Currently set to Index
Currently set to Follow

10 Risiko Investasi Bitcoin dan Cara Menghindarinya

Bitcoin adalah salah satu mata uang virtual atau cryptocurrency yang sudah diperdagangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Bahkan investasi bitcoin semakin digandrungi banyak orang karena harganya yang diperkirakan terus naik. Agar tidak salah langkah, ketahui dulu seluk beluk investasi bitcoin.

1. Pasar Bergejolak dan Fluktuatif

Harga bitcoin terus berubah. Pada 6 November 2018, satu bitcoin bernilai US$6.461,01. Jika kamu kebetulan membeli bitcoin pada 17 Desember 2017, harganya mencapai US$20.000. Beberapa hari kemudian, pada tanggal 24, pembeli tidak dapat menjual investasi mereka dengan harga lebih dari US$14.626.

Pasar bitcoin terus berdesir bolak-balik. Dengan pasar yang tidak dapat diprediksi seperti itu, tidak ada yang tahu apakah kamu akan mendapatkan laba atas investasimu.

Untuk menghindari kerugian besar, perhatikan pasar dengan waspada. Lakukan investasi kecil; mereka akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang.

2. Kejahatan Cyber

Cryptocurrency berbasis teknologi, yang membuat investasi ini terbuka untuk serangan siber. Peretasan adalah risiko serius, karena tidak ada cara untuk mendapatkan kembali bitcoin Anda yang hilang atau dicuri.

Banyak laporan menunjukkan bahwa banyak pembeli kehilangan investasi mereka di bursa dan kerugian penambangan. Pertukaran lebih cenderung diretas – bahkan jika kamu memiliki perlindungan dompet pintar.

Selain itu, jika kamu memiliki dompet dan kamu lupa atau salah meletakkan kunci, jarang ada cara untuk mengambil koinmu. Teliti dompet cryptocurrency  dengan cermat untuk memastikan kamu memiliki opsi yang paling andal.

Baca juga: Memperkenalkan Bitcoin, Mata Uang Elektronik Sebagai Investasi Alternatif

3. Penipuan Transaksi

Selain peretasan, ada cukup banyak penipuan di pasar bitcoin. Pembeli dan penjual ingin berdagang bitcoin secara online, tetapi karena popularitas mereka meningkat, beberapa pertukaran ini bisa jadi palsu.

Biro Perlindungan Keuangan Konsumen dan Komisi Sekuritas dan Bursa telah memperingatkan terhadap transaksi ini di mana investor yang tidak curiga ditipu keluar dari bitcoin mereka dalam trading yang curang.

Kurangnya keamanan ini menimbulkan risiko besar bagi investor. Meskipun sistem telah dibuat untuk menangani masalah ini, keamanan tetap menjadi masalah besar.

4. Minim Regulasi

Saat ini, pasar bitcoin beroperasi tanpa peraturan utama. Pemerintah tidak memiliki pendirian yang jelas tentang cryptocurrency; pasar terlalu baru. Tidak dikenai pajak, yang membuatnya menarik sebagai peluang investasi.

Namun, kurangnya perpajakan dapat menyebabkan masalah jika bitcoin berperan sebagai persaingan untuk mata uang pemerintah. Saat ini, cryptocurrency bukanlah mata uang yang diterima secara luas, tetapi masa depan selalu berubah. Tidak ada yang tahu bagaimana keadaan pasar bitcoin dalam waktu beberapa tahun.

5. Ketergantungan Teknologi

Bitcoin adalah pertukaran online yang bergantung pada teknologi. Koin ditambang secara digital, ditukar melalui dompet pintar dan terus diperiksa menggunakan berbagai sistem. Tanpa teknologi itu, cryptocurrency tidak ada artinya.

Tidak seperti bentuk mata uang atau investasi lainnya, tidak ada jaminan fisik untuk mendukungnya. Dengan emas, real estat, obligasi, atau reksa dana, kamu memiliki sesuatu yang dapat ditukar.

Dengan mata uang yang 100% berbasis teknologi, pemilik bitcoin lebih rentan terhadap ancaman dunia maya, penipuan online, dan sistem yang dapat dimatikan.

Baca juga: Investasi Cryptocurrency, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

6. Penyembunyian Blok

Bitcoin baru dibuat dengan menyelesaikan persamaan matematika yang disebut “blok”, yang dibuat setiap kali ada pertukaran bitcoin secara online.

Kumpulan penambangan dapat menggunakan kekuatan komputasi untuk menambang blok dan menyembunyikannya dari penambang yang jujur ​​alih-alih melaporkan blok baru ke jaringan.

Pada dasarnya, ini adalah cara bagi beberapa orang terpilih untuk menuai manfaat, sementara yang lain tidak memiliki apa-apa.

7. Penggunaan Terbatas

Bitcoin mungkin merupakan langkah menuju pertukaran moneter baru; namun, hanya sedikit perusahaan yang menerimanya sebagai bentuk mata uang yang layak.

Saat ini, beberapa toko online, termasuk Overstock, Newegg, dan Monoprix, mengizinkan pertukaran mata uang kripto. Selain itu, pemilik bitcoin dapat menggunakan dana mereka untuk perjalanan dengan perusahaan seperti AirBaltic, Air Lituanica, dan CheapAir.com. Sayangnya, banyak perusahaan tidak mengenali bitcoin sebagai pertukaran yang sah.

8. Kerugian Finansial

Bitcoin telah disebut sebagai skema Ponzi, dengan orang-orang di atas mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan orang lain. Karena semakin banyak orang membeli bitcoin, itu menciptakan ekonomi gelembung.

Ketika gelembung pecah, bitcoin pada dasarnya akan menjadi tidak berguna; akan ada banyak orang yang memegang cryptocurrency, berniat menjual tetapi tidak dapat membongkar.

Tidak ada pengembalian investasi.

Baca juga: Apa Itu Cryptocurrency?

9. Mata Uang atau Investasi?

Cryptocurrency bisa menjadi pertukaran mata uang online yang efektif; namun, pembeli membeli bitcoin dengan tujuan berinvestasi sebanyak yang mereka lakukan dengan saham.

Beberapa bahkan berpikir bahwa bitcoin adalah peluang investasi yang solid untuk masa pensiun. Dengan pasar yang terus berubah, tidak ada regulasi dan tanpa agunan fisik, investor pada akhirnya bisa kehilangan semua yang mereka investasikan. 

Meskipun bitcoin berpotensi melunasi, cara terbaik untuk mendekati investasi ini adalah dengan hati-hati. Investasi kecil dan langkah kecil akan mencakup lebih banyak lahan.

10. Teknologi Masih Sangat Baru

Cryptocurrency masih merupakan teknologi yang sangat muda. Bitcoin muncul kira-kira 10 tahun yang lalu, dan itu belum berkembang menjadi sesuatu yang solid.

Dengan begitu banyak perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada yang tahu bagaimana pasar akan berkembang. Bitcoin seperti yang kita ketahui mungkin menjadi tidak berguna di masa depan.

Cara terbaik untuk mendekati peluang investasi baru ini adalah dengan hati-hati dan uji tuntas. Ambil langkah-langkah untuk mengamankan danamu, dan persiapkan dirimu untuk masa depan pasar.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Baca juga:

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img