Currently set to Index
Currently set to Follow

Investasi Properti Bukan Cuma Beli Rumah! Cobain 6 Jenis Investasi Properti Ini

Tak hanya sebagai tempat tinggal, namun properti kini adalah salah satu instrumen investasi. Besarnya keuntungan, diikuti dengan tingkat inflasi yang tinggi per tahunnya, bikin orang berbondong-bondong menempatkan dananya di properti.

Dalam perencanaan keuangan, sebuah properti bisa dikatakan sebagai aset investasi jika memiliki kemungkinan untuk dijual oleh pemiliknya di suatu hari. Namun, jika properti tersebut hanya digunakan sebagai tempat tinggal, maka dia akan menjadi aset konsumtif yang memiliki nilai apresiasi atau terus naik dari waktu ke waktu.

Investasi properti berkaitan dengan proses pembelian, kepemilikan, pengelolaan, penyewaan, dan penjualan real estat yang mendatangkan keuntungan. Keuntungan investasi properti bersifat fleksibel, yang bisa dinikmati dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Investasi properti adalah bersifat cair, artinya bisa dimiliki investor perorangan hingga korporasi. Produk yang terlihat secara kasat mata pun menjadikan properti sebagai investasi aman bagi investornya.

Tapi, seiring perkembangan zaman, investasi properti bukan hanya sekadar beli rumah, lho! Sekarang, masyarakat bisa berinvestasi properti meski dengan kantong seadanya.

Baca juga: Baru Belajar Investasi? Ketahui 5 Contoh Kelas Aset dan Cara Mengelolanya

Investasi Properti Bukan Cuma Beli Rumah! Cobain 6 Jenis Investasi Properti Ini, Pluang

6 Jenis Investasi Properti dengan Keuntungan Tidak Main-Main

Properti identik dengan tanah dan bangunan. Namun, pada dasarnya, investasi properti datang dalam beragam bentuk dan rupa. Bahkan, seiring perkembangan zaman, berinvestasi properti kini bisa dimulai hanya dengan bermodal mini.

Di bawah ini adalah beberapa jenis investasi properti yang bisa menghasilkan keuntungan di masa depan!

#1 Property Equity Crowdfunding

Di sini, kalian akan mengumpulkan dana kolektif alias patungan untuk membeli properti. Mekanisme ini mirip dengan cara kerja pemegang saham. Artinya, nilai imbal yang didapat sesuai dengan persentase modal di awal. Ada beberapa start up yang mulai mengembangkan metode ini. Namun, mereka belum berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Cara investasinya pun cukup mudah. Kalian bisa mengunjungi situs mereka, kemudian memilih jenis properti dan memasukkan uang modal. Terakhir, kalian akan menunggu hingga dana pembelian properti tercukupi dari investor lain. Minimal modal yang disetorkan juga cukup ringan, yakni sebesar 1% dari harga properti. Misal, kalian ingin membeli rumah seharga Rp2 miliar, maka kalian perlu menyetorkan uang Rp20 juta saja.

#2 Saham Properti

Di sini, kalian akan membeli kepemilikan perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalian bisa mengecek perusahaan properti mana saja yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Tata cara investasi ini sama dengan tata cara investasi saham, yakni kalian harus membuka rekening efek di perusahaan sekuritas. Selanjutnya, ada dua keuntungan yang bakal didapat dari metode ini, yakni capital gain atau kenaikan harga saham dan dividen dari perusahaan. Minimal investasi saham properti adalah satu lot atau setara 100 lembar.

#3 Aset untuk Hunian Keluarga

Investasi properti ini tergolong ke dalam padat modal karena kalian perlu membeli asetnya terlebih dahulu. Mengatasi ini adalah salah satu keuntungan investasi properti.

Rumah dan apartemen adalah jenis yang paling umum dibeli. Keuntungan yang didapat berasal dari penjualan dan penyewaan aset. Penjualan rumah cenderung lebih mudah karena bank lebih berpotensi untuk menyetujui permohonan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) yang diajukan oleh pembeli.

#4 Properti untuk Bisnis

Berbeda dari poin sebelumnya, investasi ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan orang lain. Modal yang diperlukan tentu lebih besar, tapi hal ini sebanding dengan keuntungan yang diperoleh. Investasi properti untuk kepentingan bisnis bisa dimulai dari properti kantor, seperti mebangun co-working space; properti perdagangan atau ritel seperti membangun kios dan mall; hingga investasi lahan parkir.

#5 Lahan Pemakaman

Lahan pemakanan menjadi isu publik yang mulai merebak di kalangan masyarakat kota. Misalnya saja TPU Pondok Rangon Jakarta Timur, yang memiliki luas sekitar 70 hektar, mengumumkan bahwa mereka tidak bisa menerima jenazah baru per Juli 2019. Hal ini tentu saja bisa menjadi peluang baru bagi para investor. Tempat pemakaman San Diego Hills, Al Azhar Memorial Garden, dan Graha Sentosa Park adalah contoh sukses investasi lahan pemakaman.

#6 Tempat Pariwisata

Meski sedang mengalami penurunan selama pandemi COVID-19, investasi sektor pariwisata diyakini akan bangkit kembali seiring dengan berjalannya perekonomian.

Untuk itu, ada baiknya investasi properti diarahkan ke sektor ini. Keuntungan investasi properti di sektor pariwisata didominasi oleh hotel dan travel. Namun, dalam perkembangannya, homestay dan villa juga menguntungkan para investor.

Keuntungan investasi properti dipengaruhi banyak hal. Maka, sebelum memulai, ada baiknya memikirkan modal, profil risiko, dan tujuan investasi properti.

Baca juga: Pahami Kinerja Sekuritas, Ini 3 Alasan Volatilitas Pasar Pengaruhi Peluang Profit

Ketahui Keuntungan dan Risiko Investasi Properti!

Return of investement yang tinggi adalah salah satu keuntungan investasi properti. Selanjutnya, apa saja alasan lain untuk investasi properti?

  • Lebih stabil dari investasi saham
  • Properti memiliki nilai aset yang tinggi
  • Nilai investasi cenderung naik dari waktu ke waktu
  • Membantu mendiversifikasi portofolio investasi

Namun, bukan berarti berinvestasi properti tidak bebas dari jerat kerugian. Di bawah ini adalah risiko investasi properti yang perlu diwaspadai.

  • Bentuknya yang tidak likuid membutuhkan waktu untuk menjual.
  • Meski bisa dikredit, harga properti masih relatif mahal.
  • Biaya operasional yang cukup tinggi, mulai dari pengeluaran pemeliharaan rutin hingga pengeluaran tidak terduga.
  • Lokasi sangat memengaruhi harga jual di masa depan.

Sama halnya dengan bisnis lainnya, perhitungan risiko kerugian dan keuntungan investasi properti harus dipikirkan sejak dini.

Baca juga: Pasutri China Palsukan Perceraian Agar Dapat KPR

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Lifepal, 99.co

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img