Currently set to Index
Currently set to Follow

Investasi “100 Dikurangi Umur”, Rumus Investasi yang Pas untuk Gen Milenial

Apakah kalian termasuk kalangan milenial yang mulai menyadari pentingnya investasi bagi masa depan dan ingin berinvestasi jangka panjang? Jika iya, maka kalian perlu mengenali rumus investasi 100 dikurangi umur. Memulai investasi di usia muda memberi lebih banyak peluang untuk mengamankan kesejahteraan hidup di masa mendatang, lho!

Kaum milineal, yang biasanya masuk ke dalam kategori investor agresif, sangat disarankan untuk menggunakan rumus investasi ini, terang Budi Hikmat, Kepala Makro Ekonomi dan Direktur Strategi Investasi PT Bahana TCW Investment Management. Alasannya, aset berkembang seperti reksadana saham dan properti bisa mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

Rumus investasi 100 dikurangi umur ini pada dasarnya menjelaskan bahwa besaran unsur saham dalam portofolio dipengaruhi oleh usia investor, serta toleransi risiko yang mereka miliki. Semakin tua umur investor, maka akan semakin rendah alokasi investasi di aset high risk.

Rumus investasi ini bisa membantu investor untuk mengukur persentase alokasi aset yang akan ditempatkan pada aset berkembang, terang Budi, yang sekaligus penggagas “Investasi ala Nabi Yusuf”.

Ingin tahu lebih jauh tentang rumus investasi 100 dikurangi umur ini? Simak penjelasan di bawah ini ya.

Baca juga: Mau Belajar Investasi? 5 Rekomendasi Buku Ini Wajib Kamu Baca!

Investasi “100 Dikurangi Umur”, Rumus Investasi yang Pas untuk Gen Milenial, Pluang

Rumus Investasi 100 Dikurangi Umur Untuk Investasi Dana Pensiun Kaum Milenial

Rumus investasi 100 dikurangi umur ini terbilang populer di negara maju. Sebab, imbuh Budi, strategi ini bisa membantu kita untuk bisa menikmati hasil investasi di usia muda. Pada prinsipnya, strategi ini menjaga atau menghindarkan investor dari penurunan target total nilai aset, seperti krisis tahun 2008.

“Investor dengan demikian disarankan untuk memperbesar alokasi aset yang sifatnya konservatif seperti obligasi negara. Namun karena imbal hasil obligasi negara di sana relatif rendah dan sementara harapan usia investor lebih panjang, rumusan itu malah dimodifikasi seperti menjadi 110 dikurangi umur,” pungkas Budi.

Lantas, bagaimana menerapkan rumus investasi ini? Simak, yuk, langkah-langkah untuk memulai rumus investasi 100 dikurangi umur!

  1. Kurangkan umur kalian dari angka 100.
  2. Gunakan hasil pengurangan tersebut jadi basis investasi dalam bentuk reksa dana saham.
  3. Selain itu, presentasikan 10 persen dari hasil tersebut untuk investasi reksa dana pasar uang.
  4. Dan, sisa akhir dialokasikan ke dalam reksa dana tetap.

Untuk lebih jelasnya, mari simak contoh berikut.

Bayangkan jika kamu saat ini memiliki uang Rp100 juta pada usia 30 tahun. Maka pembagian investasi yang kamu lakukan adalah sebagai berikut:

  • Rp70 juta untuk reksa dana saham
  • Rp3 juta pada ke dalam reksa dana pasar
  • Rp37 juta masuk ke dalam reksa dana pendapatan tetap.

Sebagai catatan, alokasi ini mensyaratkan sistem reksa dana yang beragam. Sebagai perbandingan, di negara maju sudah memiliki beberapa kategori reksa dana pendapatan tetap, tergantung penerbit, jatuh tempo, plus mekanisme pajak yang berbeda pula.

Jadi, kalian perlu melakukan riset terlebih dahulu, sebelum menentukan reksa dana yang akan kalian pilih.

Baca juga: Cara Investasi Emas yang Menguntungkan, Bagaimana Caranya?

Plus Minus Rumus Investasi Umur

Seperti yang kita tahu, investasi tidak akan lepas dari risiko. Begitu juga risiko termasuk dalam rumus investasi 100 dikurangi umur ini. Strategi ini tentu juga akan berhasil jika kalian paham beberapa strategi yang bisa membantu kalian berinvestasi.

Moshe Milevsky, penulis buku Are You a Stock or a Bond? Create Your Own Pension Plan for a Secure Financial Future, menekankan jika keberhasilan investasi tergantung pada keunikan profil sumber daya manusia itu sendiri. Itu karena latar belakang pekerjaan dan kondisi finansial kalian bisa sangat memengaruhi alokasi rumus investasi.

Untuk meminimalkan risiko, ada baiknya kalian memperhitungkan beberapa hal ketika melakukan rumus investasi.

#1 Pertimbangkan Jenis Pekerjaan Kalian

Misalnya jika kalian adalah seorang guru. Dan, kemampuan kalian untuk bekerja adalah ibarat seperti persediaan saham. Jadi, ada baiknya jika portofolio kalian diarahkan pada saham yang menjanjikan.

Namun, jika kalian seorang investor atau pemodal, maka kapasitas kalian lebih mirip seperti obligasi. Sehingga, ada baiknya kalian mengarahkan portofolio pada obligasi.

#2 Jangan Berinvestasi Seperti Peserta ‘100 Dikurangi Umur’ Pada Umumnya

Rumus investasi 100 dikurangi umur membantu kita untuk mengalokasikan dana. Namun, kalian harus jeli.

Misalnya menghindari investasi di reKsa dana target-date fund, saham individu, atau dana obligasi. Reksa dana target-date fund adalah dana campuran saham dan reksa dana obligasi di mana alokasi aset menjadi lebih konservatif dari waktu ke waktu.

#3 Hindari Inertia (inersia)

Satu aturan yang perlu dilakukan dalam rumus investasi adalah kalian harus rajin-rajin menyeimbangkan portofolio seiring dengan bertambahnya usia.

Misalnya untuk mengecek kembali apakah persentase alokasi investasi kalian lebih besar atau kecil untuk ekuitas yang telah dipilih?

John Robinson, pendiri Financial Planning Hawaii, menjelaskan jika alokasi tinggi untuk dana obligasi dengan hasil yang rendah bisa berbahaya untuk pengembalian jangka panjang, maupun portofolio kalian di masa pensiun.

Investasi selalu dibarengi dengan risiko. Namun, ingatlah prinsip utama investasi yakni untuk mengamankan dan meningkatkan aset di masa mendatang.

Tentu saja, hal tersebut akan sangat berguna bagi kaum milenial untuk menyiapkan dana pensiun. Yuk, mulai investasi sekarang!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Bareksa, Katadata, USA Today

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img