Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Weighted Average?

Investasi akan semakin mudah jika investor mengetahui apa itu weighted average.

Ada dua ember dalam sebuah ruangan. Setiap ember bisa berisi 10 batu. Namun, batu seberat 500 gram akan lebih berat daripada kerikil. Demikian pula, bilangan yang lebih berbobot berat dalam satu himpunan akan dihitung lebih dari bilangan yang berbobot ringan.

Rata-rata yang memperhitungkan kepentingan relatif dari berbagai faktor adalah definisi dari apa itu weighted average.

Untuk memulai menghitung weighted average, kalian memerlukan satu set angka. Weighted average biasa digunakan untuk menghitung rangking kelas.

Pada kenyataannya, dunia ekonomi dan investasi juga menerapkan metode apa itu weighted average.

Baca juga: Serba-serbi Indeks S&P 500, Bursa Saham dengan Pengukuran Terbaik di AS

Apa itu weighted average?

Apa itu weighted average adalah rata-rata yang memperhitungkan pentingnya setiap angka dalam pembuatan rata-rata.

Rumus menghitung rata-rata adalah membagi hasil penjumlahan semua angka dengan jumlah nilai yang ada. Weighted average melihat hasil rata-rata tersebut lebih jauh. Yakni, menetapkan kepentingan atau bobot untuk setiap angka.

Weighted average bisa sangat berguna dari hasil rata-rata biasanya. Alasannya, dia menawarkan lebih banyak nuansa. Kalian bisa mengeliminasi data-data yang tidak terlalu signifikan dan memperingan bobot data yang ada.

Lebih lanjut, weighted average dapat digunakan untuk memperbaiki kekurangan dalam kumpulan data. Misalnya, ketika mencari waktu rata-rata pelari cepat.

Dengan menggunakan weighted average, kalian bisa memprioritaskan bobot waktu rata-rata pelari cepat dalam tiga bulan terakhir untuk melihat perubahan yang ada. Sehingga, kalian tidak perlu melihat data dari tahun sebelumnya.

Dalam dunia ekonomi, weighted average dapat digunakan untuk menentukan biaya bahan baku dari sebuah produksi. Ada sebuah pabrik yang membeli 200 unit dengan harga 5 USD per unit dari sebuah pemasok.

Kemudian pabrik tersebut juga membeli 500 unit dengan harga 3 USD dari pemasok lainnya. Pabrik bisa menggunakan weighted average untuk menemukan biaya rata-rata per unit secara akurat. Dengan demikian, pabrik bisa menentukan harga jual dan profitabilitas.

Dunia investasi juga mengenal apa itu weighted average. Investor menggunakan weighted average untuk menentukan kinerja portofolionya. Misalnya, ada investor yang menempatnya dana 30.000 USD di perusahaan A. Dan menempatkan dana lainnya, sebesar 10.000 USD, di perusahaan B. Investor harus menimbang tingkat pengembalian 1:3 untuk menemukan weighted average di portofolio mereka.

Investor obligasi juga menggunakan metode yang serupa untuk mengetahui tingkat bunga rata-rata dari portofolio mereka.

Baca juga: Apa yang Diukur Oleh S&P 500?

Metode dan cara penghitungan weighted average

Fungsi dari apa itu weighted averaga baru terasa ketika kalian telah menentukan prioritas dari data yang ada. Salah satu skenario yang bisa dipakai adalah data investasi dalam satu tahun.

Dalam perjalanannya, investasi kalian memiliki beberapa hasil positif dan negatif. Namun, besaran hasil positif atau negatifnya bervariasi. Melalui metode ini, kalian bisa fokus untuk melihat data positif dan bisa memahami setiap nilai positif yang ada.

Apakah perbedaan dari average dan weighted average? Perbedaan paling utama adalah bahwa weighted average memberikan nilai penting pada setiap angka dalam satu set angka. Hal tersebut berbeda dengan average, yang hanya menghitung nilai rata-rata dari satu set angka.

Average cenderung menemukan tendensi sentral dalam serangkaian angka. Sementara itu, weighted average menetapkan nilai berdasarkan bobot yang ditetapkan.

Perbedaan lainnya adalah weighted average bisa bersifat bias atau subyektif. Setiap angka dalam himpunan harus memiliki bobot. Dan cara penentuan bobot sangat tergantung kepada individu masing-masing. Dua orang dapat memberikan bobot yang berbeda dalam himpunan angka yang sama. Hasilnya, mereka akan menghasilkan dua weighted average yang berbeda pula.

Tahukah kalian jika Excel dapat digunakan untuk menghitung apa itu weighted average. Excel dapat mempermudah pencarian weighted average karena mampu menghitung rumit dan dalam skala yang besar.

Berikut langkah-langkah menghitung weighted average menggunakan excel. Pertama, buat kolom, satu berisi setiap nomor dan satu lagi berisi bobot untuk setiap nomor. Kedua, gunakan fungsi SUMPRODUCT untuk mengalikan setiap angka dengan bobotnya.

Fungsi ini juga untuk menjumlahkan hasil perkalian tersebut. Ketiga, gunakan fungsi SUM untuk menemukan jumlah semua bobot. Terakhir, bagi SUMPRODUCT dari angka-angka tersebut dengan SUM dari bobot. Dan, kalian akan mendapatkan hasil weighted average.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dan Indeks S&P 500 Futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Sumber: Robinhood

Simak juga:

Takut Investasi karena Istilah Rumit? Simak Kamus Investasi Emas Ini!

Gaji Pas-pasan? Pertimbangkan 4 Hal Ini untuk Mengambil Utang Produktif

Enam Cara Investasi Emas bagi Pemula

Tujuh Langkah Mencapai Kebebasan Finansial

Niat Jadi Kolektor Lukisan Pemula? Ketahui Dulu Risiko Investasinya di Sini!

spot_img

Artikel Terbaru

Performance Marketing Manager

0

Product Manager

0

Product & UX Researcher

0
spot_img