Currently set to Index
Currently set to Follow

Apa Itu Perilaku Ekonomi?

Apa itu perilaku ekonomi? Pengertian perilaku ekonomi melingkupi studi tentang psikologi yang berkaitan dengan proses pengambilan keputusan ekonomi individu dan institusi.

Terdapat dua pertanyaan terpenting dalam bidang ini. Pertama, apakah asumsi ekonom tentang utilitas atau maksimalisasi keuntungan merupakan pendekatan yang baik untuk perilaku masyarakat nyata? Kedua, apakah individu memaksimalkan utilitas subjektif yang diharapkan? apa itu perilaku ekonomi?

Dengan demikian, pengertian perilaku ekonomi kerap dikaitkan dengan ekonomi normatif. Para analis perilaku ekonomi akan melihat bagaimana psikologi individu/institusi mempengaruhi pengambilan keputusan.

Dalam dunia yang ideal, orang akan selalu membuat keputusan optimal yang memberi keuntungan dan kepuasan terbesar.

Sejalan dengan itu, dalam ilmu ekonomi, teori pilihan rasional menyatakan bahwa ketika dihadapkan pada berbagai pilihan dalam kondisi kelangkaan, mereka dapat memiliki pilihan yang memaksimalkan kepuasan individu/institusi.

Baca juga: 5 Kesalahan Umum Menabung yang Wajib Kamu Hindari!

Memahami pengertian perilaku ekonomi

Teori yang menerapkan pengertian perilaku ekonomi mengasumsikan bahwa orang, dengan preferensi dan batasan mereka, mampu membuat keputusan rasional.

Hal ini dapat dicapai dengan secara efektif menimbang biaya dan keuntungan dari setiap pilihan yang tersedia bagi mereka. Keputusan akhir yang dibuat akan menjadi pilihan terbaik bagi individu.

Orang yang rasional memiliki kendali diri dan tidak tergerak oleh emosi dan faktor eksternal. Dan, karenanya, mereka mengetahui apa yang terbaik untuk dirinya sendiri.

Perihal perilaku ekonomi ini menjelaskan bahwa manusia tidak rasional dan tidak mampu membuat keputusan yang baik.

Pengertian perilaku ekonomi mengacu pada psikologi dan ekonomi untuk mengeksplorasi mengapa orang terkadang membuat keputusan yang tidak rasional. Dan ini menyangkut mengapa dan bagaimana perilaku mereka tidak mengikuti prediksi model ekonomi.

Keputusan seperti berapa banyak yang harus dibayar untuk secangkir kopi, apakah akan melanjutkan ke sekolah pascasarjana, apakah akan menerapkan gaya hidup sehat, dst terkait dengan hal ini.

Semua hal itu adalah jenis keputusan yang dibuat kebanyakan orang pada suatu saat. Pengertian perilaku ekonomi persis menyasar bagaimana mereka memutuskan untuk memilih A dan bukan B.

Manusia sebagai makhluk yang emosional

Karakteristik manusia sebagai makhluk emosional dan mudah teralih fokusnya membuat keputusan mereka cenderung berkaitan dengan kepentingan dirinya sendiri.

Misalnya, menurut teori pilihan rasional, jika seseorang ingin menurunkan berat badan dan dibekali informasi tentang jumlah kalori yang tersedia di setiap produk yang dapat dimakan, ia akan memilih produk dengan kalori minimal.

Akan tetapi, pengertian perilaku ekonomi melihat dan bergerak lebih jauh dari sekadar sisi rasional. Jika Charles ingin menurunkan berat badan, ada aspek bias kognitif, emosi, dan pengaruh sosial yang dilibatkan. Apalagi, jika Charles sendiri tergolong sebagai sosok yang sulit untuk mengendalikan diri.

Baca juga: Cara Milenial Pandai-pandai Atur Keuangan Saat Pandemi

Penerapan penyelidikan soal perilaku ekonomi dalam keseharian

Salah satu penerapan pengertian perilaku ekonomi adalah pendekatan heuristik. Yakni terkait keputusan yang perlu dilakukan secara cepat. Ketika ada indikasi bahwa keputusan itu mengarah pada kesalahan, akan terjadi bias kognitif.

Bidang lainnya di mana pengertian ini dapat diterapkan adalah terkait perilaku keuangan. Analisis seputar ini berupaya menjelaskan mengapa investor membuat keputusan terburu-buru saat berdagang di pasar modal.

Saat ini, banyak perusahaan besar memasukkan pengertian perilaku ekonomi untuk meningkatkan penjualan produk mereka. Pada 2007, harga iPhone 8GB diperkenalkan dengan harga USD 600 dan dengan cepat diturunkan menjadi USD 400.

Bagaimana jika nilai intrinsik dari ponsel ini hanya USD 400? Jika Apple memperkenalkan ponsel seharga USD 400, maka reaksi awal terhadap harga di pasar ponsel pintar mungkin negatif. Ini karena ponsel tersebut mungkin dianggap terlalu mahal.

Akan tetapi, dengan memperkenalkannya dengan harga lebih tinggi, lantas menurunkannya menjadi USD 400, konsumen percaya bahwa mereka mendapatkan penawaran yang cukup bagus dan penjualan pun melonjak untuk Apple.

Ketika perusahaan mulai menerapkan pengertian perilaku ekonomi dan memahami bahwa konsumen tidak rasional, mereka cenderung berhasil mendapatkan keuntungan lebih. Apalagi jika mereka mampu menggunakannya sebagai cara efektif untuk menanamkan perilaku ekonomi tertentu pada konsumen dengan menerapkan kebijakan produksi tertentu.

Tokoh-tokoh penting dalam studi dan pengertian perilaku ekonomi adalah pemenang Nobel Gary Becker (terkait motif dan kesalahan konsumen; 1992). Begitu pula Herbert Simon (terkait rasionalitas terbatas; 1978), Daniel Kahneman (ilusi validitas; 2002), dan George Akerlof (penundaan kesenangan; 2001).

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun.

Untuk produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan lainnya.

Investasi kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (BUMN). Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI). Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!

Sumber: Investopedia

Simak juga:

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img