Apa Itu Retained Earnings?

0
172
Retained Earnings adalah

Apa itu Retained Earnings? Retained Earnings adalah laba yang ditahan atau bisa dikatakan adalah dari laba bersih perusahaan yang tidak dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen. Dengan begitu, laba ditahan dapat dikatakan sebagai sisa laba bersih yang telah dikurangi dividen.

Formula dari laba ditahan yaitu, RE = (Laba ditahan periode awal + laba bersih) – (dividen tunai + dividen saham)

Sebagai bagian dari laba bersih, informasi besaran laba ditahan dapat dilihat pada laporan keuangan perusahaan, khususnya pada pos laba rugi. Porsi untuk laba bergantung pada kalkulasi yang dilakukan perusahaan dalam membagi antara keuntungan yang akan dibagi ke pemgang saham (dividen) dan keuntungan yang disimpan dan diinvestasikan kembali dalam perusahaan.

Baca: Apa Perbedaan Saham dan Dividen?

Penggunaan Retained Earnings

Pada umumnya, perusahaan akan menggunakan retained earnings adalah untuk keperluan investasi. Misalnya, untuk membiayai proyek penelitian dan pengembangan, pembelian peralatan tambahan, atau dapat juga untuk melunasi sebagian utang perusahaan.

Selain itu, laba ditahan juga sangat mungkin digunakan untuk membiayai ekspansi bisnis, seperti memperluas jangkauan bisnis yang ada, meningkatkan kapasitas produksi, juga untuk meluncurkan produk baru dari perusahaan tersebut.

Bahkan, tak jarang perusahaan memanfaatkan laba ditahan untuk melakukan aksi akuisisi dan merger dengan perusahaan lain dengan tujuan meningkatkan prospek bisnis.

Jika ini yang dipilih, umunya perusahaan akan memberi porsi laba ditahan yang lebih besar daripada jumlah dividen yang akan dibagikan. Tentu saja, hal itu dilakukan dengan persetujuan pemegang saham.

Baca juga: Apa Itu Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio)?

Perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan bisnis mungkin akan memilih untuk tidak membayar dividen atau tetap membayar namun dengan jumlah yang kecil. Adapun nantinya seluruh laba bersih yang didapat perusahaan akan menjadi laba ditahan.

Hal itu dianggap wajar apabila perusahaan mempunyai proyek dengan pertumbuhan yang tinggi di kemudian hari. Dengan begitu, dalam jangka panjang, perusahaan dapat memberi pengembalian yang lebih besar daripada dividen yang diterima saat ini.

Pendapatan vs Retained Earnings

Tahukah kamu, pendapatan dan laba ditahan merupakan dua indikator yang digunakan investor untuk menilai apakah perusahaan tersebut mempunyai keuangan sehat atau tidak? Meskipun begitu, ada perbedaan lho di antara keduanya dalam memberi gambaran keuangan perusahaan.

Baca: Apakah Indeks S&P 500 Termasuk Dividen Saham?

Pendapatan umumnya ditampilkan pada bagian teratas dari laporan kinerja keuangan. Hal ini menjadi sorotan bagi investor untuk melihat apakah perusahaan ini mengalami pertumbuhan atau tidak.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Investopedia

Baca juga:

Apa Perbedaan Saham dan Dividen?

Apa Itu Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio)?

Apakah Indeks S&P 500 Termasuk Dividen Saham?

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here