Currently set to Index
Currently set to Follow

Lipatkan Danamu, Ini Cara Mudah Mulai Investasi dan 4 Produk Investasi untuk Pemula

Berinvestasi adalah kunci menuju kesuksesan finansial. Jika kamu tidak segera belajar cara memulai investasi, kamu akan mengalami kerugian besar. Maka, belajar cara investasi, bahkan untuk pemula seperti kamu, adalah cara paling aman menjamin hari tua setelah pensiun dari pekerjaan kelak.

Tentu saja, kamu tidak mau sembarangan menginvestasikan uangmu. Kamu harus cerdas dalam hal menginvestasikan uangmu agar kamu bisa mengumpulkan keuntungan dan menjadi bebas secara finansial.

Dilansir usatoday, cara memulai investasi bisa dilakukan dengan mudah jika kamu memulainya sejak dini, memahami ragam pilihan investasi, dan menginvestasikan berbagai ragam aset berbeda untuk mengecilkan risiko. Cara investasi ini dapat dipelajari dengan mudah karena banyak sumber di internet untuk belajar.

Investasi perlu dilakukan agar uang yang kamu miliki tidak diam menjadi uang pasif. Investasi akan membuat uang kamu berpotensi menghasilkan passive income untuk jangka panjang. Hal ini terutama dengan adanya compounding effect.

Lalu bagaimana cara memulai investasi yang baik dan benar? Kamu bisa menyimak tips dan trik cara investasi berikut ini.

Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

Cara Memulai Investasi yang Baik dan Benar

Jika kamu belum pernah belajar cara memulai investasi, maka ini adalah waktu yang tepat untuk memprioritaskannya.

Lalu bagaimana cara investasi yang baik dan benar? Pakar investasi menganjurkan agar memulai investasi sejak dini. Jika kamu punya uang Rp1 juta dan kamu simpan di kasur, uang itu tidak akan bertambah. Namun, jika kamu investasikan, paling tidak dengan bunga 18% per tahun kamu sudah bisa menambah nilai uang itu menjadi Rp 1.180.000.

Dan dari uang Rp 1 juta, dengan asumsi imbal hasil yang sama, paling tidak kamu akan mendapatkan keuntungan Rp27,3 juta dalam 20 tahun mendatang apabila kamu menerapkan cara yang benar.

Lebih lanjut, pakar investasi menyebutkan bahwa selain memulai investasi sejak dini, cara memulai investasi yang baik dan benar lainnya adalah dengan mematuhi empat aturan investasi dasar lain.

Empat aturan itu adalah paham risiko, tidak menginvestasikan uang kebutuhan sehari-hari, tidak berinvestasi di bidang yang tidak kamu ketahui, dan terakhir kamu harus mengembangkan portofolio investasimu.

Dengan mengikuti lima aturan investasi dasar ini, kamu dapat berinvestasi banyak dalam aset yang tepat dan memaksimalkan peluang kamu akan berakhir dengan hasil yang bagus yang akan memungkinkan kamu untuk benar-benar menikmati tahun-tahun emasmu.

Baca juga: Jangan Boros dengan Dana Daruratmu, Ini 5 Strategi Aman Hadapi Krisis

4 Jenis Investasi Untuk Kamu Para Pemula

Cara memulai investasi tidak seberat kelihatannya, kok. Kamu bisa mulai berinvestasi melalui 4 cara investasi berikut ini. Simak baik-baik ya.

1. Investasi Saham

Saat kamu berinvestasi di pasar saham, kamu mempertaruhkan dana investasi kamu sebagai bentuk kepemilikan saham atas perusahaan yang kamu investasikan.

Dalam lingkup cakupannya, kamu menjadi bagian dari pemilik perusahaan karena dana investasi kamu mengalir dalam perkembangannya.

Ini menguntungkan karena logikanya, seiring berjalannya waktu perusahaan tersebut berkembang dan menghasilkan keuntungan. Kamu akan mendapat keuntungan itu dalam bentuk dividen.

2. Investasi Obligasi

Cara memulai investasi lainnya adalah dengan berinvestasi di obligasi. Ini artinya kamu berinvestasi di perusahaan atau pemerintah, tapi kamu tidak mempunyai kepemilikan atas apa yang kamu investasikan, melainkan kamu hanya bertindak sebagai pemberi pinjaman.

Dana yang kamu pinjamkan kepada mereka pada akhirnya akan dikembalikan dalam bentuk pokok beserta bunganya.

Baca juga: Cara Memulai Investasi yang Tepat Bagi Pemula

3. Investasi Reksa Dana

Saat kamu berinvestasi di reksa dana, kamu terhitung berinvestasi di pasar saham dan atau obligasi.

Dengan kepemilikan reksa dana, kamu memiliki sebagian saham dan obligasi yang tertanam di dana investasinya, ini menjadikan kamu bisa berdiversifikasi ketimbang hanya memiliki kepemilikan atas saham tunggal atau berinvestasi hanya pada satu obligasi.

Reksa dana dapat dibilang cara investasi yang lebih aman daripada membeli satu saham atau obligasi saja.

4. Investasi Peer to Peer Lending

Jenis investasi lain untuk kamu yang baru belajar cara memulai investasi adalah investasi peer to peer lending. Jenis investasi ini lebih unik, dan sistemnya masih tergolong baru.

Investasi peer to peer lending artinya kamu meminjamkan modal atau uang kepada pelaku bisnis dan masyarakat umum.

Sama seperti obligasi, meminjamkan uang ke pelaku bisnis atau masyarakat umum untuk berbagai keperluan tidak berarti anda memiliki kepemilikan atasnya.

Keuntungan yang kamu dapatkan lebih pada keuntungan jangka pendek, ini karena tenor pinjaman yang bisa kamu investasikan berkisar antara 6 bulan, 12, 18, hingga 24 bulan.

Selain itu, keuntungan yang bisa kamu dapatkan melalui cara memulai investasi ini berkisar mulai dari 18% per tahun, dan bisa jadi lebih tinggi lagi dengan adanya compounding effect.

Di tahap ini kamu sudah paham cara memulai investasi secara umum dan bagaimana cara investasi yang akan menghasilkan keuntungan buat kamu kan. Tunggu apa lagi? Mulailah berinvestasi lebih dini agar kamu memiliki jaminan keuntungan finansial untuk hari tuamu bersama si dia kelak. Semangat, ya!

Sumber: usatoday, koinworks

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img