Currently set to Index
Currently set to Follow

S&P 500 Capai Nilai Indeks Tertinggi Baru dan Salah Satu Pemulihan Tercepat

Berita saham Amerika hari ini tunjukkan S&P 500 mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa. Bursa saham Amerika per 25 Agustus dengan indeks S&P 500 berada di angka 3.443,62, naik 12,34 alias 0,36% daripada hari sebelumnya.

Ini menunjukkan bahwa pasar saham AS telah secara resmi pulih sepenuhnya dari kejatuhan yang terjadi pada awal wabah virus corona, setelah melampaui level tertinggi sebelum pandemi sejak Februari.

Berita saham Amerika hari ini dengan angka positif dari indeks S&P 500 ini tunjukkan pemulihan tercepat ketiga dari pasar penurunan setidaknya sejak bursa saham Amerika 1929. 

Para investor yang masih bertahan dalam pasar saham selama enam bulan masa corona ini terbilang berhasil melalui fase naik-turun pasar. Sentimen positif saham teknologi dan intervensi pemerintah memicu kebangkitan ini.

Perubahan harga saham yang sangat cepat ini terjadi terlepas dari krisis di sektor kesehatan AS dan resesi ekonomi yang terus-menerus. Menurut Sam Stovall, kepala strategi investasi strategi ekuitas AS di CFRA Research dengan lebih dari 2.000 klien di seluruh dunia, ini menunjukkan optimisme fundamental.

“Ada banyak optimisme fundamental di balik pemulihan yang cepat di pasar,” ujar Stovall dalam wawancara dengan The Balance. Stovall menyebutkan bahwa investor yang merugi adalah mereka yang menjual sahamnya dengan panik.

Baca juga: Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19, Peluang Investasi Apa yang Direkomendasikan?

Grafik tunjukkan berita saham Amerika hari ini dengan sentimen positif S&P 500 

Berita saham Amerika hari ini menunjukkan S&P 500 alami sentimen positif. Padahal, sebelumnya pasar mengalami pasar bearish tercepat (penurunan 20% atau lebih dari nilai tertingginya baru-baru ini) sejak setidaknya 1929.

Indeks S&P bahkan sempat mencapai titik terendah hanya dalam 33 hari selama Februari dan Maret sebelum mengubah arah, menurut data yang dikumpulkan oleh Stovall.

Pemulihan ini memakan waktu kurang dari lima bulan, karenanya merupakan yang ketiga tercepat di antara 17 pasar bearish sejak 1929. Setidaknya, patokan telah melonjak 51,5% sejak pasar mengalami penurunan tajam pada 23 Maret.

Berikut ini grafik pasar bearish S&P 500 sejak 1929

berita saham amerika hari ini

Baca juga: Outlook Dolar AS Masih Terlihat Bearish, Lalu Apa Rekomendasinya?

Stovall menyebut S&P alami pasar bearishgarden market

Penurunan yang terjadi akibat pandemi ini terbilang luar biasa untuk kecepatannya. Peristiwa ini mencetak sejarah dalam bursa saham Amerika hari ini, karena S&P 500 kehilangan hingga 34% dari nilainya.

Penurunan ini disebut oleh Stovall sebagai pasar bearish garden market”. Ini terjadi saat pasar turun di kisaran 20% hingga 40% dari puncak dan lalu berhasil melewatinya.

Data Stovall menunjukkan bahwa sementara periode pemulihan pasar bearish rata-rata sejak 1929 adalah 44 bulan, penurunan rata-rata berkisar pada 38%.

Sebenarnya, bukan hal yang aneh jika pasar saham mulai rebound pada saat-saat ini sebagaimana yang ditunjukkan bursa saham Amerika hari ini. Faktanya, ini juga terjadi pada 2009; S&P 500 mulai naik pada bulan Maret, sedangkan Resesi Hebat berakhir pada Juni itu.

Pada bulan April, S&P 500 telah meningkat lebih dari 20% dari palung di bulan Maret. Jumlah ini cukup dianggap sebagai pasar bullish baru. Meski beberapa orang Wall Street telah menghindari pelabelan itu, mengingat sifat pandemi corona yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Baca juga: Secepat Apa Sih Pemulihan Ekonomi Pasca COVID-19, Apa Kabarnya Indonesia?

Investor optimistis pemulihan ekonomi, berkat dukungan The Fed dan stimulus pemerintah AS

Penyebab penurunan pasar dan bursa saham Amerika hari ini jauh berbeda dari pasar bearish sebelumnya. Ini bagaimanapun membantu menjelaskan mengapa harga saham rebound begitu cepat.

Menurut Jamie Cox, managing partner di perusahaan manajemen investasi Harris Financial Group, “Pelaku pasar, sejak awal, memperlakukan ini lebih seperti bencana alam daripada krisis keuangan,” kata Cox dalam sebuah wawancara.

“Pandangan yang berlaku umum adalah bahwa pandemi ini memiliki durasi yang terbatas,” sebutnya karena pandemi COVID-19 telah mencapai beberapa titik yang signifikan.

Begitu investor yakin bahwa pandemi tidak mengakibatkan pergolakan besar ke seluruh sistem keuangan, mereka akan bisa fokus pada seberapa cepat AS akan kembali ke pertumbuhan ekonomi setelah produk domestik bruto menyusut pada kuartal pertama dan kedua.

“Karena itu, pada bursa saham Amerika hari ini ada ekspektasi pemulihan berbentuk V di paruh kedua tahun ini,” ujarnya tentang pergerakan ekonomi pada kuartal selanjutnya. “Yang perlu kita ketahui adalah apakah itu huruf v kecil atau huruf v besar.”

Sementara itu, salah satu alasan investor dengan cepat menjadi begitu optimistis tentang ekonomi mendatang adalah karena The Fed dan Kongres AS memberikan bantuan moneter. Nilai signifikan diberikan kepada pekerja dan pemilik bisnis Amerika.

“Kecepatan pemulihan disebabkan oleh kecepatan masuknya pemerintah dan membantu menstabilkan pasar,” pungkas Cox.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: The Balance

Simak juga:

Cuan dengan Manfaatkan Celah Bid-Ask Spread untuk Dapatkan Keuntungan

Takut Kekayaan Tergerus Waktu? Ini 4 Diversifikasi Portofolio yang Paling Cocok Untukmu!

Apa Itu Hedge Fund (Lindung Nilai)?

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img