Currently set to Index
Currently set to Follow

Alasan Pentingnya Diversifikasi Investasi Aset Kripto di Saat Pasar Loyo

Diversifikasi adalah prinsip dasar dari investasi yang baik, dan hal ini tidak berbeda dalam investasi aset kripto. Apalagi jika kondisi pasar sedang loyo seperti saat ini. Nah, Sobat Cuan ingin diversifikasi investasi aset kripto kamu? Yuk simak di sini!

Banyak investor aset kripto hanya memegang satu koin, seperti Bitcoin. Hal ini agak salah sebenarnya, apalagi jika tujuan kamu adalah untuk menghasilkan keuntungan.

Contoh nyata adalah saat ini dimana pasar sedang bearish. Bayangkan saja, jika kamu masuk dari awal bulan Mei ini di Bitcoin, kamu mengalami penurunan yang parah dalam sebulan. Dari level puncak di area US$59.000, amblas ke level dasar di kisaran US$33.000!

Investasi ke dalam satu aset saja memberi kamu 100% keuntungan atau kerugian yang terkait total dengan aset itu. Padahal, tidak semua keuntungan aset kripto sama.

Selama setahun, mungkin ada perbedaan hingga 2.000% dalam hal keuntungan antara beberapa aset kripto teratas. Hal itu berarti bahwa berinvestasi dalam satu aset memberi kamu eksposur yang jauh lebih sedikit terhadap kinerja aset lain, yang terkadang tidak dapat diprediksi.

Alasan Pentingnya Diversifikasi Investasi Aset Kripto di Saat Pasar Loyo, Pluang

Mengapa Diversifikasi Investasi Aset Kripto Penting

Nah, salah satu pendekatan untuk mendapatkan eksposur dari calon jagoan cuan adalah dengan mempertimbangkan investasi seimbang lewat ‘bundel’ aset kripto. Ini memberi kamu kesempatan yang sama untuk mendapatkan peningkatan imbal hasil atas beberapa aset dibandingkan hanya satu aset semata.

Hal itu juga memberi Sobat Cuan peluang lebih besar untuk mengetahui aset mana yang menghasilkan cuan tertinggi setiap bulan. Di mana, hal itu hanya terjadi jika portofolio kamu yang terdiversifikasi.

Baca juga: 4 Kesalahan Investasi Ethereum yang Sebaiknya Kamu Hindari

Sebuah studi tahun 2018 yang disebut “The Case for Diversification in Crypto Investing” menguraikan kasus untuk diversifikasi. Berikut beberapa temuan utamanya:

  • Ada tingkat variabilitas besar dalam imbal hasil bulanan antara aset kripto yang berbeda;
  • Selama periode ketika Bitcoin mengalami koreksi (seperti selama 2018), aset kripto lain tidak terlalu terpengaruh atau bahkan memberikan keuntungan positif;
  • Sebagian besar koin mengalami bulan-bulan yang sulit, dan bahkan aset kripto terbesar terkadang mencatatkan kinerja bulanan terburuk;
  • Pengulangan aset yang berperforma terbaik jarang terjadi. Aset kripto bisa berkinerja terbaik dalam bulan pertama, tetapi jarang berulang di bulan kedua. Memiliki portofolio kripto yang terdiversifikasi membuat kamu mendapat kemungkinan terekspos ke beberapa aset terbaik berturut-turut.
  • Sebaliknya, kinerja yang berbalik dari baik menjadi buruk sering terjadi. Dimana yang berkinerja terbaik dapat dengan cepat menjadi yang berkinerja terburuk. Diversifikasi adalah satu-satunya jaring pengaman terhadap fenomena ini.

Cara Diversifikasi Investasi Aset Kripto

Aset kripto kini mengukuhkan statusnya sebagai investasi yang layak dan menarik lebih banyak perhatian. Maka dari itu, penting hukumnya untuk menjaga keamanan investasi Sobat Cuan. Jadi, jika kamu ingin mendalami investasi aset kripto, salah satu tindakan paling cerdas adalah mendiversifikasi portofolio.

Dengan mengingat hal itu, mari kita bahas beberapa metode diversifikasi investasi aset kripto yang dapat Sobat Cuan pertimbangkan.

Baca juga: Apa Sih Keterkaitan Harga Bitcoin dan Altcoin? Yuk Simak di Sini!

1. Investasi di Berbagai Jenis Aset Kripto

Tentu saja, memasukkan uang ke dalam Bitcoin (BTC) adalah tujuan utama bagi banyak investor kripto pemula atau bahkan berpengalaman. Tapi, Bitcoin bukan satu-satunya koin yang berkinerja baik di pasar. Ada altcoin yang dengan cepat mengejar Bitcoin.

Ethereum (ETH) mungkin adalah saingan terbesar Bitcoin, tetapi jangan lupakan koin seperti Stellar (XLM) dan Litecoin (LTC) dari portofolio kamu. Mereka juga mulai berkembang di pasar aset kripto.

Perlu diingat bahwa aset kripto yang berbeda memiliki jenis yang berbeda pula. Jadi ada baiknya untuk mengetahui yang mana yang tepat, dan kamu bisa memiliki investasi di setiap sektor.

Misalnya, Bitcoin adalah token transaksional, sedangkan Ethereum lebih merupakan penghasil imbal hasil. Di sisi lain, token dari EOS sering digunakan untuk smart contract atau kontrak pintar.

Hal ini tidak hanya membagi-bagi risiko, tetapi juga melindungi kamu dari kerugian finansial yang signifikan jika satu aset kripto kamu tiba-tiba turun nilainya.

Baca juga: Portofolio Aset Kripto Ambyar? Simak 10 Strategi Sikapi Anjloknya Kripto!

2. Sebarkan Aset Kripto di Berbagai Industri

Sobat Cuan dapat memanfaatkan berbagai industri yang punya lebih banyak stabilitas dan pertumbuhan. Karena kamu menggunakan aset kripto sebagai alat untuk investasi dibandingkan aset konvensional, maka sebaiknya memasukkan sumber daya digital kamu ke dalam industri yang berbeda.

Lakukan riset dan pastikan kamu mempertimbangkan untuk berinvestasi di industri yang stabil dan industri yang tumbuh cepat. Cryptocurrency sudah digunakan sebagai pembayaran di kasino misalnya, dimana Bitcoin yang memimpin “pasukan kripto” karena sifat transaksionalnya.

Tentu saja, kamu juga ingin melihat profitabilitas secara keseluruhan dan mempertimbangkan industri yang kompetitif secara global seperti kesehatan dan perbankan.

Ini pada dasarnya sama dengan cara trader harian dan investor obligasi dalam melakukan diversifikasi, di mana kamu dapat menghindari menaruh semua telur dalam satu keranjang. Jika satu sektor mengalami pukulan, kamu dapat menahan pukulan tersebut dengan mengandalkan sektor lain. Hal ini pada dasarnya adalah bentuk manajemen risiko dan perlindungan aset.

Baca juga: Apa Saja Sih Momen FUD Terbesar di Aset Kripto? Yuk, Simak di Sini!

3. Diversifikasi Menurut Waktu dan Lokasi

Meskipun Sobat Cuan tidak dapat benar-benar menghilangkan risiko pasar, kamu dapat memanfaatkan portofolio dengan memperhatikan waktu dan tempat berinvestasi. Ketika segala sesuatunya berada dalam tren penurunan yang berkelanjutan, itu adalah waktu yang baik untuk membeli aset kripto baru (tidak sekaligus).

Ketika segalanya naik dan semuanya meroket, kamu berada di tempat yang baik untuk menjual dan mendapatkan cuan. Pada dasarnya, kamu harus mengatur waktu pola investasi setiap kali pasar melihat perubahan yang signifikan.

Soal lokasi, lakukan analisis kinerja proyek-proyek cryptocurrency di berbagai wilayah dunia, seperti hardfork baru atau ICO lainnya. Bahkan jika kamu ingin memanfaatkan, misalnya Eropa, kamu bisa menggabungkannya dengan proyek-proyek di Asia atau Amerika. Ini memungkinkan kamu memiliki cara lain untuk menyeimbangkan portofolio yang beragam.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Moneyweb, ItsBlockchain

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img