Apa Itu Fixed Exchange Rate?

0
146
fixed exchange rate adalah

Nilai tukar tetap atau fixed exchange rate adalah standar yang ditetapkan oleh pemerintah atau bank sentral yang mengikat nilai tukar mata uang resmi suatu negara dengan mata uang negara lain atau harga emas. Jika itu belum menjelaskan apa itu fixed exchange rate, simak artikel ini untuk lebih lengkapnya.

Standar ini memberikan kepastian yang lebih besar bagi eksportir dan importir serta membantu pemerintah menjaga inflasi yang rendah.

Umumnya, tujuan dari sistem nilai tukar tetap atau fixed exchange rate adalah untuk menjaga nilai mata uang dalam rentang yang sempit. Karenanya, apa itu fixed exchange rate terbilang sebagai standar penting.

Sementara itu, banyak negara industri mulai menggunakan sistem nilai tukar mengambang pada awal 1970-an. Di tengah perbedaan penerapan standar ini, fixed exchange rate tetap dipandang sebagai standar penting.

Tarif tetap ini memberikan kepastian yang lebih besar dengan suku bunga tetap yang juga membantu pemerintah mempertahankan inflasi yang rendah.

Baca juga: Bagaimana Mata Uang Mempengaruhi Investasi Internasional?

Fixed exchange rate adalah nilai tukar tetap yang amankan kondisi keuangan negara

Jamak diketahui bahwa dalam jangka panjang, fixed exchange rate adalah standar yang membantu menjaga suku bunga tetap rendah dan menstimulasi perdagangan dan investasi.

Sementara, sebagian besar negara industri besar memiliki sistem nilai tukar mengambang. Dengan sistem ini, harga yang berlaku di pasar valas (forex) menetapkan harga mata uangnya. Praktik ini dimulai untuk negara-negara industri ini pada awal 1970-an sementara negara berkembang melanjutkan sistem tarif tetap.

Perjanjian Bretton Woods

Sejak akhir Perang Dunia II hingga awal tahun 1970-an, Perjanjian Bretton Woods berarti bahwa nilai tukar negara-negara yang berpartisipasi dipatok dengan nilai dolar AS, yang ditetapkan ke harga emas.

Ketika surplus neraca pembayaran AS pascaperang berubah menjadi defisit pada 1950-an dan 1960-an, penyesuaian nilai tukar berkala yang diizinkan berdasarkan perjanjian pada akhirnya terbukti tidak mencukupi.

Pada 1973, Presiden Richard Nixon menghapus standar emas dari AS dan karenanya fixed exchange rate adalah bukan lagi standar yang diterapkan. Keputusan Nixon ini mengantarkan AS pada era tarif mengambang (alias floating rates).

Awal dari persatuan moneter (Monetary Union)

Mekanisme nilai tukar Eropa (European Exchange Rate Mechanism, ERM) didirikan pada 1979 sebagai pendahulu untuk serikat moneter dan pengenalan euro. Negara anggota, termasuk Jerman, Perancis, Belanda, Belgia, dan Italia setujuu mempertahankan nilai tukar mata uang. Sehingga standar diterapkan pda plus atau minus 2,25% dari titik pusat.

Kerajaan Inggris bergabung pada bulan Oktober 1990 dengan tingkat konversi yang kuat dan terpaksa mundur dua tahun kemudian. Terkait fixed exchange rate adalah standar yang ditawarkan, anggota asli euro melakukan konversi dari mata uang dalam negerinya. Dengan kurs ERM yang berlaku saat itu per 1 Januari 1999.

Euro sendiri melakukan perdagangan bebas terhadap mata uang utama lainnya sementara mata uang negara berharap untuk bergabung dalam perdagangan dengan tarif mengambang. Sistem dengan tarif ini dikenal sebagai ERM II.

Baca juga: Apa Itu Gold Standard?

Kerugian fixed exchange rate adalah saat tak berhasil membantu stabilkan keuangan

Negara berkembang umumnya menggunakan sistem suku bunga tetap alias fixed exchange rate karena membatasi spekulasi dan menyediakan sistem yang stabil. Sistem stabil inilah yang dinilai memungkinkan importir, eksportir, dan investor untuk membuat rencana tanpa mengkhawatirkan pergerakan mata uang.

Namun, fixed exchange rate adalah sistem yang membatasi kemampuan bank sentral untuk menyesuaikan suku bunga sesuai kebutuhan untuk pertumbuhan ekonomi.

Sistem suku bunga tetap juga mencegah penyesuaian pasar saat mata uang menjadi over atau undervalued. Manajemen yang efektif dari sistem suku bunga tetap membutuhkan kumpulan cadangan yang besar untuk mendukung mata uang ketika berada di bawah tekanan.

Nilai tukar resmi yang tidak realistis juga dapat mengarah pada perkembangan nilai tukar paralel, tidak resmi, atau ganda. Kesenjangan besar antara suku bunga resmi dan tidak resmi dapat mengalihkan mata uang keras dari bank sentral, yang dapat menyebabkan kekurangan valas dan devaluasi besar berkala.

Contoh nilai tukar tetap atau fixed exchange rate adalah ketika pada 2018 Iran menetapkan nilai tukar tetap 42.000 real terhadap dolar, setelah kehilangan 8% terhadap dolar dalam satu hari. Pemerintah memutuskan untuk menghilangkan perbedaan antara tarif yang digunakan pedagang (60.000 real) dan tarif resmi (37.000).

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Investopedia

Simak juga:

Naik Hanya 8,51%, Ini Alasan Serikat Buruh Tolak Kenaikan Upah Buruh yang Kecil

Di Tengah Perang Dingin Teknologi AS-Tiongkok, 5G Huawei Optimis Akan Meledak di Pasar

Perbankan Terimpit Persaingan Fintech, OJK Dukung Merger Bank di Indonesia

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here