Currently set to Index
Currently set to Follow
#CerdasCuan Apa Itu Trust Fund (Dana Amanah)?

Apa Itu Trust Fund (Dana Amanah)?

Definisi

Dana amanah atau trust fund adalah pengaturan hukum yang memungkinkan seseorang untuk menyerahkan aset kepada wali amanat, yang memegangnya atas nama penerima manfaat.

Memahami Trust Fund

Dana amanah sering dikaitkan dengan orang yang sangat kaya, tetapi banyak keluarga menggunakan kekayaannya. Trust fund adalah pengaturan hukum yang memungkinkan seseorang untuk memberikan uang tunai atau aset lain kepada penerima manfaat tanpa memberinya kendali langsung atas uang tunai atau aset tersebut.

Seorang wali amanat, bertanggung jawab secara hukum demi kepentingan terbaik penerima manfaat, yaitu memegang dan mengelola aset. Dana perwalian sering digunakan sebagai perencanaan warisan bagi mereka yang ingin mempersiapkan masa depan anak-anak atau orang dewasa yang cacat (berkebutuhan khusus). Dana amanah juga bisa digunakan untuk beramal atau menghindari pajak. 

Contoh

Bayangkan seorang dermawan kaya ingin terus beramal setelah dia meninggal. Dia menempatkan ketentuan dalam wasiatnya untuk membangun perwalian amal setelah kematiannya. Ketika dia meninggal, aset akan masuk ke perwalian amal sesuai dengan ketentuan wasiatnya. Wali amanat akan mengelola aset, dan secara berkala akan mendistribusikan dana ke organisasi yang disebut sebagai penerima manfaat. 

Kesimpulan

Menciptakan trust fund adalah seperti menyewa pengasuh anak …

Kamu (pemberi wasiat) memberi izin kepada anak-anakmu (penerima manfaat) untuk tinggal di rumah saat kamu pergi, tetapi kamu tidak sepenuhnya percaya kepada mereka untuk menggunakan rumah dengan tepat.  Jadi, kamu menyewa pengasuh (wali amanat) untuk mengawasi rumah dan anak-anak saat kamu pergi.

Tugas pengasuh anak adalah membiarkan anak-anak melakukan kegiatan yang wajar, seperti menonton film, tetapi menolak permintaan yang tidak baik bagi mereka, seperti mengadakan pesta semalaman..

Ketahui Lebih Lanjut…

Apa itu trust fund?

Apa tujuan dari dana amanah?

Bagaimana cara kerja trust fund?

Jenis-jenis dana trust fund

Manfaat menggunakan perwalian

Bagaimana cara pembayaran trust fund?

Apakah dana perwalian mengumpulkan bunga?

Cara memulai trust fund

Apa Itu Trust Fund?

Trust fund adalah pengaturan hukum yang memungkinkan seseorang menyisihkan properti, seperti uang atau aset lainnya, demi kepentingan orang lain (penerima manfaat), tanpa memberikan kendali langsung atas aset-aset tersebut kepada penerima manfaat. Sebaliknya, orang yang memberikan kepercayaan (pemberi wasiat) kepada wali amanat, yang mengelola dana atas nama penerima manfaat. Dalam beberapa kasus, pemberi wasiat dan wali amanat bisa jadi orang yang sama.

Dana amanah sangat fleksibel karena  hampir menampung semua jenis aset, termasuk saham, obligasi, atau sekuritas lainnya. Termasuk juga real estate, properti, bisnis, seni, patung, atau apa pun yang bernilai. Pembagian kontrol dan kepemilikan, serta berbagai aset yang bisa dipercaya, menjadikannya alat yang berguna untuk melindungi dan meneruskan uang.

Apa Tujuan dari Dana Amanah?

Maksud dari dana amanah adalah memberikan uang atau aset kepada seseorang tanpa memberi mereka kontrol penuh atas aset tersebut. Karena tujuannya sangat luas, ada banyak alasan potensial mendirikan dana amanah atau trust fund.

Contoh umumnya adalah memberikan amanah untuk pemeliharaan anak kecil. Orang tua mungkin ingin memberikan uang kepada anak-anak mereka jika mereka meninggal, tetapi mereka tahu bahwa memberikan uang secara langsung kepada seseorang yang begitu muda adalah ide yang buruk. Memberikan kepercayaan kepada kerabat atau pihak ketiga lainnya untuk mengelola uang sampai usia anak cukup, namun tidak menyia-nyiakan warisan tersebut.

Bahkan, jika penerima manfaat adalah orang dewasa, pemberi wasiat mungkin khawatir bagaimana aset mereka akan digunakan. Boros kepercayaan (Spendthrift Trust) memungkinkan seseorang untuk membagikan aset tetapi membatasi akses penerima manfaat. Hal ini dapat mencegah penerima manfaat membelanjakan uang dengan boros dan melindungi aset dari kreditornya. 

Tujuan umum lainnya dari dana amanah atau trust fund adalah untuk beramal dan menghindari pajak. Pemberi wasiat bisa menciptakan perwalian amal yang memungkinkan mereka bisa mengalokasikan uang untuk nirlaba tertentu serta menurunkan pajak pendapatan, tanah, dan keuntungan (capital gain). Mendanai perwalian juga memungkinkan mengambil aset dari tanah kamu, sehingga kekayaan yang diberikan kepada ahli waris tanpa pajak tanah.

Bagaimana Cara Kerja Trust Fund?

Ada tiga pemeran penting yang menjadikan dana amanah berfungsi: pemberi wasiat, wali amanat, dan penerima manfaat. 

Pemberi wasiat menetapkan dan mendanai perwalian. Dia harus membuat perjanjian perwalian dan menguraikan persyaratannya. Misalnya, pemberi wasiat menentukan bahwa penerima akan mengambil setengah dari nilai perwalian pada usia 18 dan sisanya pada usia 30. Atau pemberi wasiat menetapkan dana untuk biaya kuliah.

Pemberi wasiat atas nama wali amanat, yang bertanggung jawab untuk mengelola aset perwalian. Dalam sebagian besar skenario, wali amanat, baik mereka adalah anggota keluarga atau pihak ketiga, mereka memiliki kewajiban fidusia (pengalihan hak kepemilikan) kepada penerima manfaat. Ini berarti mereka memiliki persyaratan hukum untuk bertindak demi kepentingan terbaik penerima manfaat, bukan untuk diri mereka sendiri. Pemberi wasiat juga bisa bertindak sebagai wali dari perwalian tertentu.

Yang terakhir, penerima manfaat adalah orang yang mendapat wasiat dari perwalian. Biasanya dalam bentuk distribusi tunai. Persyaratan perwalian bisa membatasi penerima manfaat mengakses asetnya.

Jenis-jenis Trust Fund

Ada beberapa jenis yang utama dari perwalian (beberapa di antaranya tumpang tindih): 

  • Perwalian hidup (Living trust): Ini biasanya didirikan untuk kepentingan pemberi wasiat. Ketika pemberi wasiat meninggal, aset dalam perwalian beralih ke penerima lain yaitu penerima manfaat. Jenis perwalian ini sering digunakan dalam perencanaan warisan untuk menghindari surat pengesahan hakim, proses hukum akan memverifikasi surat wasiat dan mendistribusikan aset kepada ahli waris.
  • Perwalian Perjanjian (Testamentary trust): Ini diletakkan dalam surat wasiat dan ditetapkan ketika dia meninggal. Ini berguna bagi seseorang yang ingin memberikan uang kepada ahli waris dengan ketentuan penggunaan dan tidak memberi warisan selama masa hidupnya.
  • Perwalian yang bisa dibatalkan (Recovable trust): Pemberi wasiat bisa merubah perwalian kapan saja. Ia bisa menambahkan atau melepaskan dana, mengganti penerima manfaat atau menambahkan yang lain, dan mengganti wali amanat yang baru.
  • Perwalian yang tidak bisa dibatalkan (Irrevocable trust): Ini tidak bisa diubah setelah ditetapkan. Perwalian yang bisa dibatalkan secara otomatis menjadi tidak bisa dibatalkan ketika pemberi wasiat meninggal dunia. Aset yang telah diberikan kepada perwalian yang tidak bisa dibatalkan dan dianggap bukan lagi menjadi milik pemberi wasiat, baik pajak dan keperluan lainnya.
  • Perwalian buta (Blind trust): Wali amanat memiliki kendali yang penuh atas aset, dan penerima manfaat tidak mengetahui kepemilikannya. Ini sering dibuat oleh orang kaya yang menjadi politikus untuk menghindari konflik kepentingan.
  • Perwalian amal (Charitable trust): Ini dirancang untuk memungkinkan pemberi mengalokasikan dana untuk amal, baik dalam jumlah tetap per tahun atau keuntungan dari nilai perwalian. Perwalian Asuransi Kesehatan (Medicaid trust): Perwalian yang tidak bisa dibatalkan bertujuan untuk membantu orang-orang menghindari batasan aset asuransi kesehatan.

Manfaat Menggunakan Perwalian

Manfaat utama menggunakan perwalian adalah pemberi wasiat bisa memberikan uang kepada seseorang tanpa memberikan kendali pada orang itu atas dana yang diberikan dan memberi batasan tentang bagaimana dana tersebut bisa digunakan.

Perwalian memberikan cara kepada pemberi wasiat untuk melakukan kontrol aset setelah memberikannya atau meninggal. Pengaturan ini memudahkan seseorang untuk memastikan keinginan mereka terpenuhi. Ini juga bisa menghindari pajak atau manfaat hukum.

Misalnya, orang tua bisa menggunakan perwalian untuk memberikan uang kepada anak tetapi tetap mempertahankan kontrol atas hal itu, memungkinkan mereka untuk menggunakan pengecualian pajak hadiah tahunan mereka (jumlah yang bisa kamu berikan kepada seseorang tanpa harus membayar pajak hadiah) tanpa dikenakan pajak tanah. Menempatkan uang dalam perwalian amal (Charitable trust) memungkinkan seseorang untuk mengambil manfaat amal pilihan mereka juga mengurangi pajak penghasilan dan tanah.

Perwalian juga membantu seseorang menyelesaikan surat pengesahan hakim, proses hukum untuk memverifikasi surat wasiat, berurusan dengan kreditor tanah, dan membayar aset kepada ahli waris. Uang dalam perwalian secara hukum diberikan kepada penerima manfaat. Itu berarti dana tersebut bukan bagian dari dari harta warisan dan proses pengesahan hakim, sehingga penerima manfaat bisa mengaksesnya lebih cepat.

Bagaimana Cara Pembayaran Trust Fund?

Trust fund adalah dapat dibayar dengan berbagai cara. Itu semua tergantung pada ketentuan yang ditetapkan dalam dokumen perwalian. Satu perwalian bisa melakukan pembayaran tunai bulanan ke penerima. Yang lainnya mungkin melakukan pembayaran besar pada tanggal tertentu sampai dana perwalian habis.

Yang ketiga bisa memberikan jumlah tertentu kepada penerima ketika ia mengalami peristiwa besar dalam hidupnya, seperti lulus dari perguruan tinggi atau membeli rumah. Tergantung bagaimana pemberi wasiat memutuskan bagaimana ketentuan pembayaran  perwalian.

Apakah Dana Perwalian Mengumpulkan Bunga?

Dana perwalian bisa mengumpulkan bunga jika aset yang mereka pegang menghasilkan bunga. Dana perwalian bisa disimpan di rekening bank, memiliki portofolio saham, obligasi, real estate, atau menyimpan barang berharga lainnya. Keuntungan apa pun, termasuk bunga yang diperoleh dari aset perwalian, adalah milik perwalian tersebut.

Cara Memulai Trust Fund

Sementara penilaian umum tentang dana perwalian adalah sesuatu yang diberikan jutawan kepada anak-anak mereka, kamu tidak harus kaya untuk memulai dana perwalian – Siapa pun bisa melakukannya.

Langkah pertama adalah mencari tahu tujuan kamu untuk memulai perwalian. Kamu perlu tahu mengapa kamu menciptakan perwalian, siapa penerima manfaatnya, dan siapa yang akan kamu tunjuk sebagai wali amanat. Kamu juga perlu tahu aturan yang akan kamu berikan untuk penggunaan dana perwalian.

Setelah kamu memutuskan dengan spesifik, kamu bisa mulai menyusun dokumen perwalian. Kebanyakan orang mungkin ingin menyewa pengacara untuk membantunya. Setelah kamu menyusun dokumen perwalian, kamu dan wali amanat harus menandatanganinya agar dokumen perwalian berlaku. Saat perwalian sudah berjalan, kamu bisa mentransfer aset yang kamu miliki ke perwalian tersebut. 

Proses untuk memulai dana perwalian sama, baik kamu kaya ataupun tidak, tetapi jika kamu tidak punya banyak aset untuk ditambahkan dalam perwalian, kamu bisa membuat rencana untuk mentransfer aset di kemudian hari. Kamu bisa memutuskan untuk memberikan kontribusi secara teratur, atau kamu bisa memberikan sebagian dari harta warisanmu untuk diberikan kepada perwalian sesuai dengan keinginan kamu.

Diversifikasikan Portofoliomu dengan Investasi Emas Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk membeli emas digital dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi apapun. Emas yang kamu beli aman karena disimpan di Kliring Berjangka Indonesia (BUMN), produk emas Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah terlisensi dan diawasi oleh BAPPEBTI. Kamu juga bisa menarik fisik emasnya dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999.9 mulai dari kepingan 1 gram hingga 100 gram!

Sumber: Robinhood

Artikel Terbaru