Currently set to Index
Currently set to Follow

2020 di Pluang Moncer! Saatnya Meneropong Investasi Tahun 2021!

Memasuki tahun yang baru, mungkin kita dapat melihat kilas balik performa aset-aset yang gemilang. Banyak investor berharap bahwa imbal hasil investasi tahun 2021 akan menguntungkan seperti tahun lalu. Lalu, apa saja yang perlu kita pantau di tahun baru ini?

Kinerja Kelas Aset di Pluang Tahun 2020

Emas 1,918.50 + 24.6%
S&P 500 3,756.07 + 16.26%
Bitcoin 29,001.72 + 307.17%
Ethereum 737.80 + 411.21%

*harga saat penutupan pasar di tahun 2020, dalam USD.

Di tengah pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia, beberapa kelas aset justru mengalami tahun terbaiknya. Bukan hanya saham, namun emas juga mengalami tahun terbaik sejak 2010.

Namun, bukan hanya aset fisik yang mencapai tingkat stratosfer. Memasuki investasi tahun 2021, harga bitcoin melonjak melewati US$34.000, memperpanjang reli 2020 yang liar ke tahun baru. Bitcoin memperoleh lebih kenaikan dari 300% pada tahun 2020, dan sudah naik lebih dari 30% dalam minggu pertama di tahun 2021.

Sekarang Bitcoin telah melonjak melewati US$39.000 dan naik 50% dalam satu bulan, mungkin kedengarannya agak tidak masuk akal.

Tetapi uang yang mengalir ke Bitcoin tidak. Institusi besar seperti Fidelity dan Goldman Sachs sedang bersiap untuk mengizinkan pelanggan mereka berinvestasi dalam cryptocurrency, dan perusahaan seperti PayPal membeli Bitcoin sendiri. Ketika AS mengalami rekor defisit pengeluaran, Bitcoin tampak dapat diandalkan karena lebih banyak institusi mendukungnya.

Baca jugaPrediksi Investasi Menguntungkan di Tahun 2021, Bitcoin Naik Daun

Apa yang Perlu Kita Ketahui di Tahun 2021 

Pengembangan dan distribusi vaksin mengalami kemajuan

vaksin
Data di atas menunjukkan pemimpin-pemimpin kandidat vaksin dan negara yang telah memiliki perjanjian pasokan.

Terlepas dari populasi mana yang mendapatkan vaksin pertama, kedua, atau ketiga, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memproyeksikan bahwa dunia pada akhirnya membutuhkan 23.995.000.000 dosis (dengan asumsi 2 dosis per orang dan 15% produksi hilang karena limbah). Angka dari Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca masih kurang dari 5 miliar dosis.

Artinya, kita masih memiliki jalan panjang di depan kita dalam hal pengembangan dan distribusi vaksin, serta dalam membangun kembali ekonomi. Pandemi melanda dunia yang secara global. Hal ini mengganggu rantai pasokan yang sangat kompleks yang bergantung pada setiap negara untuk aktif dan berjalan.

Karena setiap negara dan ekonomi bangkit kembali dan berjalan pada kecepatan yang berbeda, rantai pasokan akan tetap terganggu. Jadi, meskipun beberapa negara terbuka, ekonomi mereka kemungkinan akan tetap terhambat jika mereka mengandalkan impor dari negara-negara yang masih belum memiliki vaksin.

Misalnya, pariwisata di negara berkembang akan tetap rendah sampai orang-orang dari negara lain dapat dengan aman memulai perjalanan, dan akan ada permintaan yang melemah di industri lain.

Ekonomi global membutuhkan AS untuk stimulus yang besar

AS memiliki angka kasus COVID terburuk di dunia, dan hal ini merugikan ekonomi AS. Pemerintah AS perlu mencari cara untuk menggairahkan ekonomi AS tidak hanya untuk kepentingan ekonomi AS, tetapi juga karena ekonomi global bergantung pada ekonomi superpower ini agar kuat.

The Fed menurunkan biaya pinjaman uang hingga hampir menyentuh nol dan Kongres mengucurkan triliunan dolar ke dalam perekonomian untuk mendukung rumah tangga dan bisnis yang terpuruk.

Di hari Rabu malam (6/12) Demokrat memenangkan kendali Senat AS. Dengan kata lain, mereka telah mengamankan Kongres dan cek kosong untuk mendukung ekonomi sesuka mereka.

Investor tampaknya tidak menghiraukan kekacauan di Washington, D.C., dan fokus untuk membeli saham di semua sektor, membawa ketiga indeks utama, termasuk S&P 500, ke rekor tertinggi.

Salah satu asumsi utama yang dibuat investor adalah bahwa kontrol Demokrat telah membuka jalan bagi dorongan ekonomi besar selama beberapa bulan ke depan. Pertama adalah melalui paket bantuan virus korona lainnya. Lalu akhirnya, melalui lebih banyak pengeluaran untuk infrastruktur, pendidikan, dan energi bersih.

Semua uang yang mengalir ke perekonomian ini seharusnya menjadi kabar baik untuk pasar saham, yang sekarang memiliki pertumbuhan ekonomi dan pendapatan (earnings) yang lebih untuk dinantikan.

Bank investasi global pun telah sibuk menaikkan perkiraan mereka untuk pasar saham dan ekonomi AS, mengingat hasil pemilihan senator Georgia.

Baca jugaDi Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Ini Prediksi Investasi Saham 2021

Mempersiapkan Investasi Tahun 2021

Pasar akan terus menaruh taruhan atau spekulasi tentang apa yang akan terjadi di 2021. Tetapi, sebagai investor, kita dapat memberi fokus pada data ekonomi dan informasi apa yang telah kita ketahui.

Apa yang kita ketahui adalah bahwa perkembangan yang sedang berlangsung di seluruh dunia membuat sehingga ketidakpastian kemungkinan akan tetap tinggi dalam beberapa bulan mendatang.

Pemerintah dunia saat ini belum menetapkan rencana untuk stimulus lebih lanjut di luar apa yang telah kita lihat tahun ini. Namun, kemungkinan efek vaksin tersebut baru akan terasa pada tahun 2022 atau 2023.

Tetapi dengan disetujuinya stilumus dan perkembangan serta potensi lain yang harus tetap dipantau, investor tetap perlu mempertimbangkan diversifikasi antar kelas aset yang memiliki potensi seperti S&P 500, Aset Kripto dan juga emas.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Artikel Terbaru