Currently set to Index
Currently set to Follow

Data Historis Tunjukkan Harga Bitcoin Selalu Naik di April. Sudah Siap Cuan?

Bitcoin telah melonjak selama beberapa bulan pertama tahun ini, dan disebut telah kehilangan momentum di bulan Maret. Namun jangan salah, terdapat analisis yang menyebut kenaikan harga bitcoin di bulan April bakal lebih besar.

Harga bitcoin naik hampir 500% sejak kenaikan terbaru yang dimulai pada bulan Oktober. Bahkan, harga Bitcoin sempat naik ke level tertinggi sepanjang masa, di atas US$60.000 per bitcoin bulan pada Maret.

Kondisi tersebut mematahkan stigma yang beredar di kalangan peminat aset kripto bahwa harga Bitcoin selalu melemah di Maret, seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan melihat harga Bitcoin yang selalu menanjak di April secara historis, maka bulan ini bisa dibilang menjadi masa yang optimistis bagi trader dan investor raja aset kripto tersebut.

“Seperti bulan lainnya, prospek harga potensial bitcoin dapat dilihat melalui berbagai proses pemikiran yang berbeda. Momentum dalam setahun dapat menjadi faktor, dan bulan April selalu disorot. Hal itu karena ini adalah akhir tahun pelaporan pajak di Inggris dan AS,” kata Danny Scott, CEO CoinCorner yang berbasis di Isle of Man, dilansir dari Forbes.

Baca juga: Dari 30 Hari dalam Sebulan, Kapan Waktu Terbaik Membeli Bitcoin? Baca di Sini!

Data Historis Tunjukkan Harga Bitcoin Selalu Naik di April. Sudah Siap Cuan?, Pluang

Data historikal berbicara

Scott menambahkan, analisis data harga selama 10 tahun terakhir mengungkapkan keuntungan rata-rata 51% untuk bitcoin pada bulan April. Jika ini sesuai, maka berarti bitcoin mampu menembus harga lebih dari US$80.000 di akhir April 2021.

“Hanya ada dua April yang negatif sejak bitcoin ada, yaitu pada 2014 dan 2015. Hal itu secara kebetulan bertepatan dengan bulan berikutnya Mei dengan hanya dua bulan negatif 2015 (-1%) dan 2018 (-18%). Jadi mungkin ada beberapa momentum dan kebenaran dari ini,” imbuh Scott.

Ia juga mencatat bahwa April dan Mei yang negatif ini terjadi dalam situasi pasar bitcoin yang bearish. Scott juga menyatakan bahwa “sentimen industri saat ini” harus diperhitungkan.

“Saat ini kita berada dalam periode bullish dengan pembangunan momentum yang konsisten setiap minggunya,” kata Scott.

Ia kemudian merujuk kondisi tersebut kepada beberapa miliarder dunia seperti Elon Musk dari Tesla dan Jack Dorsey dari Twitter yang memberikan dukungan kepada Bitcoin. Kemudian, ia juga menggarisbawahi perusahaan raksasa Wall Street yang meluncurkan layanan Bitcoin.

Pandangan Lain

Namun, di sisi lain ada pihak yang kurang yakin. Mereka bahkan menganggap bahwa kinerja kuat bitcoin di bulan April setiap tahun lebih dari sekadar kebetulan.

“Saya tidak benar-benar memiliki alasan yang baik [mengapa Bitcoin secara historis naik pada bulan April]. Mungkin satu-satunya hal yang dapat saya pikirkan adalah bahwa secara historis bitcoin cenderung berkinerja buruk di bulan Maret, jadi April adalah rebound harga,” kata Bobby Ong, COO CoinGecko.

Ong memperingatkan bahwa analisis “yang kebetulan secara data historis” ini bisa menjadi indikasi bahwa pedagang dan investor Bitcoin mendasarkan prediksi masa depannya murni pada tren masa lalu.

“Jika cukup banyak orang yang berpikir bahwa pada Maret bitcoin akan berkinerja buruk dan mengambil keputusan yang sejalan dengan anggapan itu, maka kinerja pada bulan itu bisa saja buruk,” kata Ong.

Baca juga: Mitosnya, Maret Selalu Menjadi Bulan Sial Bagi Harga Bitcoin. Benarkah?

Kenaikan Harga Bitcoin Bulan Maret Terbaik Sejak 2013

Di sisi lain, bitcoin telah mencatat kuartal I paling sukses dalam delapan tahun. Data yang diterbitkan oleh Bybt saat kuartal I 2021 berakhir menunjukkan bahwa bitcoin naik lebih tinggi dalam tiga bulan pertama sejak 2013.

Meskipun tidak mencatat kenaikan tertinggi sepanjang masa sebelum kuartal II dimulai, bitcoin melakukan kinerja yang langka pada bulan Maret ini. Biasanya, bulan Maret mencatatkan pertumbuhan yang negatif.

Cryptocurrency terbesar ini tidak hanya naik hampir 30% pada Maret 2021, tetapi juga membukukan harga tertinggi dalam sejarah, senilai US$61.700.

Berdasarkan data yang lebih luas, pada kuartal I 2021 ini Bitcoin tercatat menghijau setiap bulan. Hal itu membuat kenaikan triwulanan gabungan sebesar 103,1%. Tahun terakhir yang melampaui capaian ini adalah pada tahun 2013. Saat itu harga bitcoin di bawah US$100, dengan kinerja kuartal I tumbuh hingga 539%.

Antisipasi untuk beberapa bulan ke depan dinilai sudah terbangun. Kuartal II tahun ini secara tradisional adalah waktu terkuat untuk Bitcoin. Target yang harus dikalahkan adalah pencapaian pada 2019, yang mencatakan kenaikan 159%, dan merupakan kuartal II terbaik sejak 2013.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Forbes, CoinTelegraph

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img