Currently set to Index
Currently set to Follow

Strategi Aktif dan Pasif dalam Investasi Saham

Untuk kalian yang sudah mulai terjun ke dunia investasi saham, sering gak sih mendengar istilah strategi aktif dan pasif dalam investasi saham? Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan strategi investasi saham tersebut dan bagaimana cara kerjanya? Simak ulasannya di bawah ini, yuk!

Di serial #CerdasCuan kali ini, topik yang akan kamu pelajari adalah:

  • Perbedaan dari strategi aktif dan pasif dalam investasi saham
  • Strategi investasi saham dengan indeks 

Strategi Aktif dan Pasif dalam Investasi Saham

Ekuitas adalah salah satu kelas aset utama yang mewakili bagian kepemilikan di perusahaan. Ketika kamu mempertimbangkan untuk memasukkan ekuitas dalam portofoliomu, ada beberapa strategi yang bisa kamu gunakan sebagai pendekatannya: strategi aktif atau pasif.

Kita akan membahas tentang dua strategi untuk berinvestasi pada ekuitas atau saham. 

Strategi Aktif dalam Investasi Saham

Yang dimaksud dengan berinvestasi aktif adalah dengan terlibat langsung dalam aktivitas membeli dan menjual saham. Orang yang berinvestasi aktif biasanya setiap hari memantau perdagangan harian di pasar saham dan melakukan transaksi.

Selain itu, tujuan dari berinvestasi aktif adalah untuk mengambil keuntungan penuh dari pergerakan harga saham jangka pendek. Bisa saja dalam beberapa jam, satu hari, atau pun beberapa hari. Dengan kata lain, investor aktif ini bertujuan untuk mengalahkan pasar ataupun beat the market.

Bekal yang diperlukan untuk berinvestasi akif adalah berupa keahlian untuk menganalisa aset atau saham tersebut. Dengan cara ini, mereka dapat menganalisa pasar dan mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual saham. Salah satu contoh pekerjaan yang memerlukan investasi aktif adalah manajer portfolio dan timnya, di mana mereka juga melihat faktor kualitatif dan kuantitatif. 

Strategi Pasif dalam Investasi Saham 

Ketika kamu berinvestasi pasif, maka tujuan investasimu adalah untuk jangka panjang. Di sini, investor lebih cenderung untuk memiliki menalitas buy and hold (beli dan tahan). Investor dapat menggunakan strategi aktif untuk memilih sekuritas atau reksadana tetapi kemudian menguncinya untuk menahannya dalam jangka panjang, dan ini umumnya dianggap bersifat pasif.

Keuntungan dari investasi pasif adalah efek compounding atau akumulasi. Dengan kata lain, keuntungan yang telah kamu terima dari kenaikan harga saham atau dividen, diinvestasikan kembali. Jadi, keterlibatan untuk aktivitas investasi ini minimal, dan strateginya pun tidak berubah.

Cara investasi seperti ini termasuk hemat biaya, karena jumlah transaksi yang kamu lakukan lebih sedikit dibandingkan jika kamu aktif bertransaksi. Artinya kamu dapat menyisihkan lebih banyak dana untuk berinvestasi, dibandingkan untuk membayar biaya transaksi. Contoh dari berinvestasi pasif pada saham adalah dengan berinvestasi pada reksa dana saham atau pun berinvestasi pada indeks.

Strategi Aktif dan Pasif – Pro dan Kontra

strategi aktif dan pasif dalam investasi saham

Strategi Investasi pada Ekuitas

Berinvestasi pada indeks adalah sejenis investasi pasif. Dana indeks mengikuti indeks acuan yang mewakili saham-saham terpilih dari indeks tersebut. Jadi, jika kamu telah memulai investasi pada produk yang mengikuti sebuah indeks, sebenarnya kamu juga telah terdiversifikasi tanpa harus memilih saham individual. Contohnya adalah Indeks S&P500, sebuah produk yang mewakili 500 perusahan publik terbesar di AS dan akan segera rilis di Pluang!

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Simak juga:

Semua yang Perlu Kamu Tahu Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi

Semua yang Perlu Kamu Tahu Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi

Borong Saham “Diskon” Saat Pandemi COVID-19, Strategi Cuan Jangka Panjang

Bursa Saham Sedang Terkoreksi, Kenali Pola Investasi Saham dengan Cara Ini

Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Recent Articles

Retained Earnings adalah

Apa Itu Retained Earnings?

Personal Finance adalah

Apa Itu Personal Finance?

gini index adalah

Apa Itu Gini Index?

Leverage Ratio adalah

Apa Itu Leverage Ratio?

Leave A Reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel lainnya