Currently set to Index
Currently set to Follow

Cara Berinvestasi pada Saham Blue Chip

#SobatCuan yang baru saja masuk ke pasar saham, pasti sering mendengar istilah saham blue chip. Lalu apa itu saham blue chip dan bagaimana cara kerjanya? Simak yuk ulasannya dalam artikel berikut ini!

Di serial #CerdasCuan ini topik yang akan kamu pelajari adalah

Apa Itu Saham Blue Chip

Istilah “blue chip” ini berasal dari poker, di mana kepingan biru ini memiliki nilai yang paling besar. Sebenarnya, tidak ada definisi yang pasti untuk menjelasakan apa itu saham blue chip. Namun, saham blue chip bisa diartikan sebagai saham unggulan dari perusahaan yang sudah mapan. 

Saham yang termasuk saham blue chip umumnya memiliki kesamaan seperti di bawah ini:

  • Memiliki kapitalisasi pasar yang besar. Pada umumnya, saham blue chip memiliki kapitalisasi saham yang besar. Perusahaan yang masuk di kategori ini memiliki kapitalisasi pasar hingga ratusan triliun rupiah.
  • Merupakan pemimpin pasar (market leader) atau memiliki kinerja paling bagus di dalam sektornya. Seperti yang kita ketahui perusahaan terdaftar dapat dikategorikan berdasarkan sektor atau industri mereka, misalnya produk konsumer, perbankan ataupun telekomunikasi. 
  • Memiliki pertumbuhan dan kinerja yang solid. Blue-chip memiliki sejarah pertumbuhan yang terbukti bagus dan memiliki prospek masa depan yang baik. Hal ini dapat dilihat jika perusahaan tersebut memiliki rasio utang kecil dan memiliki pendapatan yang stabil.
  • Membayar dividen kepada investor secara reguler. Namun, tidak semua perusahaan blue chip selalu membagi dividen. Perusahaan yang membayar dividen termasuk di fase yang sudah matang. Artinya, mereka mungkin tidak perlu lagi menginvestasikan pendapatan sebanyak mungkin untuk pertumbuhan mereka.
  • Merupakan komponen indeks pasar. Saham blue-chip termasuk dalam indeks pasar utama seperti S&P 500 dan NASDAQ di AS, dan juga indeks LQ45 di Indonesia.

Di Indonesia, saham-saham blue chip termasuk BCA (BBCA), Unilever (UNVR), PT. Telkom (TLKM), Astra (ASII). Sementara itu, di AS, contoh saham blue chip adalah saham FAANG.

Kenapa harus berinvestasi pada saham blue chip?

Dengan berinvestasi pada saham blue chip, artinya kamu memiliki saham dari perusahaan memiliki karakteristik seperti yang telah disebutkan di atas. Selain itu, saham ini populer di kalangan investor karena dapat diandalkan. Produk dari perusahaan ini memiliki kekuatan brand yang kuat oleh karena itu produknya dikenal dan dipercaya masyarakat. Selain itu pengelolaan perusahaan oleh manajemen tidak perlu diragukan lagi.

Saham blue chip populer di kalangan investor, terutama investor yang lebih tua atau investor yang lebih menghindari risiko, karena keandalannya. Itu tidak berarti mereka kebal terhadap penurunan pasar, tetapi itu berarti mereka telah menunjukkan sejarah yang tahan badai, stabil dan dapat bangkit kembali.

Investor juga dapat diuntungkan dari dividen yang biasanya dibayarkan oleh saham blue chip. Dividen sangat menarik jika kamu berinvestasi untuk mendapatkan penghasilan, seperti yang dilakukan banyak investor saat pensiun. Saham blue chip cenderung membayar dividen yang dapat diandalkan dan tetap tumbuh.

Aman nggak sih berinvestasi di saham blue chip?

Beberapa investor percaya bahwa saham Blue Chip bisa bertahan dalam tantangan pasar dan ketidakpastian pasar. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa ini adalah investasi yang aman meskipun mungkin tidak selalu terjamin seperti itu. Seperti yang kita ketahui, selalu ada risk reward untuk segala jenis investasi. 

Sebuah contoh dimana perusahaan besar kinerjanya ditantang adalah ketika resesi global terjadi pada tahun 2008. Beberapa perusahaan besar di AS seperti Lehman Brothers mengalami kebangkrutan. Hal ini menunjukkan bahwa bahkan perusahaan terbaik bisa saja jatuh bangkrut saat krisis keuangan.

Meskipun ada banyak keunggulan dengan pada investasi saham Blue Chip, penting untuk diingat bahwa diversifikasi adalah kunci saat berinvestasi. Jadi, portfolio kamu sebaiknya tidak hanya berisi satu jenis saham saja, misalnya hanya saham blue chip. Tapi, tentu saja, untuk memulai berinvestasi pada saham, memiliki saham blue chip merupakan langkah awal yang tepat.

Cara berinvestasi saham blue chip 

Ada dua cara populer untuk berinvestasi pada saham blue chip:

  1. Berinvestasi pada saham blue chip individual. Sebelum membeli saham, sangat penting untuk melakukan analisa pada perusahaan yang ingin kamu beli sahamnya. Caranya adalah dengan mengidentifikasi saham tersebut, lalu mempertimbangkan ciri-ciri yang telah dijelaskan di atas. Lalu kamu bisa mengevaluasi kinerja perusahaan tersebut, dan bandingkanlah dengan strategi investasi kamu. Membangun portfolio kamu dengan membeli saham individual akan membutuhkan waktu dan penelitian yang lebih dalam.
  2. Berinvestasi pada dana indeks. Cara lain adalah dengan berinvestasi dana indeks, contohnya adalah reksa dana ataupun dana indeks lainnya seperti produk S&P500 Pluang. Banyak investor beralih ke dana indeks karena dana ini berisi koleksi investasi yang dikurasi dan memungkinkan kamu untuk membeli banyak pilihan saham dalam satu transaksi. Ini adalah contoh diversifikasi yang mudah dan instan. Setidaknya, di antara perusahaan blue-chip.

Produk S&P500 Pluang merupakan sebuah dana indeks yang melacak indeks S&P500 yang berisi saham-saham blue chip di AS. Karena saham blue chip biasanya memiliki kapitalisasi pasar yang besar, dana indeks adalah sebuah strategi yang pas untuk memberi investor eksposur ke perusahaan-perusahaan ini.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Simak juga:

Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Investasikan Danamu di Saham Blue Chip

Mulai dari Jumlah Kecil, Berikut 3 Cara Berinvestasi Saham Bagi Pemula

Berhadiah Rp21 M, Google Tantang Hacker Sedunia Jebol Keamanan Pixel

Gojek Dikabarkan Incar dan Berencana Akuisisi 5% Saham Blue Bird

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img