mencari-cari pekerjaan pertamamu.

Memang, yang namanya gaji pertama, pasti jumlahnya belum dua digit, apalagi tiga digit. Tapi, hal itu seharusnya tidak menghalangimu untuk mengatur keuanga secara tepat. Yang perlu kamu lakukan adalah mengamalkan tips menabung, investasi, dan juga penganggaran dengan baik!

Menabung memang penting, Sobat Cuan, sebab hal itu bisa mengantarkanmu ke masa depan yang lebih baik. Selain itu, menabung juga merupakan bukti bahwa kamu benar-benar menghargai hasil jerih payahmu sebagai fresh graduate.

Untuk itu, jangan pernah ragu-ragu untuk menabung dengan gaji pertamamu ya, Sobat Cuan. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar mampu menabung dengan gaji pertamamu.

Tips Menabung dengan Gaji Pertama

1. Tips Menabung Paling Dasar: Buat Budget Bulanan

Membuat budget dimulai dengan menghitung pendapatan bersih yang kamu bawa ke rumah atau take home pay. Jumlah ini tentunya setelah dikurangi pajak, asuransi dan iuran pensiun.

Setelahnya, kamu tinggal mengurangi pendapatanmu dengan pengeluaran yang kamu anggap tetap, esensial, atau fleksibel. Nah, selisih dari pendapatan dengan pengeluaran tersebut tentunya bisa kamu gunakan untuk menabung!

Ahli perencana keuangan biasanya menyarankan kamu membagi jumlah gaji berdasarkan rasio 50/30/20. Maksudnya, 50% gaji dialokasikan untuk kebutuhan hidup. Sisanya, sebanyak 30% untuk menutup utang dan 20% untuk ditabung.

Namun, gaji dan kebutuhan setiap orang tentu berbeda-beda. Sehingga, kamu juga tidak usah terlalu ngoyo, Sobat Cuan. Tak usah berpatokan ke pakem di atas kalau kamu tak mampu menabung sebesar 20% dari gajimu. Ingat, seperti kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama akan menjadi bukit.

Selain itu, kamu juga harus cermat dalam memilah kebutuhan hidup, ya. Kamu tentunya harus bisa memilah mana kebutuhan yang perlu kamu penuhi untuk bertahan hidup dan apa saja pengeluaran yang bersifat keinginanmu saat ini.

Baca juga: Hai Para Abdi Negara, Simak 5 Jenis Investasi yang Cocok bagi Kantong PNS!

2. Tips Menabung dengan Dalih Dana Darurat

Kalau kamu merasa susah menabung dengan gaji pertama karena alasan “malas”, mungkin ada baiknya kamu mencoba tips ini. Yakni, menganggap dana tabunganmu adalah dana darurat.

Apa sih arti dana darurat? Sesuai namanya, dana darurat adalah dana yang bisa kamu pakai kalau dalam situasi darurat. Misalnya, ketika kamu jatuh sakit atau terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), kamu masih bisa bertahan hidup tanpa harus berutang.

Kamu dianjurkan untuk memiliki dana darurat sejumlah kebutuhan hidup berikut liabilitas seperti cicilan utang kamu selama 3-6 bulan. Asumsinya, jika terjadi hal yang tidak diinginkan, kamu punya waktu selama itu untuk hidup tanpa penghasilan.  Kamu bisa mencari sumber penghasilan lain dengan bertahan hidup dari dana darurat.

Sudah terbayang kan urgensi dana darurat ini? Nah, jadikan situasi-situasi “kedaruratan” itu sebagai motivasi untuk menyisihkan uang dari penghasilanmu, ya. Apalagi di tengah situasi yang tak menentu seperti saat ini, tentu kamu sangat membutuhkan kehadiran dana darurat.

Nah, agar tabungan dana daruratmu tidak terpakai, kamu bisa menempatkannya di instrumen lain. Salah satu contohnya adalah menempatkannya di reksadana pasar uang.

Baca juga: Daripada Sewain Pacar, Mending Sewakan Benda Ini Untuk Nambah Penghasilan!

Gaji Pertama Bisa Nabung? Bisa Banget, Simak 5 Langkah Berikut!, Pluang

3. Mau Nabung? Yuk, Utangnya Dibayar Dulu

Dapat gaji pertama memang nikmat ya, Sobat Cuan. Tapi ada baiknya kamu melakukannya setelah melunasi kewajiban finansialmu paling utama, yakni bayar utang.

Membayar utang tidak boleh ditunda-tunda. Sebab, semakin lama kamu menunggaknya, maka bunga yang dibebankan pun akan semakin membengkak. Makanya, ada baiknya kamu melunasinya terlebih dahulu biar merasa lega. Setelahnya, kamu sudah bisa leluasa menabung.

Namun, ada kalanya kamu masih terbebani utang keluarga yang mengantarmu lulus bangku kuliah. Atau utang-utang lain bernilai jumbo yang harus kamu bayar secara cicilan

Kalau kondisinya demikian, maka porsi pembayaran utang sebaiknya tidak melebihi 30% dari total pemasukan bulananmu ya, Sobat Cuan.

Rasio 30% penghasilan ini harus kamu pegang terus ya. Jika kamu berencana mengambil cicilan lain, pastikan bahwa total cicilan kamu tidak lebih dari 30% total penghasilan kamu.

4. Dana Investasi

Jika kamu masih punya sisa penghasilan setelah menyisihkan uang untuk menabung dan bayar utang, maka kamu jangan menghabiskannya untuk shopping atau nongkrong-nongkrong! Lebih baik, kamu investasikan saja sisa uangmu tersebut.

Porsi ini penting agar di masa mendatang kamu bisa hidup sejahtera bermandikan pendapatan pasif. Jadi, kamu sebaiknya bisa mulai berinvestasi sekarang dengan instrumen investasi yang aman seperti reksadana dan deposito. Buat pos-pos investasi untuk tujuan khusus sesuai dengan financial goals kamu, ya.

Ingat, investasi tidak sama dengan spekulasi. Dana ini sebaiknya tidak kamu gunakan untuk berspekulasi di pasar yang terlalu volatile dan berisiko tinggi. Pelan tapi pasti, kamu akan tahu investasi mana yang lebih cocok untukmu.

Baca juga: Sobat Cuan, Simak 5 Hal Esensial yang Perlu ada di Financial Planning!

5. Tips Menabung Sambil Apresiasi Diri Sendiri

Kamu telah bekerja keras untuk sampai di titik ini. Namun, jangan lupa, bahwa kamu pun akan bekerja lebih keras lagi untuk pencapaian-pencapaian selanjutnya. Sehingga, tak ada salahnya kok kamu menabung dengan mindset self-appreciation.

Yang perlu kamu lakukan adalah membayangkan keinginanmu di masa depan dengan uang jerih payahmu. Apakah kamu ingin selonjoran di kafe-kafe yang menawarkan sunset view di Bali? Atau kamu ingin diving di Raja Ampat? Apapun keinginanmu, tuliskan saja hal itu dan jadikanlah sebagai motivasi menabungmu.

Kamu bisa menggunakan pola pikir ini ketika menerima gaji pertamamu. Namun sejatinya, kamu akan lebih leluasa melakukan hal ini jika kamu menerima bonus tahunan dari perusahaanmu.

Dalam hal ini, ahli perencana keuangan menyarankan rasio 50:50. Maksudnya, tiap kali kamu menerima bonus, kamu habiskan 50% dari kenaikan itu untuk mengapresiasi dirimu sendiri. Lalu 50% sisanya untuk ditabung.

Keduanya, baik uang yang kamu habiskan untuk dirimu sendiri dan kamu sisihkan untuk masa depan, merupakan cara kamu mengapresiasi hasil jerih payahmu.

Keep up the good work dan selamat menikmati gaji pertamamu!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CBS, The Muse

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img