Currently set to Index
Currently set to Follow

Yuk, Kenalan Sama Sekuritas dan Memahami Perusahaan Sekuritas!

Jika kamu berkecimpung di dunia investasi, kamu tentu tak asing dengan istilah sekuritas. Namun, masih banyak yang bingung mengartikan sekuritas adalah salah satu produk investasi. Nah, agar kamu tidak menjadi salah satu golongan orang yang keliru, yuk kenali lebih dalam tentang sekuritas!

Sekuritas adalah produk-produk investasi yang melibatkan pihak ketiga, yakni perusahaan sekuritas, dalam kegiatan transaksinya. Saham, obligasi, wesel, sertifikat dan deposito adalah definisi sekuritas. Sehingga, sekuritas bukanlah satu jenis aset, melainkan istilah untuk menggambarkan gabungan aset.

Perusahaan sekuritas umumnya membantu transaksi jual beli efek sekuritas. Perusahaan ini berperan sebagai perantara antara investor dengan pasar modal dalam melakukan transaksi jual beli efek meski mereka tidak menerbitkan efek.

Bank, perusahaan swasta, hingga perusahaan milik pemerintah kini berlomba-lomba menjadi perusahaan sekuritas. Tidak heran jika berbagai macam produk dan kemudahan pun ditawarkan guna mendapatkan investor sebanyak mungkin. Misalnya dengan menawarkan biaya admin dan setoran awal yang terjangkau, atau pun melalui proses transaksi yang mudah.

Tidak dipungkiri jika berinvestasi sekuritas adalah investasi yang menjanjikan. Masih penasaran dengan apa itu sekuritas? Simak artikel di bawah ini, ya!

Baca juga: Outlook Negatif S&P Bisa Tekan IHSG, Cermati Saham Emiten yang “Aman” Kala Pandemi

Yuk, Kenalan Sama Sekuritas dan Memahami Perusahaan Sekuritas!, Pluang

Sekuritas Adalah Gabungan Instrumen Investasi

Sekuritas sendiri dibedakan menjadi dua macam.

Pertama, equity security (efek ekuitas) atau disebut juga dengan think stocks, yakni ekuitas yang dibarengi dengan hak kepemilikan. Lantas, apa sih artinya?

Nah, di dalam efek ekuitas, perusahaan yang mengeluarkan sekuritas tersebut memiliki sebagian hak dari ekuitas yang kalian pegang. Tentu saja, hak kepemilikan ini memiliki batasan yang jelas. Kelemahan dari sekuritas ini adalah pemegang saham tidak selalu mendapatkan dividen dari perusahaan. Namun, shareholder bisa memperoleh capital gain ketika investor menjual sekuritas dengan harga yang lebih tinggi dari harga beli.

Kedua, debt securities (efek utang). Artinya, sekuritas berbentuk utang yang dipinjam oleh perusahaan, di mana utang tersebut harus dibayar kembali ke investor di kemudian hari. Ada beberapa jenis utang, misalnya obligasi dan sertifikat deposito (CDs), di mana pembayaran bunganya dilakukan secara reguler kepada investor. Efek utang diterbitkan untuk masa waktu tertentu, setelah itu penerbit dapat mengklaim kembali.

Penjualan sekuritas diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peran OJK di sini untuk menetapkan aturan dan batasan tentang bagaimana mereka dapat diperdagangkan dan bagaimana perusahaan yang menerbitkan sekuritas memberikan informasi ke publik.

Salah satu contoh ekuitas atau saham biasa adalah ekuitas emiten yang ditawarkan secara perdana ke publik melalui penawaran umum perdana, atau lebih dikenal sebagai Initial Public Offering (IPO). Yakni ketika suatu perusahaan swasta menerbitkan saham untuk pertama kalinya ke publik setelah mereka terdaftar sebagai perusahaan terbuka.

Baca juga: Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang

Kenali Perusahaan Sekuritas Demi Investasi Maksimal

Sebelum mengetahui lebih jauh, kalian harus paham mengapa sekuritas eksis di pasar investasi. Hal ini dikarenakan sekuritas bisa sangat berguna bagi perusahaan maupun pemerintah untuk menggalang modal baru yang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan mereka.

Pengumpulan modal ini bisa dilakukan melalui go public, di mana perusahaan bisa menjual saham di pasar terbuka (open market) dan melalui IPO. Pemerintah daerah juga bisa melakukan pengumpulan modal. Caranya, dengan menerbitkan obligasi daerah, mirip dengan skema yang dilakukan pemerintah pusat dalam menerbitkan obligasi pemerintah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah pihak yang mengatur perusahaan sekuritas di Indonesia. Perusahaan sekuritas adalah pihak yang telah memperoleh izin dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai Perantara Pedagang Efek (broker-dealer), Penjamin Emisi Efek (underwriter), atau kegiatan lain sesuai ketentuan Pengawas Pasar Modal.

Berikut detail kegiatan perusahaan sekuritas:

#1 Perantara Pedagang Efek (Broker-Dealer)

  • Melakukan kegiatan jual beli Efek (surat berharga) untuk kepentingan sendiri atau pihak lain.
  • Jual-beli Efek seperti saham dan obligasi dapat dilakukan di Bursa Efek atau melalui transaksi di luar bursa (transaksi Over-the-Counter/OTC).

#2 Penjamin Emisi Efek (Underwriter)

  • Membantu calon Emiten (perusahaan terbuka) dalam melaksanakan IPO, dengan atau tanpa kewajiban untuk membeli sisa efek yang tidak terjual.

Info tambahan, jika kalian ingin membeli saham, kalian sebaiknya membuka rekening saham melalui perusahaan sekuritas yang sudah mendapat izin dari OJK sebagai Perantara Pedagang Efek.

Jadi, sudah tidak bingung lagi, kan, dengan apa itu sekuritas? Pastikan kalian melakukan riset mendalam dulu, ya, sebelum membuka rekening dan membeli sekuritas suatu perusahaan. Kehati-hatian adalah kunci sukses investasi!

Baca juga: Mulai Investasi Saham? Begini Cara & Syarat Buka Rekening Mandiri Sekuritas Online Trading

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Sikapi Uangmu OJK, Learn Robinhood

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img