Currently set to Index
Currently set to Follow

Distribusi Vaksin Corona dan Bitcoin Cetak Rekor!

Di awal minggu, sentimen investor terlihat mixed di tengah perkembangan distribusi vaksin corona. Namun, di pertengahan minggu, pasar mulai bullish lagi dengan NASDAQ serta Bitcoin mencetak rekor terbaru.

Perkembangan Vaksin Corona 

Beberapa minggu terakhir berita kemajuan vaksin Corona semakin banyak terdengar. Bersamaan dengan adanya vaksin, kasus tetap bertambah banyak.

Jerman mencatat peningkatan terbesar dalam kematian akibat virus korona sejak pandemi dimulai. Dan Kanselir Angela Merkel mengisyaratkan bahwa lockdown akan tetap berlaku lebih lama dari yang direncanakan. Irlandia juga memperingatkan tren infeksi yang mengganggu di sana. Sementara itu, Spanyol memperketat lockdown menjelang liburan.

Prancis memperkirakan akan menerima 1.16 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech pada 30 Desember. Di AS, peluncuran vaksin tersebut telah mencapai beberapa hambatan, termasuk penundaan distribusi. Di California, data kasus infeksi mengalami peningkatan dengan negara bagian terpadat ini mulai kewalahan oleh gelombang virus terbaru. Hampir 3.000 orang Amerika meninggal karena virus kemarin (16/12).

Di Indonesia sendiri, Presiden Jokowi telah mengumumkan akan menggratiskan vaksin corona untuk masyarakat. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan pada Januari 2021. Presiden Jokowi juga mengatakan akan menjadi penerima vaksin pertama.

Di awal bulan ini, Indonesia telah menerima 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 milik Sinovac Biotech. Dan saat ini tengah menunggu izin penggunaan darurat dari BPOM dan stempel halal dari Majelis Ulama Indonesia.

Baca juga: Prediksi Harga Bitcoin Tunjukkan Aset Kripto Ini Bisa Makin Tinggi

Bitcoin dan Pasar Saham AS Mencetak Rekor 

Pasar saham AS terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian, dan mengakhiri perdagangan di hari Rabu (16/12) dengan beragam. Nasdaq kembali mencetak rekor tertinggi di 12,658, sementara S&P 500 kembali naik di atas level 3,700.

Investor mencoba membaca yang tersirat dari pernyataan Federal Reserve tentang kebijakan moneter dan janjinya untuk terus membeli obligasi pemerintah dan hipotek. The Fed melihat ekonomi akan menguat dan meningkatkan perkiraan pertumbuhannya. Hal ini mungkin ditafsirkan oleh beberapa investor sebagai sinyal bahwa perayaan pasar akan berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.

Yang tidak goyah adalah sentimen investor di balik Bitcoin. Cryptocurrency ini melampaui $20.000 per bitcoin untuk pertama kalinya, dan semakin banyak lembaga keuangan yang membelinya. Seperti sebelumnya, harga Bitcoin sulit untuk diprediksi, tetapi untuk para pemegang atao para HODL-er lama, mereka telah berhasil dengan keuntungan yang tinggi.

Kenaikan pada Bitcoin terjadi setelah rilisnya data ritel AS yang lemah. Penjualan ritel AS, ukuran pembelian di toko, restoran, dan online, turun 1,1% yang disesuaikan secara musiman pada November dari bulan sebelumnya. Konsumen lebih berhati-hati dalam hal pengeluaran.

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyebaran virus di AS dan Eropa telah menyebabkan lockdown yang lebih luas dan lebih ketat. Hal ini bertahap meningkatkan tekanan atas lebih banyak stimulus. Investor kripto menyukainya karena adanya kemungkinan penurunan pada nilai mata uang.

Investasi dalam USD sebesar $10,000 pada 10 tahun yang lalu akan terlihat cukup bagus sekarang. Seperti yang kita bisa lihat di grafik di bawah, Bitcoin memberikan pertumbuhan nilai yang jauh melampaui S&P 500.

bitcoin snp

Baca juga: JPMorgan Prediksi S&P 500 Akan Melonjak 25% di 2021

Kabar Terbaru dari The Fed 

Seperti yang diprediksi, Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah. The Fed meningkatkan prospeknya untuk ekonomi AS. Bank sentral sekarang memperkirakan produk domestik bruto (PDB) riil turun hanya 2,4% pada 2020, dibandingkan dengan penurunan 3,7% yang diperkirakan pada September. The Fed juga menaikkan perkiraan PDB riil 2021 menjadi 4,2% dari 4% yang diharapkan sebelumnya.

Tetapi para investor mendengarkan dan melihat berapa lama lagi Fed akan terus membeli setidaknya $120 miliar obligasi setiap bulan. Hal ini telah meletakkan jaring pengaman di bawah pasar modal.

Pernyataan dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) tidak memberikan tanggal akhir, tetapi dikatakan akan melanjutkan pembelian tersebut “sampai kemajuan substansial lebih lanjut telah dibuat menuju ketenagakerjaan maksimum dan sasaran stabilitas harga Komite.” Itu adalah pernyataan yang sangat familiar dengan the Fed. Tetapi, tanpa tanggal akhir atau janji untuk tetap berada di jalur untuk jangka waktu yang telah ditentukan, investor mungkin khawatir bahwa perbaikan ekonomi yang berkelanjutan dapat mendorong The Fed untuk menarik perhatiannya. Dengan kata lain, masih “menggantung” investor.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Unduh aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera unduh aplikasi Pluang!

spot_img

Artikel Terbaru

spot_img