Currently set to Index
Currently set to Follow

Pasar Saham dan Bitcoin Lesu, Ini Hal-hal yang Dinanti Investor

Pasar saham Amerika Serikat dan pasar Bitcoin mengalami minggu yang cukup volatil pada pekan kedua Januari. Lantas, apa yang terjadi pada pekan lalu? Dan apa yang dinanti pelaku pasar pada pekan ini? Simak ulasan singkatnya!

Pasar Saham AS Ditutup Melemah Pekan Lalu

Pasar ekuitas AS berjuang untuk mencapai level tertinggi baru minggu ini, tetapi bukan karena uang keluar dari pasar. Faktanya, sebanyak US$26,8 miliar masuk ke ekuitas, menurut EPFR Global, sementara sebanyak US$9,3 miliar keluar dari kas. Hanya saja, saham-saham teknologi mega-cap yang mendorong indeks cap-weighted lebih tinggi semuanya turun minggu ini karena investor terus beralih ke saham dan sektor siklis.

Tampaknya, rotasi sektor ini merupakan reaksi dari investor tentang rencana stimulus Presiden terpilih Joe Biden sebesar US$1,9 triliun.

Baca juga: 2020 di Pluang Moncer! Saatnya Meneropong Investasi Tahun 2021!

Biden mengumumkan rencana untuk mempercepat distribusi dan peluncuran vaksin setelah dia menjabat dengan mengerahkan FEMA dan Garda Nasional untuk mendirikan klinik di seluruh negeri. Lebih banyak vaksin berarti lebih banyak kemajuan ekonomi, tetapi jalan panjang masih akan dilalui dan rencana pemerintahan baru ini termasuk ambisius.

Di bawah ini merupakan kinerja FAANG + Tesla (TSLA) untuk minggu ini, yang bersama-sama membentuk lebih dari 20% dari komponen kapitalisasi pasar di S&P 500. Saat mereka menurun, begitu pun kinerja pasar saham AS.

Pergerakan saham FAANG & Tesla sepekan terakhir. Sumber: Investopedia

Yang Dinanti Investor dari Pasar Saham Minggu Ini 

Setelah mengalami pekan yang bergelombang, indeks pasar saham Nasdaq dan S&P 500 telah membukukan imbal hasil mingguan terburuk mereka sejak akhir Oktober. Investor akan menghadapi minggu yang singkat namun juga padat pada minggu ini.

Di hari Senin (18/1), pasar AS tutup untuk menghormati Hari Dr. Martin Luther King Jr. Tetapi, perusahaan-perusahaan akan mulai mengumumkan pendapatan mereka.

Selain itu, di hari Rabu, 20 Januari 2021, Joe Biden akan dilantik sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat. Hal ini akan mendominasi berita-berita utama, termasuk pengaruhnya ke kondisi pasar saham AS. Dunia juga akan memantau kemajuan dalam peluncuran vaksin yang akan diawasi dengan ketat.

Perkembangan Aset Kripto

Minggu lalu, Bitcoin mengalami penurunan terbesar sejak Maret 2020. Selama tiga hari di awal minggu lalu, Bitcoin sempat merosot ke level terendah pada US$32.389 dalam perdagangan intraday, kerugian ini lebih dari 20%.

Namun, dengan sifatnya yang volatil, Bitcoin sempat naik lagi menjadi US$40.000. Analis mengatakan harga Bitcoin perlu “melambat” untuk mempertahankan momentum bullish yang diperlukan untuk kenaikan berikutnya.

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya telah menarik banyak minat investor karena kenaikannya yang luar biasa. Tahun lalu Bitcoin naik lebih dari 300%, mengungguli semua kelas aset lainnya.

Baca juga: Menilik Prediksi Indeks S&P 500 Usai Pemilu AS

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

 

Artikel Terbaru