Currently set to Index
Currently set to Follow

5 Saham Perusahaan S&P 500 Ini Tumbuh di Atas 30% di Februari, Siap Cuan?

Indeks saham utama bursa Amerika Serikat S&P 500 memang agak mengalami nasib “apes” pada Februari setelah hanya membukukan kenaikan di kisaran 2% saja. Namun, seperti kata pepatah, “don’t judge the book by its cover”, ternyata ada beberapa saham S&P 500 yang justru menampilkan performa yang sangat gemilang pada bulan lalu.

Bahkan, terdapat lima saham S&P 500 yang harganya melenggang manis sebesar 30% di bulan Februari. Empat diantaranya bahkan lompat lebih dari 40%, seperti yang ditunjukkan pada data di bawah ini:

Perusahaan di sektor minyak Marathon Oil (MRO), perusahaan layanan komunikasi Twitter (TWTR), dan Royal Caribbean (RCL) melonjak 40% atau bahkan lebih menurut analisis data Investor’s Business Daily dari S&P Global Market Intelligence and MarketSmith.

Kalau kamu sengaja (atau mungkin tak sengaja) berinvestasi di empat perusahaan ini selama sebulan kemarin, bisa dibayangkan berapa cuan yang kamu peroleh dalam dalam 28 hari saja. Cuan kamu mungkin sudah meledak jika kamu juga berinvestasi di saham teratas S&P 500 pada Januari lalu.

Sebagai contoh, jika kamu menginvestasikan US$10.000 pada Januari di saham teratas S&P 500 pada bulan itu. Dan kemudian, kamu kembali melakukan reinvestasi ke saham teratas di S&P 500 di bulan ini, maka kamu sudah mengantongi US$21.109 di bulan Februari.

Artinya, portofolio investasi kamu sudah naik 111% dalam sebulan. Angka ini tentunya fantastis jika dibandingkan saham-saham perusahaan lain di indeks S&P 500 yang hanya berhasil naik 1,5% sepanjang tahun ini (year-to-date).

Sayangnya, para investor tentu tidak bisa mengulang strategi ini. Namun, kenaikan yang mengejutkan ini bisa menjadi pengingat bagi investor bahwa keuntungan besar mungkin diberikan oleh beberapa saham-saham S&P 500 dalam bursa saham Amerika Serikat. Terutama pada masa-masa yang bergejolak ini, jika sang investor fokus ke pemimpin pasar.

Baca juga: Perusahaan Teknologi akan Borong Bitcoin Februari. Harga Naik?

5 Saham Perusahaan S&P 500 Ini Tumbuh di Atas 30% di Februari, Siap Cuan?, Pluang

Ledakan Keuntungan dari Saham Sektor Energi di Indeks Saham Amerika S&P 500

Jika ada berita paling menarik terkait nilai saham dalam indeks S&P 500, maka kabar itu adalah lonjakan besar-besaran di harga saham perusahaan sektor energi. Hal itu terlihat dari data di atas, bahwa dua dari lima saham dengan performa terbaik adalah saham-saham sektor energi.

Yang pertama adalah Marathon Oil, yakni perusahaan eksplorasi minyak dan gas alam yang berbasis di Houston. Sementara itu, perusahaan kedua adalah Apache Corporation, sebuah perusahaan energi Amerika yang bergerak di bidang eksplorasi hidrokarbon dan juga berbasis di Houston.

Nilai saham di sektor energi ini melonjak lantaran ditopang kenaikan harga minyak yang mumpuni. Pada bulan lalu, harga minyak mentah di Nymex secara tahun kalender (year-to-date) naik 30% hingga Februari. Kenaikan itu lebih besar dari pertumbuhan Februari yakni 18%.

Di antara 11 sektor lainnya dalam indeks bursa saham Amerika ini, sektor energi naik hampir dua kali lipat dalam sebulan ini yakni sebesar 11,6%, disusul sektor keuangan di posisi kedua.

Baca juga: Siap-siap Cuan! Harga Ethereum Diramal Cetak Rekor Lagi di Februari

Twitter: Sorotan ke sektor teknologi dalam S&P 500 

Februari bukan bulan yang menyenangkan bagi investor di sektor saham teknologi S&P 500. Indeks sektor teknologi di indeks ini hanya naik 1,3% jauh di belakang S&P 500. Bahkan perusahaan teknologi Apple (AAPL) juga harus mengalami penurunan harga 8% pada Februari.

Saham layanan komunikasi yang terkait dengan teknologi masih bernasib lebih baik. SPDR Communication Services Select Sector (XLC) naik 7% di bulan Februari. Hal ini tidak buruk, mengingat bahwa sektor yang terkait erat dengan ekonomi seperti energi dan keuangan adalah dua teratas untuk bulan tersebut.

Twitter adalah superstar di sektor layanan komunikasi indeks saham Amerika Serikat S&P 500. Saham layanan pesan singkat online ini melonjak 52,5% di bulan itu, menjadikannya saham dengan performa terbaik kedua di S&P 500.

Perusahaan itu benar-benar mengejutkan para analis saat mereka melaporkan laba kuartalnya pada 9 Februari, yang juga bikin sahamnya melonjak hingga 22,6% dalam bulan Februari saja.

Bagaimana Prospek Indeks S&P 500 pada Maret ini?

Saham energi adalah yang berkinerja terbaik di sepanjang 2021 dengan kenaikan 27%. Sektor itu kemudian disusul oleh sektor keuangan.

Sektor layanan komunikasi juga terus melanjutkan sentimen positifnya. Pada Januari, hampir semua saham layanan telekomunikasi jaringan utama mencetak angka fantastis. Hal ini berlanjut pada Februari. Discovery (DISCA), operator Discovery Channel, melonjak 28% pada Februari, setelah kenaikan 37,7% pada Januari. Ini menjadikan saham ini menjadi salah satu saham terbaik dalam jajaran S&P 500 bulan lalu.

Secara keseluruhan, saham S&P 500 sedang berputar. Pada Kamis lalu, indeks ini turun sebesar 2,5%. Apakah potensi gemilang saham energi dan layanan komunikasi akan berlanjut pada Maret ini?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Investor’s Business Daily

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img