Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Oligopoli?

DEFINISI

Oligopoli adalah struktur pasar di mana beberapa perusahaan mengendalikan suatu industri dan menetapkan harga lebih tinggi daripada biasanya jika ada lebih banyak persaingan.

Memahami Oligopoli

Oligopoli terjadi ketika sangat sulit bagi perusahaan-perusahaan baru memasuki suatu industri. Hambatan ini menjadikan beberapa perusahaanlah yang akhirnya mengendalikan industri tersebut. Perusahaan-perusahaan ini menjual produk serupa, biasanya hanya dibedakan oleh branding (merk) dan pemasaran.

Karena hanya sedikit perusahaan yang menjual jenis produk tersebut, sehingga memungkinkan bagi mereka untuk menetapkan dan menjaga harga tetap tinggi bagi konsumen. Satu-satunya kompetisi yang mereka miliki adalah di antara mereka sendiri, yang biasanya dapat menghambat inovasi.

CONTOH

Perusahaan-perusahaan fiktif A, B, dan C, bersama-sama menyediakan 100% listrik untuk penghuni kota tertentu. Jika Perusahaan C menurunkan harga, pelanggan dapat beralih ke perusahaan C. Tetapi, jika Perusahaan A dan B juga menurunkan harga mereka, tidak akan ada manfaat bagi pelanggan untuk beralih. Dalam contoh ini, ketiga perusahaan akan mengalami penurunan pendapatan. Ada sedikit insentif bagi satu perusahaan yang menurunkan harga.

Kesimpulan

Oligopoli adalah seperti tiga saudara muda yang bertengkar …

Bayangkan tiga saudara kandung saling bertarung. Mereka dapat terus berjuang dan dihukum, atau mereka bisa akur lalu semuanya mendapatkan manfaat tanpa hukuman. Oligopoli bekerja dengan cara yang sama. Tiga perusahaan dapat mencoba untuk melakukan perang harga (price war) atau mereka dapat menghindari perang harga dan semua menikmati keuntungan yang lebih tinggi.

Ketahui Lebih Lanjut …

Karakteristik Oligopoli

Berbagai karakteristik mendefinisikan pasar oligopolistik. Yang pertama adalah saling ketergantungan. Saling ketergantungan berarti perusahaan harus mempertimbangkan tindakan korporasi lain. Sebagai contoh, jika suatu perusahaan meluncurkan kampanye iklan baru, perusahaan lain mungkin juga akan melakukannya. Sehingga perusahaan pertama harus mempertimbangkan tindakan pihak lain ketika memutuskan apa yang harus dilakukan. Ini yang disebut teori permainan.

Karakteristik oligopoli berikutnya adalah bahwa beberapa perusahaan besar mengendalikan sebagian besar penjualan di industri. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengendalikan pasar.

Aspek lainnya adalah perilaku kelompok. Setiap keputusan yang dibuat oleh satu perusahaan akan mempengaruhi perusahaan lain dalam oligopoli. Perilaku kelompok berarti perusahaan dapat berperilaku sebagai satu kesatuan. Perilaku kelompok berkembang pada saling ketergantungan. Perusahaan dapat membuat keputusan sebagai kelompok yang menguntungkan bagi semua perusahaan. 

Baca juga: Masih Banyak Diminati, Emas Peringkat Satu Investasi Terbaik di Tahun 2020

Karakteristik berikutnya adalah hambatan untuk masuk. Hambatan untuk masuk akan mempersulit perusahaan baru untuk memasuki industri. Salah satu penghalang yang signifikan adalah skala ekonomi. Skala ekonomi berarti bahwa seiring pertumbuhan perusahaan, ia akan dapat mengurangi biaya. Penghalang lain mungkin merupakan paten eksklusif untuk suatu produk.

Paten dapat mencegah perusahaan lain memproduksi produk yang sangat mirip. Contoh tepatnya adalah industri farmasi. Tiga perusahaan yang berbeda dapat mengembangkan obat yang berbeda untuk mengobati penyakit yang sama. Jika ketiga perusahaan menerima paten, itu menyulitkan perusahaan baru untuk mengembangkan obat mereka sendiri. 

Karakteristik lain adalah kekakuan harga (price rigidity). Kekakuan harga terjadi ketika perusahaan menjaga harga produk mereka tetap sama. Karena perusahaan dalam oligopoli adalah saling bergantung, setiap penurunan harga oleh satu perusahaan biasanya akan menyebabkan penurunan harga bagi pesaing mereka – Kemungkinannya hanya akan menyebabkan keuntungan yang lebih rendah untuk semua perusahaan. Jadi, perusahaan dalam oligopoli biasanya memiliki sedikit insentif untuk menurunkan harga mereka.

Apa Saja Contoh dan Jenis Oligopoli?

Ada banyak contoh oligopoli di pasar saat ini. Di sektor teknologi, ada sistem operasi smartphone. Ada tiga sistem operasi smartphone utama, termasuk Android, iOS, dan Windows. Ketiga sistem ini mendominasi industri smartphone.

Dua sistem operasi yang mendominasi lama dalam industri komputasi personal adalah Windows dan AppleOS. Untuk waktu yang lama, kedua sistem operasi ini telah menguasai pangsa pasar. Sistem operasi utama ketiga sekarang adalah Linux. Ketiganya bersama-sama mengendalikan pasar global.

Contoh lain adalah di industri farmasi. Tiga perusahaan besar mengendalikan industri farmasi – Merck, Novartis, dan Pfizer. Paten dan biaya tinggi memungkinkan perusahaan-perusahaan farmasi besar ini mengendalikan industri. Perlu biaya mahal untuk mengembangkan obat. Biaya tinggi tersebut melarang perusahaan baru memasuki industri. Ketika sebuah perusahaan mengembangkan obat baru, paten memungkinkan mereka untuk mengendalikan pasar untuk jangka waktu tertentu. 

Contoh lain dari oligopoli adalah di industri media. Enam perusahaan yang mengendalikan sebagian besar industri media di Amerika Serikat, yaitu Comcast, CBS Corp, News Corp, Viacom, dan Disney.

Operator telepon seluler mungkin adalah contoh paling murni dari oligopoli di Amerika Serikat modern. Verizon, AT&T, Sprint, dan T-Mobile mendominasi pasar untuk operator telepon seluler – dan, pada tahun 2019, T-Mobile dan Sprint bergerak maju dengan merger, yang hanya akan menyisakan tiga operator seluler utama di AS. 

Jenis Oligopoli

Ada beberapa jenis oligopoli.

  • Oligopoli Murni – Jenis pertama adalah oligopoli murni (pure) atau sempurna (perfect). Oligopoli murni terjadi ketika perusahaan membuat produk yang sebanding atau serupa. Contoh oligopoli murni adalah di industri tenaga listrik. Perusahaan-perusahaan terkenal memproduksi produk yang persis sama. 
  • Oligopoli Pembedaan – Jenis oligopoli berikutnya adalah oligopoli dengan pembedaan (differentiated oligopoly). Jenis ini terjadi ketika perusahaan membuat produk yang serupa tetapi sedikit berbeda – misalnya, perusahaan rokok atau perusahaan soda.
  • Oligopoli Eksklusif – Tipe ketiga adalah oligopoli kolusif. Oligopoli kolusif terjadi ketika perusahaan-perusahaan saling bekerja sama untuk menentukan harga. Dalam kebanyakan kasus, pengaturan kolusi adalah ilegal. Oligopoli kolusif dapat mencegah perang harga. Contoh dari oligopoli kolusif hukum adalah dalam industri minyak. OPEC mengendalikan industri minyak, mencakup 14 negara yang bekerja sama untuk mengontrol keluaran (output) minyak dan menetapkan harga. OPEC juga merupakan contoh kartel. Kartel adalah jenis oligopoli di mana ada perjanjian formal antara perusahaan untuk bekerja sama.
  • Oligopoli Non-kolusif – Jenis oligopoli keempat adalah oligopoli non-kolusif. Oligopoli non-kolusif terjadi ketika perusahaan tidak saling bekerja bersama. Tetapi perusahaan masih saling ketergantungan. Contoh yang tepat dari oligopoli non-kolusif adalah antara Coca-Cola dan PepsiCo. Kedua perusahaan bersaing di pasar minuman ringan. Perusahaan tidak bekerja bersama, tetapi keputusan perusahaan mereka masih saling bergantung.

Keuntungan dan Kerugian dari Oligopoli

Ada kelebihan dan kekurangan dari oligopoli. 

Keuntungan

Dengan sedikit kompetisi, perusahaan dapat menghasilkan laba yang lebih tinggi. Dalam oligopoli, hanya sedikit perusahaan yang menghasilkan produk serupa. Ini akan memudahkan konsumen untuk memilih. Dalam oligopoli non-kolusif, perusahaan biasanya tidak menaikkan atau menurunkan harga karena takut akan reaksi pesaing mereka.

Hal ini mengarah pada harga yang stabil bagi konsumen. Suatu perusahaan dapat mencoba meningkatkan produk mereka untuk membuat merek nya menonjol. Yang akan mengarahkan pesaing mereka untuk meningkatkan produk dan merek nya. Hal ini mengarah pada produk yang lebih baik bagi konsumen dari semua perusahaan. 

Kerugian

Kerugian dari oligopoli mungkin termasuk hambatan masuk bagi perusahaan baru untuk memasuki pasar. Hambatan untuk memasuki persaingan ketat – yang dapat menjaga harga tetap tinggi. Kerugian lain adalah bagi pelanggan yang menginginkan lebih banyak produk untuk dipilih. Karena hanya ada beberapa perusahaan, ada pilihan yang lebih sedikit. 

Hambatan Masuk Oligopoli

Hambatan masuk adalah karakteristik utama dari oligopoli. Ada banyak hambatan masuk yang mencegah perusahaan baru memasuki industri.

Salah satu hambatan utama untuk masuk biasanya terkait biaya modal. Biaya modal adalah biaya pengaturan satu kali, seperti membeli pabrik atau tanah baru. Biaya ini bisa mahal. Dan dapat melarang perusahaan baru memasuki industri. 

Hambatan lain adalah skala ekonomi. Ketika perusahaan besar berkembang, biaya mereka mungkin semakin rendah. Skala ekonomi mempersulit perusahaan baru (mulai dari bawah) untuk bersaing dengan perusahaan besar. Perusahaan baru akan memiliki biaya yang lebih tinggi. Ada juga hambatan hukum untuk masuk. Ini termasuk paten dan hak cipta yang dimiliki oleh perusahaan. Paten akan memungkinkan perusahaan dengan hak eksklusif untuk berproduksi dalam batas waktu yang ditentukan. Hak cipta memungkinkan perusahaan untuk menggunakan produk secara eksklusif.

Mari kita ambil contoh superhero (pahlawan super). Dua perusahaan mengendalikan pasar superhero, Marvel dan DC Comics. (Setidaknya dalam hal karakter superhero menjadi semakin terkenal) Tidak ada perusahaan lain yang dapat membuat produk berdasarkan superhero Marvel atau DC Comics.

Hambatan lainnya adalah biaya pemasaran dan iklan; perusahaan besar dapat menghabiskan sejumlah besar uang untuk mempromosikan merek mereka. Merek dapat menciptakan loyalitas dengan konsumen, dan loyalitas merek menyulitkan perusahaan baru untuk memulai produk yang bersaing.

Perbedaan antara Oligopoli Dan Monopoli

Monopoli adalah tipe lain dari struktur pasar. Terjadi ketika satu perusahaan mendominasi industri. Monopoli mungkin terdengar seperti oligopoli, tetapi ada beberapa perbedaan utama.

Dalam monopoli, tidak ada persaingan antar perusahaan; sementara dalam oligopoli, ada pasar kompetitif kecil antara beberapa perusahaan. Kemudian, dalam monopoli, hanya ada satu perusahaan yang mendominasi pasar. Sementara dalam oligopoli dapat mencakup sejumlah kecil perusahaan yang mendominasi pasar.

Penjual dalam monopoli biasanya menjual produk unik tanpa pesaing. Seorang pelanggan tidak punya pilihan saat membeli suatu produk. Perusahaan dalam oligopoli biasanya

memiliki produk yang sangat mirip. Semakin banyak produk menyebabkan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Seorang penjual dalam monopoli memiliki kebijakan sendiri untuk menetapkan harga suatu produk. Perusahaan dapat menaikkan harga dan mengenakan biaya sebanyak yang mereka inginkan (meskipun kadang-kadang itu dibatasi oleh peraturan pemerintah). Perusahaan dalam oligopoli harus mempertimbangkan tindakan satu sama lain dalam penetapan harga. Persaingan terbatas menyebabkan harga yang lebih adil sehingga tidak ada persaingan. 

Dalam oligopoli, hambatan masuk membuat perusahaan baru sulit memasuki industri, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Sementara, dalam monopoli, hambatan masuk membuat perusahaan lain sangat sulit untuk memasuki industri; dalam banyak kasus, hal itu mungkin mustahil.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Robinhood

Simak juga:

3 Poin Paling Krusial dalam Contoh Surat Keterangan Kerja, Wajib Dicatat!

Investasi Emas Non-Fisik dalam Bentuk Emas ETF vs Emas Berjangka, Apa Bedanya?

Selain Banyak Membaca, Ini 5 Hal yang Akan Membuatmu Jadi Orang Sukses

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img