Currently set to Index
Currently set to Follow

Kelas Aset yang Terdapat di Aplikasi Pluang

Aplikasi Pluang menyediakan akses investasi terhadap empat jenis kelas aset. Walaupun ada banyak kelas aset yang lain (misalnya properti), Pluang percaya bahwa empat jenis kelas aset yang terpilih secara cermat ini sudah memungkinkan Sobat Cuan untuk mencapai tujuan investasi. Kamu bisa menciptakan portofolio pilihan yang terdiversifikasi secara global yang berisi kombinasi aset-aset terbaik dari pasar Indonesia maupun pasar internasional.  

1. Saham dan Ekuitas Global 

Saham-saham global yang dimaksud adalah saham-saham yang diterbitkan perusahaan kelas dunia, terutama yang berkantor pusat di Amerika Serikat (AS).

Negara adidaya tersebut merupakan tuan rumah dari pasar modal terbesar dan terdalam di dunia dengan banyaknya pilihan aset keuangan dari perusahaan terkemuka dan berbagai produk canggih yang tersedia. 

Total kapitalisasi pasar dari  500 perusahaan terbesar AS (yang juga dikenal sebagai perusahaan-perusahan yang termasuk anggota indeks S&P 500) tercatat hampir mencapai US$30 triliun.  Di sisi lain, nilai kapitalisasi pasar 30 perusahaan terbesar Indonesia hanya sebesar US$600 miliar. Bisa terlihat bahwa kapitalisasi pasar modal AS berukuran 50 kali lebih besar dibanding pasar modal Indonesia.

Lebih pentingnya lagi, pasar saham AS memiliki konsentrasi yang kuat dalam sektor teknologi. Bahkan total kapitalisasi pasar dari 10 perusahaan teknologi teratas AS sudah mencakup US$16 triliun sendiri. Sementara pasar modal Indonesia kebanyakan diisi oleh saham sektor komoditas, pertambangan, dan perbankan..

Pluang memungkinkan Sobat Cuan untuk berinvestasi di saham-saham global melalui produk S&P 500 dan Nasdaq 100 Index, di mana masing-masing indeks memiliki komponen sebesar 40% hingga 100% dalam perusahaan global yang bergerak di sektor teknologi. 

2. Reksa Dana

Reksa dana adalah “wadah” himpunan dana masyarakat yang kemudian bisa diinvestasikan di kelas-kelas aset tertentu seperti pasar uang, instrumen pendapatan tetap, dan ekuitas. Reksa dana bukanlah sebuah kelas aset, namun adalah salah satu cara bagi investor untuk berinvestasi dalam kelas aset tertentu.

Himpunan dana tersebut dikumpulkan dan dikelola oleh lembaga yang dikenal sebagai Manajer Investasi (MI). MI akan mengelola himpunan dana tersebut dengan menempatkannya di aset seperti saham, obligasi, dan pasar uang. Sebagai gantinya, investor akan dikenakan biaya pengelolaan dana (management fee) dari MI tersebut. 

Banyak investor memilih produk reksa dana karena uang mereka dikelola secara profesional. Manajer investasi memiliki keahlian dan kecakapan dalam mengelola dana, sehingga mereka mampu mendulang imbal hasil yang lebih baik dibanding investor individu.

Investor bisa menggunakan reksa dana untuk berinvestasi di kelas aset berikut:

  1. Pasar Uang: Instrumen utang jangka pendek (seperti deposito berjangka) dengan tenor atau jatuh tempo kurang dari 1 tahun.
  2. Instrumen Pendapatan Tetap atau Obligasi: Instrumen utang jangka panjang baik yang diterbitkan oleh pemerintah maupun perusahaan swasta. Umumnya, obligasi pemerintah bebas dari risiko gagal bayar (default risk) atau dengan kata lain pemerintah diasumsikan tidak memiliki risiko kredit dan berkemampuan penuh melunasi obligasinya. Akibatnya bunga yang ditawarkan juga relatif rendah sebab obligasi pemerintah memiliki resiko yang rendah. Jika ingin mendapatkan imbal hasil yang lebih mantap, MI harus menempatkan dananya di obligasi korporat. Perusahaan penerbit obligasi harus memberikan pemanis bunga yang lebih tinggi sebab risiko kredit perusahaannya juga lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah (lebih mungkin perusahaan dalam suatu negara gagal dibandingkan negara itu sendiri). Ini sesuai dengan konsep investasi yang sudah kita pahami di mana kemungkinan risk yang lebih tinggi harus diimbangi dengan kemungkinan return yang lebih tinggi. Atau dengan kata lain, apabila suatu instrumen pendapatan tetap menawarkan imbal lebih tinggi menandakan lebih tingginya resiko dari instrumen tersebut.
  3. Ekuitas: Ini adalah aset berbentuk saham-saham tunggal yang diterbitkan perusahaan. Manajer Investasi akan menempatkan himpunan dana investor ke portofolio saham. Jika dana tersebut dikelola secara aktif (actively managed fund), maka manajer investasi akan mencoba membeli aset pada harga rendah dan menjualnya ketika harganya sedang tinggi (buy low and sell high) demi mengalahkan rerata imbal hasil di pasar modal. 

Pluang memungkinkan Sobat Cuan untuk berinvestasi di reksa dana pasar uang melalui produk UOB Dana Rupiah (UDARU)

Kamu juga bisa berinvestasi reksa dana pendapatan tetap dengan UOB Dana Membangun Negeri (UDARI), di mana dana kelolaan akan dialokasikan dalam obligasi pemerintah dan surat utang milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang cenderung memiliki risiko gagal bayar rendah. Karakteristik tersebut diharapkan bisa menopang UDARI untuk mendulang imbal hasil yang maksimal dari instrumen pendapatan tetap dibandingkan kemungkinan resikonya. 

Klik di sini untuk investasi di UDARU dan UDARI.

3. Emas

Logam mulia satu ini sudah dikenal sebagai alat tukar sejak peradaban Mesir kuno. Emas juga dikenal sebagai alat penyimpan kekayaan dan bahkan masih dikenal dan dipergunakan sebagai uang oleh manusia sampai sekitar 50 tahun lalu.

Sebagai aset investasi, harga emas cenderung meningkat seiring waktu. Hal ini disebabkan karena persediaan emas terbatas sementara jumlah uang beredar terus bertambah. Dengan kata lain, semakin banyak uang yang dicetak bank sentral, maka nilai aset riil seperti emas akan terus meningkat.

Di samping itu, emas memainkan peranan penting sebagai instrumen diversifikasi di segala portofolio. Sebab emas cenderung menguat saat kinerja instrumen keuangan lainnya memburuk. Dengan kata lain, emas memiliki karakteristik lindung nilai atau berfungsi sebagai hedge, yakni kemampuan untuk berkinerja baik di kala performa aset lainnya tengah ambruk.

Salah satu contohnya bisa dilihat saat krisis keuangan global yang terjadi lebih dari satu dekade lalu. Kala itu, harga emas naik hampir dua kali lipat sementara kinerja aset saham dan obligasi terjun bebas.  Dengan karakteristik lindung nilai ini, terlihat jelas bahwa setiap portofolio investasi seharusnya bisa mendapat manfaat dari memasukkan emas.

Saat ini, Pluang menyediakan produk emas digital yang sudah memiliki izin Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan seluruh transaksinya dijamin oleh PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero). Sobat Cuan bisa menjual dan membeli emas 24 jam dalam sehari dan tujuh hari dalam seminggu, mencicil pembelian emas, menarik emas digital dalam bentuk fisik, dan mengirimkan emas ke teman-temanmu.

Beli emas Pluang di sini.

4. Aset Kripto

Aset kripto (cryptocurrency) adalah perwakilan digital dari nilai dan berfungsi sebagai alat tukar demi mendapatkan barang dan jasa dalam jaringan blockchain. Fungsi lainnya dalam blockchain adalah satuan unit dan alat penyimpan nilai.  Dengan kata lain, cryptocurrency juga bisa disebut sebagai mata uang digital.

Terdapat ribuan cryptocurrency bertebaran di jagat maya, namun kategori aset kripto yang perlu kamu ketahui sebagai investor antara lain:

  1. Bitcoin: Aset kripto pertama yang memungkinkan pengguna untuk bertransaksi langsung satu sama lain melalui basis data yang tidak terpusat  (peer-to-peer)
  2. Ethereum: Platform smart contract yang memungkinkan dibangunnya aplikasi terdesentralisasi (dApps)
  3. Altcoin:  Aset kripto selain Bitcoin. Di dalam kategori ini termasuk token yang dapat berfungsi di tingkatan platform dalam sebuah ekosistem (contoh : Ethereum) sampai token yang hanya diperuntukkan untuk aplikasi tertentu.

Aset kripto adalah salah satu kelas aset dengan kinerja paling mumpuni dalam satu dekade terakhir. Ini disebabkan oleh meledaknya ketertarikan dan keriuhan menyambut teknologi ini dan kepercayaan akan kemampuan blockchain untuk merubah masa depan dunia. Ibaratnya revolusi yang akan datang dari blockchain sama dengan revolusi yang dimungkinkan terjadi sejak pertama kalinya teknologi internet hadir. 

Aset kripto memiliki karakteristik yang mirip dengan emas dan komoditas lainnya, misalnya sama-sama memiliki keterbatasan persediaan. Namun, di saat yang bersamaan, sifat aset kripto juga mirip dengan saham-saham perusahaan teknologi. Kedua aset tersebut akan melihat harganya naik dengan pemakaian lebih luas teknologi di belakangnya. Dan kegunaan teknologi ini pun akan semakin tinggi seiring meningkatnya jumlah pemakai dan meluasnya penggunaan (network effect). 

Baik investor muda maupun investor pemula memandang aset kripto sebagai komponen diversifikasi yang penting di dalam portofolio modern. Ini mirip dengan sikap dan pandangan investor dari Generasi X namun terhadap emas, di mana sang logam mulia dianggap sebagai instrumen diversifikasi penting di dalam portofolio tradisional.

Keduanya, baik aset kripto dan emas, adalah instrumen lindung nilai yang ampuh melawan inflasi dan penurunan nilai mata uang fiat. Hanya saja, harga aset kripto lebih cepat naik-turun dibanding emas. 

Di Pluang, Sobat Cuan bisa mendapatkan Bitcoin, Ethereum, dan 29 altcoin lainnya seperti Cardano, Binance Coin, dan Polkadot dalam satu aplikasi saja. Di samping itu, kamu juga bisa mendulang imbal hasil hingga 3,5% per tahun hanya dengan menabung Bitcoin dan Ethereum di Pluang Cuan.