Currently set to Index
Currently set to Follow

5 Alasan Mengapa Prospek Binance Coin Akan Cerah di Masa Depan

Sobat Cuan pecinta aset kripto mungkin sudah paham ada salah satu cryptocurrency yang naik daun banget saat altcoin season tahun ini. Ya, aset kripto tersebut adalah Binance Coin atau ngetop disebut BNB.

Koin ini sempat menjadi buah bibir lantaran kenaikan nilai tajam mencapai 67% dalam sehari. Dan sejak diluncurkan 2017 silam, pertumbuhan nilai Binance Coin pun lumayan moncer. Yakni, dari US$0,1 per keping menjadi US$300 per keping dalam kurun empat tahun saja.

Nah, kenapa sih, pergerakan harga BNB cukup kencang? Dan kenapa kini BNB menjadi salah satu aset kripto paling populer di pasar?

Tentu saja, penyebab utamanya adalah nilai guna koinnya, Sobat Cuan. Likuiditas BNB sangat kencang lantaran memang menjadi token resmi di serangkaian platform yang dimotori oleh empunya, yakni platform exchange kripto Binance.

Selain itu, koin ini juga digunakan di dalam aktivitas ribuan aplikasi yang berada di ekosistem Binance Smart Chain. Yakni, sebuah ekosistem di mana pengembang bisa mengembangkan aplikasinya di atas sistem blockchain milik Binance.

Nah, dengan nilai guna serta pertumbuhan nilai yang mumpuni, tak heran jika kini Binance Coin adalah salah satu koin digital paling populer. Selain itu, prospek koin BNB pun diramal akan terus cerah, lho. Apa alasannya?

5 Alasan Prospek Binance Coin Akan Tetap Tokcer

1. Binance Coin adalah Salah Satu Token Utilitas Terbaik

Seperti yang disebutkan di atas, BNB bisa digunakan untuk berbagai macam aktivitas seperti trading dan membayar ongkos transaksi di platform Binance

Namun, selain itu, BNB ternyata juga bisa digunakan di luar ekosistem Binance. Misalnya, membayar tagihan kartu kredit, membayar belanja daring, membayar ongkos traveling, hingga transfer antar aset kripto. Bahkan, beberapa aplikasi pun menawarkan fitur split bill, di mana penggunananya bisa membayar dengan Binance Coin.

Baca juga: Beragam Cara Lindung Nilai Aset Kripto di Saat Harga ‘Ambyar’

2. Suplai Koin Berkurang Sehingga Harga BNB Tak Akan Longsor

Binance Coin hanya berjumlah 200 juta token di dunia ini. Namun uniknya, Binance punya rencana untuk menggunakan 20% dari profit BNB untuk membeli kembali token-token Binance Coin sampai jumlah BNB yang tersisa mencapai 50% dari total suplai yang beredar. Proses itu pun kemudian dikenal sebagai “burning”.

Setelah burning selesai, maka nantinya hanya akan ada 100 juta koin yang tersirkulasi di pasar kripto. Hal ini dilakukan Binance untuk menstabilkan harga BNB sehingga tidak anjlok ke depan.

Nah, sesuai hukum ekonomi, maka minimnya suplai tentu akan mengarah ke kenaikan harga barang tersebut. Melihat kondisi ini, apakah Sobat Cuan tak tertarik memiliki BNB?

5 Alasan Mengapa Prospek Binance Coin Akan Cerah di Masa Depan, Pluang

3. Mendapatkan Diskon di Platform Binance

Salah satu alasan harga BNB naik adalah permintaan yang tokcer dari 14 juta pengguna Binance. Alasannya, karena pengguna bisa mendapatkan diskon biaya transaksi di platform Binance jika membayar menggunakan BNB.

Cara ini dianggap cerdik untuk mengembangkan komunitas pecinta BNB. Selain itu, cara ini pun bisa meningkatkan permintaan BNB, yang nantinya juga bisa mendongkrak harga aset kripto satu ini.

Baca juga: Lagi Rame Investasi Kripto Bodong. Bagaimana Cara Memilih Platform Kripto yang Tepat?

4. Binance Coin adalah Salah Satu Aset Kripto Populer

Saat ini, nilai kapitalisasi pasar Binance Coin mencapai US$46,2 miliar dan menempati posisi keempat aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar. Hal itu terjadi bukan saja karena nilai guna BNB yang mumpuni, namun juga popularitas Binance yang juga oke.

Kepopuleran Binance justru bisa membuka gerbang yang luas bagi adopsi BNB ke publik. Selain itu, ngetopnya nama Binance juga bikin perusahaan lain mau menggunakan BNB sebagai alat transaksinya. Salah satunya adalah platform video hiburan Uplive.

5. Sirkulasi yang Kencang

Seperti yang disebutkan di atas, Binance meminta penggunanya untuk membayar biaya transaksi di platform tersebut dalam bentuk BNB. Namun, nilai ongkos transaksinya cukup kecil, yakni hanya 0,1% dari nilai total transaksi yang dilakukan user.

Akibatnya, pengguna Binance bisa menjadi leluasa dan jadi “rajin” bertransaksi di platform Binance. Bahkan, kini Binance bisa mengakomodasi transaksi sebesar 1,4 juta transaksi per detik.

Nah, sirkulasi yang kencang ini digadang-gadang menjadi satu hal yang bikin BNB tidak akan ditinggalkan begitu saja oleh pemiliknya.

Jadi bagaimana Sobat Cuan? Apakah kamu sudah siap menggenggam Binance Coin? Yuk, nantikan kehadiran BNB di aplikasi Pluang!

Baca juga: Di Tengah Gempuran Investasi Viral, Kenapa Kamu Masih Perlu Punya Emas?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emasS&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum dan reksa dana! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Trading Education

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img